“ALA Bukan Mimpi, Tapi Gugatan Sejarah: Gilang Ken Tawar Menjawab Tuduhan dengan Data dan Bara Perjuangan”

- Editor

Selasa, 22 April 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon,Pilargayonews.com – Ketua Gerakan Pemuda ALA (GERPA), Gilang Ken Tawar, menanggapi keras anggapan yang menyebut perjuangan pembentukan Provinsi ALA (Aceh Leuser Antara) sebagai sekadar mimpi tanpa pijakan sejarah. Dalam pernyataan tegas yang disampaikan kepada media, Gilang menyebut tudingan itu bukan hanya keliru, tetapi juga mengabaikan denyut keadilan yang telah lama diperjuangkan masyarakat dataran tinggi dan wilayah tenggara Aceh.

“Ini bukan mimpi, ini gugatan sejarah,” tegas Gilang. “Gerakan ALA bukan lamunan dari warung kopi. Ia adalah bara yang lahir dari ketimpangan yang terlalu lama dianggap biasa.”

Gilang membantah satu per satu kritik terhadap ALA, mulai dari tuduhan tidak memiliki peta, narasi lintas etnis, hingga dianggap hanya aktif saat pemilu. Dengan bahasa tajam namun penuh data, ia menyajikan catatan sejarah dan kerja-kerja nyata yang telah dilakukan sejak 2002.

“Kami punya peta, Anda yang menutup mata,” katanya merujuk pada proposal resmi yang sejak dua dekade lalu telah masuk ke meja DPR RI dan bahkan dinyatakan layak secara administratif dan kewilayahan oleh Komisi II DPR dan Kemendagri tahun 2008. Namun proses itu terhenti bukan karena ALA tak siap, melainkan karena situasi politik Aceh pasca-Helsinki yang membuat Jakarta menahan seluruh proses pemekaran.

Lebih dari itu, Gilang juga menjawab kritik soal kurangnya narasi lintas etnis dalam gerakan ALA.

Baca Juga:  Tanam Perdana Jagung Pipil oleh BUMK Linung Bulen 1, Babinsa Hadir Dukung Ketahanan Pangan

“Kami bukan sedang memaksakan satu identitas, tapi sedang menyusun rumah bersama,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa ALA dibangun dari suara beragam etnis seperti Gayo, Alas, Singkil, Pakpak, hingga Tamiang—semua menyatu dalam semangat melawan politik sentralistik yang meminggirkan daerah.

Soal tudingan tidak punya konsep pembangunan, Gilang balik menyerang. Menurutnya, mereka yang mencibir justru abai pada realita: rumah sakit tanpa ruang isolasi saat pandemi, jembatan mahal tak berguna, dan anak-anak yang harus menyeberangi sungai untuk sekolah.

“Yang tidak punya konsep adalah mereka yang membiarkan itu semua terjadi. Kami justru sedang menyusun masterplan pembangunan bersama akademisi lintas kampus,” katanya.

Ia juga membantah keras anggapan bahwa elit ALA bermain dua kaki. Menurut Gilang, GERPA dan berbagai elemen rakyat bergerak bukan karena ambisi kekuasaan, melainkan karena keinginan akan keadilan.

“Kami tidak hidup dari baliho dan spanduk. Kami hidup dari kerja sunyi: mengorganisir, menyuarakan, menulis sejarah sendiri,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Gilang menyatakan bahwa ALA bukan sekadar cita-cita administratif, melainkan hak sejarah yang telah dirampas.

“Kami tidak meminta izin menjadi provinsi. Kami menuntut kembali hak yang sudah lama dilupakan. ALA bukan mimpi—ia adalah kenyataan yang terlalu lama ditunda,” pungkasnya.

Rill

Berita Terkait

‎Tingkatkan Tupoksi, Transparansi, dan Efisiensi Anggaran, Disdikbud Aceh Tengah Gelar Rapat Tindak Lanjut Evaluasi SAKIP 2026
‎Pimpin Semangat Baru, Plt Kepala SMP Negeri 9 Takengon Resmi Jalankan Tugas
‎Dandim Baru 0106/Aceh Tengah: Saya Pernah Bermimpi Bertugas di Aceh Tengah, Alhamdulillah Allah SWT Mengabulkannya
Dandim 0106/Aceh Tengah Pimpin Tradisi Penerimaan Warga Baru, Sambut Calon Dandim Letkol Czi Rudy Haryanto
Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Bupati Haili Yoga : Jangan Sampai Warga Dirugikan Karena Data Salah
‎Kodim 0106/Aceh Tengah Sambut Kehadiran Letkol Czi Rudy Haryanto, Perkuat Sinergi dan Pengabdian kepada Masyarakat
Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar
‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Reje Payung Capai Progres 47,67 Persen
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:22 WIB

‎Tingkatkan Tupoksi, Transparansi, dan Efisiensi Anggaran, Disdikbud Aceh Tengah Gelar Rapat Tindak Lanjut Evaluasi SAKIP 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 11:13 WIB

‎Pimpin Semangat Baru, Plt Kepala SMP Negeri 9 Takengon Resmi Jalankan Tugas

Senin, 15 Juni 2026 - 09:52 WIB

‎Dandim Baru 0106/Aceh Tengah: Saya Pernah Bermimpi Bertugas di Aceh Tengah, Alhamdulillah Allah SWT Mengabulkannya

Senin, 15 Juni 2026 - 07:04 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Pimpin Tradisi Penerimaan Warga Baru, Sambut Calon Dandim Letkol Czi Rudy Haryanto

Senin, 15 Juni 2026 - 03:32 WIB

Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Bupati Haili Yoga : Jangan Sampai Warga Dirugikan Karena Data Salah

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:55 WIB

Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:56 WIB

‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Reje Payung Capai Progres 47,67 Persen

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:45 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos di Desa Mekar Indah

Berita Terbaru