Janji Tinggal Janji, Program Perut Buncit yang Nyata: Zoel Kenedi Kritik Pedas Bupati Aceh Tenggara

- Editor

Selasa, 15 Juli 2025 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – pilargayonews.com | Ketua Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Bupati Aceh Tenggara yang dinilai gagal menjalankan sebelas poin program unggulan yang dijanjikan saat kampanye Pilkada 2024 lalu. Dalam pernyataan pedasnya, ia menyebut pemerintahan saat ini hanya sibuk menjalankan “program perut buncit”, bukan agenda perbaikan seperti yang dijanjikan kepada rakyat.

“Jangan tampar mulut sendiri dengan janji politikmu,” tegas Zoel Kenedi dalam keterangannya kepada media, Senin (15/7/2025).

Menurutnya, slogan “pemerintahan perbaikan” hanya menjadi retorika politik yang tidak pernah diwujudkan dalam tindakan nyata. Masyarakat, kata Zoel, masih terus membicarakan kegagalan ini di warung kopi hingga ke pelosok desa.

Janji Tinggal Tinta, Rakyat Jadi Korban

Salah satu janji utama yang sangat dinanti masyarakat, yakni penghapusan pungutan liar dalam proses administrasi, justru berubah menjadi mimpi buruk. Zoel menyebut, saat ini untuk mencairkan kegiatan di Dinas Keuangan, para pihak harus “menyetor” uang antara 10% hingga 15% dari total anggaran.

“Kalau ini bukan perintah atasan, lantas siapa? Jangan-jangan ini sudah jadi sistem yang dipelihara,” sindirnya.

Padahal sebelas poin program itu pernah dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai, ditandatangani langsung oleh calon Bupati pada 14 Agustus 2024, di hadapan publik dan kader partai.

Baca Juga:  Rutan Bener Meriah Gelar Tes Urine bagi Pegawai dan Warga Binaan sebagai Komitmen Dukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

 

Kegagalan komunikasi antara kepala daerah dan rakyatnya pun tak luput dari sorotan. Ucapan sarkas seperti “Pekak Kadang Ko” yang pernah dilontarkan Bupati kepada publik dianggap mencerminkan rendahnya kualitas komunikasi pemimpin.

“Kalau rakyat pinggiran yang bilang, mungkin wajar. Tapi kalau Bupati? Itu menyakitkan. Bukannya menyejukkan, malah menyulut kemarahan warga,” ungkap Zoel.

Ia menilai, ucapan seperti itu menjadi simbol dari kegagalan komunikasi primer pemerintah terhadap masyarakatnya. Pesan tidak sampai, dan jika sampai pun malah menyinggung perasaan rakyat.

Dana Desa Jadi Ajang Titipan Elit

Zoel juga menyoroti kisruh seputar program dana desa yang dituding sebagai “titipan oknum”. Program tersebut disebut hanya menguntungkan elit-elit tertentu, dan bukan berdasarkan kebutuhan mendesak rakyat.

“Apa itu program mendesak untuk rakyat, atau mendesak karena kepentingan pribadi? Di lapangan, rakyat hanya dapat sisa. Yang kenyang ya elite dan koleganya,” pungkasnya.

Menurutnya, keretakan antara eksekutif dan pimpinan legislatif yang saling tuding dalam kasus dana desa justru memperjelas bahwa pemerintahan ini gagal membangun sinergi, apalagi kepercayaan rakyat.

Berita Terkait

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak
Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana
‎ ‎Ketua KALIBER Aceh Bantah Tudingan Masuk Tanpa Izin ke Gudang BPBD Aceh Tenggara ‎
KALIBER Aceh Desak Audit Dana Desa Kuta Tengah Tahun 2022–2023, Diduga Sarat Penyimpangan
‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara
Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat
Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum
Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain
Berita ini 541 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:42 WIB

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:50 WIB

Polsek Silih Nara dan Brimob Polda Aceh Gotong Royong Bantu Pembersihan dan Perbaikan Tempat Ibadah

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:18 WIB

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:46 WIB

Satgas Gulbencal TNI Bangun Jembatan Darurat Pasca Banjir dan Longsor di Desa Burlah

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:38 WIB

‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara

Jumat, 16 Januari 2026 - 03:41 WIB

‎ ‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Laksanakan Karya Bhakti TNI di Desa Pendere Saril ‎

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:42 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Pipa Untuk Air Bersih

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:57 WIB

Menembus Kampung Terpencil, Kapolres Aceh Tengah Hadirkan Senyum bagi Warga Terdampak di Kemukiman Wih Dusun Jamat

Berita Terbaru