Peserta Soroti Dugaan Ketidaktransparanan Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026

- Editor

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah – Proses rekrutmen Mitra Statistik untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) menuai sorotan dari sejumlah peserta. Meski tahapan seleksi berjalan lancar sejak pendaftaran dibuka pada 8 hingga 11 Mei 2026, muncul pertanyaan terkait transparansi hasil akhir perekrutan.

Sejak awal pembukaan pendaftaran, antusiasme masyarakat untuk mengikuti seleksi mitra statistik terbilang tinggi. Para peserta mengikuti seluruh tahapan yang ditetapkan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, hingga wawancara yang berlangsung selama dua hari.
Namun, setelah pengumuman hasil akhir diterbitkan, sejumlah peserta mengaku menemukan kejanggalan yang menimbulkan tanda tanya besar.

Berdasarkan pengumuman yang dipublikasikan melalui media sosial resmi, jumlah peserta yang dinyatakan lulus tercatat sebanyak 203 orang.

Akan tetapi, informasi yang beredar di kalangan peserta menunjukkan jumlah anggota yang tergabung dalam grup WhatsApp Mitra Sensus Ekonomi 2026 mencapai sekitar 294 orang. Selisih sekitar 91 orang inilah yang kemudian memunculkan berbagai spekulasi dan pertanyaan dari peserta.

“Kalau yang diumumkan lulus hanya 203 orang, lalu sekitar 91 orang lainnya berasal dari mana? Ini yang menjadi pertanyaan kami,” ujar salah seorang peserta yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi yang memadai dari panitia terkait perbedaan jumlah tersebut. Berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta melalui sejumlah kanal komunikasi disebut belum mendapatkan jawaban yang jelas.
Peserta tersebut juga menyoroti sejumlah hal yang dianggap kurang transparan dalam proses seleksi.

Salah satunya terkait informasi mengenai peserta mitra statistik tahun sebelumnya yang diduga mendapatkan prioritas dalam perekrutan tahun 2026.

“Di dalam brosur dan pengumuman resmi tidak pernah dijelaskan bahwa mitra tahun sebelumnya akan otomatis lolos atau mendapatkan perlakuan khusus. Kalau memang ada kebijakan seperti itu, seharusnya disampaikan sejak awal agar semua peserta memahami mekanisme seleksi yang berlaku,” katanya.

Baca Juga:  Koramil 06/Jagong Hadiri Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Desa Gegarang

Selain itu, peserta juga mempertanyakan sistem penilaian yang disebut berdasarkan peringkat atau rangking. Menurutnya, panitia tidak pernah mempublikasikan hasil perolehan nilai ataupun peringkat peserta sehingga sulit untuk mengetahui dasar kelulusan.

“Panitia pernah menyampaikan bahwa kelulusan berdasarkan rangking tertinggi. Namun sampai pengumuman keluar, tidak ada nilai atau peringkat yang dipublikasikan. Akibatnya peserta tidak mengetahui posisi maupun hasil evaluasi mereka,” ujarnya.

Kritik lainnya juga diarahkan pada mekanisme wawancara yang dinilai kurang terbuka. Beberapa peserta mengaku mendapatkan informasi yang berbeda-beda terkait kebutuhan tenaga lapangan dan pembagian wilayah kerja.

Menurut peserta, apabila memang terdapat kebijakan khusus bagi mitra yang pernah bertugas pada tahun sebelumnya, maka hal tersebut seharusnya dicantumkan secara terbuka dalam persyaratan dan petunjuk teknis seleksi.
“Kami hanya berharap proses rekrutmen ke depan lebih transparan.

Jangan ada informasi yang terkesan ditutup-tutupi. Semua tahapan dan dasar penilaian harus disampaikan secara terang benderang agar tidak menimbulkan kecurigaan maupun ketidakpercayaan publik,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia penyelenggara maupun BPS setempat belum memberikan keterangan resmi terkait perbedaan jumlah peserta yang diumumkan lulus dengan jumlah peserta yang tergabung dalam grup koordinasi Sensus Ekonomi 2026.

Transparansi dalam proses rekrutmen menjadi aspek penting untuk menjaga kepercayaan publik, terlebih dalam program strategis nasional yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas. Karena itu, klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara dinilai perlu untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di kalangan peserta dan menghindari munculnya spekulasi yang lebih luas. ***

Berita Terkait

‎Ketua DPRK Aceh Tengah Dampingi Satgas PRR Tinjau Lokasi Pascabencana, Pastikan Rehabilitasi Berjalan Tepat Sasaran
533 Unit Rumah Pascabencana Dibangun di Aceh Tengah Tahun Ini
Satgas PRR Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pascabencana di Aceh Tengah, Tekankan Akurasi Data Rehabilitasi dan Rekonstruksi
‎Babinsa Koramil 10/Celala Bersama Warga Gelar Karya Bakti Gotong Royong di Desa Melala
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Melalui Komsos dengan Warga Desa Merah Muyang
Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Kembali Ungkap Peredaran Narkoba, 4 Pelaku Ditangkap Bersama Puluhan Paket Sabu
Safari Subuh Kapolres Aceh Tengah Ajak Orang Tua Awasi Anak, Tekankan Keselamatan Berkendara dan Kamtibmas
‎Safari Subuh Rabu Berkah di Masjid Babussalam Kemili, Bupati Ajak Perkuat Ukhuwah dan Bangun Aceh Tengah Bersama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:34 WIB

‎Ketua DPRK Aceh Tengah Dampingi Satgas PRR Tinjau Lokasi Pascabencana, Pastikan Rehabilitasi Berjalan Tepat Sasaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:39 WIB

533 Unit Rumah Pascabencana Dibangun di Aceh Tengah Tahun Ini

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Satgas PRR Lakukan Monitoring dan Evaluasi Pascabencana di Aceh Tengah, Tekankan Akurasi Data Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:57 WIB

‎Babinsa Koramil 10/Celala Bersama Warga Gelar Karya Bakti Gotong Royong di Desa Melala

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:53 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Melalui Komsos dengan Warga Desa Merah Muyang

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:49 WIB

Safari Subuh Kapolres Aceh Tengah Ajak Orang Tua Awasi Anak, Tekankan Keselamatan Berkendara dan Kamtibmas

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:42 WIB

‎Safari Subuh Rabu Berkah di Masjid Babussalam Kemili, Bupati Ajak Perkuat Ukhuwah dan Bangun Aceh Tengah Bersama

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:57 WIB

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Aceh Tengah

533 Unit Rumah Pascabencana Dibangun di Aceh Tengah Tahun Ini

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:39 WIB