TAKENGON, Pilargayonews.com – Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menerima audiensi sekaligus silaturahmi keluarga pejuang Gayo almarhum Aman Dimot di ruang kerja asisten I sekdakab , Kamis (30/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk menindaklanjuti pengusulan Aman Dimot sebagai pahlawan kepada pemerintah pusat.
Audiensi turut dihadiri Tenaga Ahli Bupati Aceh Tengah Rasidin, Asisten I Setdakab Aceh Tengah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perkim ,Ketua MAG dan Kepala Sekretariat Majelis Adat Gayo (MAG), serta sejumlah pejabat terkait.
Kehadiran keluarga Aman Dimot bertujuan untuk menyampaikan langsung harapan agar perjuangan Aman Dimot memperoleh pengakuan yang lebih luas dari pemerintah. Selain itu, keluarga juga menginginkan adanya perhatian terhadap pelestarian sejarah perjuangan Aman Dimot, termasuk benda-benda peninggalan sejarah, serta keterlibatan keluarga dalam kegiatan-kegiatan kenegaraan sebagai bentuk penghormatan kepada pejuang asal Tanoh Gayo tersebut.
Dalam audiensi itu, keluarga juga menyerahkan sejumlah dokumen sejarah dan silsilah keluarga sebagai bahan pendukung pengusulan Aman Dimot kepada pemerintah pusat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah siap memfasilitasi proses administrasi pengusulan Aman Dimot.
”Tidak mungkin Tugu Aman Dimot berdiri kalau sebelumnya tidak pernah ada usulan dari pemerintah. Hari ini kita akan membuat surat dan menindaklanjutinya ke kementerian. Yang paling penting sekarang adalah melengkapi dokumen sebagai dasar pengusulan,” ujar Haili Yoga.
Menurutnya, dokumen sejarah merupakan syarat utama agar proses pengusulan dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
”Siapa yang tidak tahu Aman Dimot. Masyarakat Aceh Tengah tahu beliau adalah pejuang Gayo. Setelah dokumen lengkap, pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti usulan tersebut,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Haili Yoga menyampaikan bahwa dirinya akan mengumumkan pengusulan Aman Dimot sebagai pahlawan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Aceh Tengah.
Ia juga memastikan keluarga Aman Dimot akan diundang secara resmi untuk menghadiri upacara peringatan HUT RI tersebut.
”Nanti pada HUT RI keluarga almarhum Aman Dimot akan kita undang. Saya juga akan menyampaikan kepada masyarakat bahwa Aman Dimot sedang kita usulkan sebagai pahlawan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut menegaskan bahwa penghormatan kepada seorang pejuang harus dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
”Pahlawan itu bukan pengemis. Tidak perlu meminta-minta bantuan. Kalau pengakuannya sudah resmi, tentu negara memiliki mekanisme penghargaan kepada pahlawan. Selama status itu belum ditetapkan, kita tetap akan melihat bentuk perhatian yang bisa diberikan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Haili Yoga.
Ia menambahkan, apabila nantinya memungkinkan sesuai ketentuan, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Sosial, mengenai bentuk perhatian yang dapat diberikan kepada keluarga.
Sementara itu, perwakilan keluarga Abu bakar Aman Dimot, Bakri yang merupakan ahli waris, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Bupati Aceh Tengah menerima mereka untuk berdialog secara langsung. Keluarga berharap komitmen yang telah disampaikan dalam audiensi tersebut dapat segera diwujudkan melalui langkah-langkah nyata.
Keluarga menegaskan bahwa tujuan utama mereka bukan semata-mata mengharapkan bantuan, melainkan menginginkan agar jasa Aman Dimot sebagai pejuang kemerdekaan asal Tanoh Gayo memperoleh pengakuan yang layak dari negara serta tetap dikenang oleh generasi penerus.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk segera memproses administrasi pengusulan Aman Dimot kepada pemerintah pusat setelah seluruh dokumen pendukung dari pihak keluarga dinyatakan lengkap. Pemerintah berharap upaya tersebut menjadi awal dari pengakuan resmi terhadap jasa Aman Dimot sebagai salah satu pejuang kebanggaan masyarakat Gayo.
Onot pejebe






