Kasus Pemukulan  Pelajar di SMPN 33 Takengon Berakhir Damai, Kedua Belah Pihak Sepakati Perjanjian Tertulis

- Editor

Senin, 10 November 2025 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com | Persoalan dugaan pemukulan sesama pelajar yang terjadi di SMP Negeri 33 Takengon, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak yang merupakan wali dari pelajar terlibat, menandatangani Surat Pernyataan Kesepakatan dan Perjanjian Damai pada Senin, 10 November 2025.

Dalam perjanjian tersebut, pihak wali dari pelajar yang melakukan pemukulan (pihak pertama) mengakui adanya kesalahan dan tindakan berlebihan yang dilakukan anak mereka. Sementara pihak korban (pihak kedua) menyetujui penyelesaian masalah tanpa melanjutkan ke ranah hukum, dengan pertimbangan demi kebaikan bersama dan masa depan anak-anak.

Kesepakatan itu ditandatangani langsung oleh kedua belah pihak dengan disaksikan Kepala SMPN 33 Takengon, Islamuddin, serta Komite Sekolah, Hajiman. Selain itu, perjanjian juga diketahui oleh Reje Kuyun, Reje Kuyun Toa, dan Reje Kuyun Uken.

Dalam isi kesepakatan, pihak pertama menyatakan:

Baca Juga:  Hari ke-5 Ops Zebra di Aceh Tengah, Kasat Lantas: Tingkatkan Kesadaran dan Minimalisir Laka Lantas

Mengakui kesalahan atas tindakan pemukulan yang dilakukan anak mereka.

Siap menarik anak dari sekolah apabila mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.

Pelajar pelaku tetap diperbolehkan bersekolah seperti biasa, namun diberikan sanksi skorsing selama satu minggu sesuai aturan sekolah.

Sementara pihak korban sepakat tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke proses hukum setelah adanya pengakuan dan komitmen dari pihak pelaku.

Kepala SMPN 33 Takengon, Islamuddin, yang bertindak sebagai saksi, menyampaikan bahwa kesepakatan damai ini merupakan langkah terbaik untuk menghindari masalah berlarut akibat emosi dan tekanan sosial.

“Yang paling penting adalah pembinaan moral dan pendidikan sikap bagi anak-anak kita. Penyelesaian ini kita harapkan menjadi pelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujarnya.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam dokumen resmi dan ditandatangani di hadapan pihak pemerintah kampung setempat.

Berita Terkait

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Drum Plastik Untuk Bahan Jembatan Apung
Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum
‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule
Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain
‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen
Camat LabuhanHaji Barat Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Uning Mas, Pintu Rime Gayo
Kapolres Aceh Tengah Launching Ruang Pelayanan SKCK Berstandar Ombudsman RI
Dandim Salurkan Bantuan Logistik Melalui Koramil Jajaran Kodim 0106/Aceh Tengah
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:41 WIB

Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:05 WIB

Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen

Senin, 12 Januari 2026 - 08:22 WIB

Sekda Mursyid serahkan Penghargaan pada Lokus Pelayanan Publik Terbaik MENPAN RB Tahun 2025

Senin, 12 Januari 2026 - 03:19 WIB

Sekda Aceh Tengah Tekankan Percepatan Pemulihan Layanan Publik Pasca Bencana

Minggu, 11 Januari 2026 - 05:52 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:38 WIB

‎Human Initiative Gelar Trauma Healing 6 Hari di SDN 11 Pegasing, Pulihkan Mental Anak Korban Banjir dan Longsor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:36 WIB

‎ ‎Human Initiative Gelar Trauma Healing 6 Hari di SDN 11 Pegasing, Pulihkan Mental Anak Korban Banjir dan Longsor

Berita Terbaru