160 Warga Aceh Tengah Dapat Pelatihan Keterampilan, Siap Jadi Entrepreneur

- Editor

Jumat, 28 Februari 2025 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKENGON | Pilargayonews.com – Sebanyak 160 warga dari berbagai desa di Kabupaten Aceh Tengah mendapatkan pelatihan keterampilan dalam berbagai bidang, seperti barista, menjahit, servis handphone, dan budidaya ikan darat. Program ini bertujuan meningkatkan ekonomi keluarga melalui kewirausahaan.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja ETCI (Edukasi Training Centre Indonesia) bekerja sama dengan berbagai pihak. Kegiatan berlangsung di Parkside Petro Gayo Hotel, Takengon, selama lima hari, dari 24 hingga 28 Februari 2025.

Ketua panitia, Rahmat, menyampaikan bahwa peserta sangat antusias mengikuti pelatihan karena program ini berbasis praktik langsung.

“Pelatihan ini difokuskan pada praktik dengan bimbingan langsung dari profesional di bidang masing-masing, seperti meracik kopi, menjahit, memperbaiki handphone, hingga mengelola budidaya ikan,” ujar Rahmat.

 

Empat Kelas Pelatihan Sesuai Minat Peserta

Pelatihan ini dibagi ke dalam empat bidang keterampilan sesuai dengan minat peserta:

✅ Barista (57 peserta) – Belajar teknik meracik kopi, penggunaan alat, dan manajemen kedai kopi.
✅ Menjahit (65 peserta) – Pelatihan teknik menjahit dasar hingga tingkat lanjut.
✅ Servis Handphone (13 peserta) – Teknik perbaikan HP, diagnosis kerusakan, dan perawatan perangkat.
✅ Budidaya Ikan Darat (25 peserta) – Teknik pemeliharaan ikan, manajemen pakan, dan strategi pemasaran hasil panen.

Peserta berasal dari 80 desa di Kabupaten Aceh Tengah.

Dapat Sertifikat dan Peralatan Usaha

Selain mendapatkan keterampilan, peserta juga menerima peralatan untuk langsung memulai usaha:

✔ Barista – Sertifikat & 1 set alat racik kopi.
✔ Penjahit – Sertifikat & mesin jahit.
✔ Teknisi HP – Sertifikat & 1 set alat servis HP.
✔ Petani Ikan – Kolam terpal & bibit ikan.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian Babinsa Koramil 04/Bintang ke Masyarakat Melalui Kegiatan Komsos

Ketua ETCI, Edi Saputra, berharap setelah pelatihan ini, peserta bisa segera memulai usaha di desa masing-masing.

“Kami ingin mereka menjadi entrepreneur yang mandiri dan berinovasi sesuai potensi desa masing-masing,” harapnya.

 

Peserta dan Kepala Desa Beri Tanggapan

Salah satu peserta barista, Akbar, dari Kampung Blang Kekumur, Kecamatan Celala, merasa terinspirasi untuk menjadi barista profesional karena melihat potensi kopi di Aceh Tengah.

“Saya ingin mendalami dunia kopi lebih jauh, agar bisa menjadi peracik kopi yang handal dan profesional,” ujar Akbar.

 

Sementara itu, peserta menjahit, Wulan, dari Kampung Takengon Timur, mengungkapkan bahwa modal awal adalah kendala terbesar dalam memulai usaha.

“Untungnya, dari pelatihan ini kami mendapat mesin jahit portable. Jadi bisa langsung buka usaha,” kata Wulan.

 

Kepala Desa (Reje) Paya Jeget, Darwin, juga mengapresiasi program ini. Menurutnya, pelatihan keterampilan sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi desa.

“Program seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.

 

Pelatihan keterampilan ini menjadi peluang besar bagi warga Aceh Tengah untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Dengan dukungan sertifikat dan peralatan usaha, peserta diharapkan bisa segera memulai bisnis masing-masing dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi desa.

Berita Terkait

‎Kapolsek Kota Takengon Gerak Cepat Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Mendale, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif
‎ ‎Ratusan Warga Mendale Datangi Dinas Sosial Aceh Tengah, Tuntut Kejelasan Jadup Korban Bencana
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Monitoring Normalisasi Aliran Sungai di Jembatan PLTA Burni Bius Baru
‎Babinsa Koramil 10/Celala Cek Jembatan Terdampak Bencana, Pastikan Akses Warga ke Kebun dan Sawah Tetap Aman
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Melalui Komsos Bersama Warga Desa Merah Mege
‎Babinsa Koramil 10/Celala Gelar Karya Bakti Bersama Warga, Perbaiki Sarana Desa di Kuyun Toa
‎30 Persen Hutan Desa Mendale Diduga Telah Dirambah, Tim Gabungan Perkuat Patroli dan Sosialisasi Pelestarian Hutan
‎Polres Aceh Tengah Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Pegasing, Ratusan Karung Material dan Peralatan Tambang Diamankan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:43 WIB

‎Kapolsek Kota Takengon Gerak Cepat Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Mendale, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 10:11 WIB

‎Sambut Hari Sungai Nasional 2026, Dispar Bener Meriah dan FAJI Gelar Fun Rafting di Hulu Sungai Peusangan

Senin, 27 Juli 2026 - 09:01 WIB

‎ ‎Ratusan Warga Mendale Datangi Dinas Sosial Aceh Tengah, Tuntut Kejelasan Jadup Korban Bencana

Senin, 27 Juli 2026 - 08:02 WIB

BUMN Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal pada Proyek Rehabilitasi Pascabencana Aceh

Senin, 27 Juli 2026 - 06:17 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Monitoring Normalisasi Aliran Sungai di Jembatan PLTA Burni Bius Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:10 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:42 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Melalui Komsos Bersama Warga Desa Merah Mege

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:39 WIB

‎Babinsa Koramil 10/Celala Gelar Karya Bakti Bersama Warga, Perbaiki Sarana Desa di Kuyun Toa

Berita Terbaru