SEPAKAT Kritik Edaran MPU Aceh Tengah: Pengusaha Keyboard Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

- Editor

Jumat, 21 Februari 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon, Pilargayonews.com – Jum’at 21/2/2025, Seniman Pengusaha Keyboard Aceh Tengah (SEPAKAT) merasa dirugikan dengan terbitnya edaran Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah Nomor 451.7/54, yang menyampaikan Fatwa MPU Aceh Nomor 12 Tahun 2013. Ketua SEPAKAT, Riky, menilai kebijakan ini berpotensi menghilangkan mata pencaharian para pengusaha keyboard yang telah lama berkontribusi dalam dunia hiburan daerah.

“Kami sangat menyayangkan kebijakan yang dikeluarkan oleh MPU Aceh Tengah karena dampaknya bisa sangat luas, terutama bagi kami para pengusaha keyboard yang menggantungkan hidup dari profesi ini. Kebijakan ini perlu dikaji ulang karena merugikan banyak orang,” ujar Riky.

Meski demikian, SEPAKAT tetap berkomitmen untuk menjaga norma adat dan syari’at Islam dalam setiap pertunjukan mereka. Riky menegaskan bahwa organisasinya juga menolak segala bentuk kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan adat Gayo, seperti yang terjadi dalam perayaan HUT Transmigrasi ke-43 di Kecamatan Jagong Jeget.

Baca Juga:  Launching MBG Putri Gayoni, Bupati Aceh Tengah Tekankan Kualitas Program Gizi Sekolah

“Kami sepakat bahwa kegiatan malam yang melanggar norma adat dan syari’at Islam tidak boleh dibiarkan. Jika ada oknum yang terlibat, sebaiknya diberikan pembinaan. Namun, bukan berarti semua pengusaha keyboard harus menanggung akibatnya,” tambahnya.

Riky memastikan bahwa SEPAKAT akan terus berpegang pada nilai-nilai adat, termasuk menjaga etika dalam pertunjukan serta memastikan para pelaku seni berpakaian sesuai dengan syari’at Islam.

“Kami tetap berkomitmen menjaga nilai-nilai adat seperti sumang dan menerapkan standar berpakaian yang sesuai

Rill

Berita Terkait

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Drum Plastik Untuk Bahan Jembatan Apung
Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum
‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule
‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen
Kapolres Aceh Tengah Launching Ruang Pelayanan SKCK Berstandar Ombudsman RI
Dandim Salurkan Bantuan Logistik Melalui Koramil Jajaran Kodim 0106/Aceh Tengah
Sekda Mursyid serahkan Penghargaan pada Lokus Pelayanan Publik Terbaik MENPAN RB Tahun 2025
Polsek Lut Tawar Gotong Royong Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Bencana di Pedemun
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:41 WIB

Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:05 WIB

Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen

Senin, 12 Januari 2026 - 08:22 WIB

Sekda Mursyid serahkan Penghargaan pada Lokus Pelayanan Publik Terbaik MENPAN RB Tahun 2025

Senin, 12 Januari 2026 - 03:19 WIB

Sekda Aceh Tengah Tekankan Percepatan Pemulihan Layanan Publik Pasca Bencana

Minggu, 11 Januari 2026 - 05:52 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:38 WIB

‎Human Initiative Gelar Trauma Healing 6 Hari di SDN 11 Pegasing, Pulihkan Mental Anak Korban Banjir dan Longsor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:36 WIB

‎ ‎Human Initiative Gelar Trauma Healing 6 Hari di SDN 11 Pegasing, Pulihkan Mental Anak Korban Banjir dan Longsor

Berita Terbaru