ACEH TENGAH – Upaya membangun kampung yang tangguh terhadap perubahan iklim terus dilakukan Pemerintah Kampung Keramat Mupakat, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.
Langkah tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon yang melibatkan Pendamping Desa, pemuda dan pemudi serta unsur Pemerintahan Kampung Keramat Mupakat, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan penghijauan ini tidak hanya dimaknai sebagai gerakan menanam pohon, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan kampung menghadapi perubahan iklim.
Pendamping Desa Fiansyah Putra Muchtar, ST., turut terlibat bersama aparatur kampung dan para pemuda dalam proses persiapan hingga penanaman pohon.
Fian mengapresiasi keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penghijauan harus dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pengawasan agar pohon yang ditanam dapat tumbuh serta memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap inovasi Reje Kampung Keramat Mupakat, Iman Ahmadi, S.Pd.I., yang dinilai berupaya mengintegrasikan berbagai aspek pembangunan kampung.
“Pembangunan kampung tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik. Lingkungan yang terjaga, pangan masyarakat yang kuat, tata kelola pemerintahan yang baik, serta keamanan warga merupakan bagian yang saling berkaitan,” kata Fian.
Selain penghijauan, Pemerintah Kampung Keramat Mupakat juga mendorong penguatan ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan yang tersedia agar menjadi ruang produktif bagi masyarakat.
Konsep tersebut diarahkan agar warga tidak hanya menjadi penerima manfaat program pembangunan, tetapi ikut terlibat dalam menghasilkan pangan, mengelola potensi lingkungan, dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Menurut Fian, pendekatan pembangunan seperti itu penting karena persoalan lingkungan, pangan, ekonomi masyarakat, dan ketahanan sosial pada dasarnya saling berkaitan.
Keterlibatan pemuda juga dinilai menjadi modal penting bagi keberlanjutan program. Generasi muda tidak hanya diajak menanam pohon, tetapi diharapkan menjadi bagian dari penggerak kegiatan lingkungan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat di kampung.
Penanaman pohon dilakukan pada sejumlah titik yang membutuhkan penghijauan. Vegetasi yang tumbuh nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat berupa lingkungan yang lebih teduh, asri, dan nyaman sekaligus mendukung upaya adaptasi terhadap perubahan iklim.
Pemerintah Kampung Keramat Mupakat berharap kolaborasi antara Pendamping Desa, pemerintah kampung, pemuda dan masyarakat dapat terus diperkuat.
Dengan demikian, gerakan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama dalam menjaga lingkungan dan membangun ketahanan pangan masyarakat.
Bagi Kampung Keramat Mupakat, pembangunan kampung ke depan bukan hanya tentang bagaimana membangun secara fisik, tetapi bagaimana menciptakan masyarakat yang hijau lingkungannya, kuat pangannya, aman wilayahnya, dan tangguh menghadapi perubahan iklim.






