Anggaran Sekdakab Agara 2024: Mewah di Atas Kertas, Rakyat Bertanya-tanya

- Editor

Selasa, 17 Juni 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Sorotan tajam publik kembali mengarah ke Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. Setelah polemik pembelian mobil dinas dan dugaan pungli saat pelantikan penjabat kepala desa, kini giliran belanja swakelola Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Agara Tahun Anggaran 2024 yang mengundang tanya: mewah di atas kertas, buram dalam kenyataan.

Data yang dihimpun Kaliber Aceh menyebutkan, total belanja makan minum, jamuan tamu, dan biaya rapat Setdakab mencapai angka fantastis: Rp 4.139.754.000. Sementara itu, untuk perjalanan dinas dialokasikan Rp 3.578.000.000, dan honorarium tim pelaksana serta sekretariat kegiatan menembus angka Rp 5.566.776.000.

Publik bertanya: Siapa saja yang menikmati menu mewah ini? Menu apa saja yang disajikan kepada PNS dan honorer? Untuk jamuan tamu sebesar Rp 2,6 miliar lebih, berapa kali Pemkab menerima tamu dari provinsi atau pusat? Dan berapa orang jumlah tamu yang dijamu oleh Setdakab selama tahun berjalan?

Zoel Kenedi, Ketua LSM Kaliber Aceh, dalam pernyataan terbukanya menyebut, pengelolaan anggaran semacam ini mencerminkan sistem birokrasi yang “sakit”. “Kalau sistemnya sudah sakit, maka semua kegiatan juga jatuh sakit,” katanya.

Pengadaan mobil dinas pun tak luput dari kritik. Menurut Kaliber, pengadaan mobil dinas Bupati di tengah tekanan efisiensi anggaran nasional seharusnya ditunda.

“Kalau tidak butuh sekali, untuk apa diadakan tahun ini? Apa urgensinya? Apalagi katanya ini hanya menyusul dari keinginan penjabat sebelumnya,” ujar Zoel.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tengah Letakkan Batu Pertama Proyek Jembatan dan Jogging Track Peusangan

Kaliber menegaskan, media dan LSM bukan musuh pemerintah. Justru sebaliknya, mereka berperan sebagai pengawal demokrasi. Media harus berani membuka tabir gelap yang disembunyikan di balik dalih administrasi dan laporan keuangan.

“Media adalah sarana pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum. Media punya tanggung jawab mendidik publik agar sadar akan hak-haknya,” tegas Zoel.

Namun di Aceh Tenggara, kritik justru dibalas sinis. Saat Kaliber mempertanyakan kebijakan dan anggaran, Bupati disebut-sebut merespons dengan bahasa nyinyir: “Lombok juga akan diproses.”

“Apakah kritik kami sebegitu tajamnya hingga harus dibalas dengan ancaman?” tanya Zoel. “Kalau memang bersih, kenapa harus risih?”

Kaliber dan sejumlah elemen sosial kontrol menilai prinsip transparansi dan akuntabilitas di Pemkab Agara sedang dalam titik kritis. Sulitnya akses informasi publik menjadi indikator bahwa semangat good governance belum dijalankan secara sehat.

Zoel mengajak semua elemen sipil – dari ormas, LSM, OKP hingga media – untuk tidak diam. “Kita harus memastikan bahwa proses pemerintahan ini tidak hanya sekadar pencitraan di baliho, tapi sungguh-sungguh melayani rakyat.

( Zoel Kenedy Ketua LSM Kaliber Aceh )

Berita Terkait

Pemkab Aceh Tengah Miliki Excavator Mini, Untuk Mendukung Percepatan Penanganan Bencana
Hujan Deras Amblaskan Jembatan Bintang-Serule, Polisi Bergerak Cek Lokasi dan Koordinasikan Perbaikan
Pendamping Desa Apresiasi Inovasi Keramat Mupakat Perkuat Ketahanan Iklim dan Pangan
‎Dr. Rasidah Resmi Ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah
Bupati Haili Yoga Ikut Sensus Ekonomi, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan
Bupati Aceh Tengah Raih Award SMSI atas Gerakan Kebersihan
‎ ‎Bupati Aceh Tengah Terima SMSI Aceh Award 2026, Pengurus SMSI Aceh Tengah Turut Dikukuhkan
Catatan dari Kota Dingin ke Kuta Raja, Rombongan SMSI Aceh Tengah Serap Ilmu AI dan Jurnalisme di Rakerda I
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 06:23 WIB

Pemkab Aceh Tengah Miliki Excavator Mini, Untuk Mendukung Percepatan Penanganan Bencana

Rabu, 9 September 2026 - 05:31 WIB

Polisi Aceh Tengah dan Warga Kompak Gotong Royong, Jembatan Pilar Jaya Dikebut Agar Segera Terhubung

Rabu, 9 September 2026 - 05:29 WIB

Hujan Deras Amblaskan Jembatan Bintang-Serule, Polisi Bergerak Cek Lokasi dan Koordinasikan Perbaikan

Rabu, 9 September 2026 - 05:27 WIB

Pendamping Desa Apresiasi Inovasi Keramat Mupakat Perkuat Ketahanan Iklim dan Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 05:19 WIB

Kodim 0106 Tanam 1.000 Pohon, Hijaukan Bintang Sambut HUT ke-81 TNI

Rabu, 9 September 2026 - 04:12 WIB

Bupati Haili Yoga Ikut Sensus Ekonomi, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

Selasa, 8 September 2026 - 12:35 WIB

Bupati Aceh Tengah Raih Award SMSI atas Gerakan Kebersihan

Selasa, 8 September 2026 - 07:47 WIB

‎ ‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Pembahasan dan Penetapan RKPK 2027 di Desa Paya Dedep

Berita Terbaru