Perjuangkan Dana Bagi Hasil Kopi Gayo, Bupati Haili Yoga Temui Menteri Perdagangan

- Editor

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si melakukan audiensi dengan Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Kamis (31/07/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperjuangkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari komoditas unggulan Kopi Gayo serta mendukung pembangunan infrastruktur ekonomi lainnya di Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Haili Yoga menyampaikan bahwa kopi Gayo saat ini ditanam di atas lahan seluas lebih dari 52.000 hektare dan telah berkontribusi besar terhadap devisa negara melalui ekspor ke berbagai negara di Asia, Eropa, hingga Amerika. Namun hingga kini, belum ada mekanisme Dana Bagi Hasil dari sektor kopi yang diterima langsung oleh daerah penghasil.

“Kami hadir untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat petani kopi agar pemerintah pusat dapat menghadirkan skema Dana Bagi Hasil dari komoditas kopi, seperti halnya perkebunan sawit. Ini penting demi mendorong kesejahteraan petani dan memperkuat ekosistem ekonomi daerah”, ujar Haili Yoga sambil memaparkan potensi wilayah serta memutar video profil Aceh Tengah.

“Kami datang mempromosikan kopi gayo yang lebih kurang ada 52 ribu hektar dan kita belum mendapatkan dana bagi hasil dari pemerintah pusat dan mungkin ada beberapa syarat yang harus kita penuhi”, sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan Dr. Budi Santoso menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Aceh Tengah dan menegaskan bahwa kopi Gayo adalah komoditas unggulan nasional yang sudah mendunia dan perlu terus dipromosikan secara masif, baik di pasar ekspor maupun domestik.

“Ini kopi gayo, kopi yang sudah sangat terkenal kopi yang mendunia, Kita terus memprosikan termasuk dalam negeri harus ada kemudahan dan ekspor juga juga semkain mudah semakin bersaing dengan kopi kopi lain didunia”, ungkap Menteri Perdagangan.

“Secara keseluruhan biar ekosistem ekonominya bisa berjalan di Aceh Tengah karena kopinnya sudah memberikan devisa yang besar jadi dukungan infrastruktur dan lain lain bisa berjalan dan semua tidak ada hambatan dalam mengekspor kopi gayo”, tambahnya.

Baca Juga:  Jayalah Terus Polri! Bupati Haili Yoga Pimpin HUT Bhayangkara ke-79 di Aceh Tengah

Selain isu DBH, Bupati Haili Yoga juga mengusulkan revitalisasi pasar rakyat, pembangunan dry port, dan penguatan resi gudang sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi lokal. Revitalisasi pasar akan dikoordinasikan melalui Kementerian PUPR, sementara pembangunan pelabuhan darat (dry port) dan resi gudang akan disinergikan dengan Kementerian Perhubungan.

Dalam hal penguatan distribusi dan ekspor kopi Gayo, Pemkab Aceh Tengah juga mengajukan pembangunan dry port dan pengadaan resi gudang untuk mempercepat logistik dan menjaga kualitas produk. Menurut arahan Mendag, hal ini akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan, karena terkait langsung dengan pengembangan pelabuhan darat dan sistem logistik nasional.

Terkait Dana Bagi Hasil kopi, Menteri Budi mengarahkan agar usulan disampaikan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan tembusan ke Kementerian Perdagangan, agar dapat dikawal lintas kementerian.

“Untuk Dana Bagi Hasil diusulkan ke Kemenko Perekonomian tembusan nanti ke Menteri Perdagangan, kemudian terkait Revitalisasi Pasar menunggu anggaran, karena pasar sebagai objek ekonomi bekerjasama dengan Kementerian PUPR dan Pelabuhan Dry Port koordinasikan dengan Kementerian Perhubungan”, ujar Menteri Budi yang hadir bersama Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, serta Sekretaris Dirjen PDN, Arief, turut hadir mendampingi Menteri dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi realisasi nyata dukungan pusat terhadap daerah-daerah penghasil komoditas strategis, seperti Aceh Tengah, guna memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi unggulan daerah.

Turut mendampingi Bupati, Kepala Dinas Perdagangan Aceh Tengah Jumadil Enka, Plt. Kepala Badan Keuangan Daerah, Gunawan Putra dan Kabag Prokopim Setdakab Aceh Tengah Rahmat Hidayat dan Kabid Pengembangan Perdagangan, Hadiyan Wijaya.

Berita Terkait

Polres Aceh Tengah dan Brimob Lanjutkan Gotong Royong Pemulihan Fasilitas Publik di Kecamatan Bintang dan Rusip Antara
‎SMSI Gayo Peringati HPN 2026 di Aceh Tengah, Tegaskan Komitmen Pers Sehat dan Beretika
Spekulasi Konflik Ditepis, Pemkab dan Insan Pers Fokus Bangun Dialog Bermartabat
Hari Pers Nasional 2026, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah Apresiasi Pers dalam Membangun Daerah
‎Bulan Puasa Kian Dekat, GMNI Desak DPRK dan Bupati Aceh Tengah Sewa Hotel untuk Pengungsi Selama Ramadhan
PROGRAM LITERASI & DANA NARKOBA DD 2025 ACEH TENGGARA BAU BUSUK, RAKYAT SEDANG DIBODOHI.!
Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sinkhole Raksasa di Aceh Tengah : “Akan Kita Kerjakan Segera”
Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Ringkus Pengedar Sabu, Sita Barang Bukti 20,45 Gram
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:33 WIB

PROGRAM LITERASI & DANA NARKOBA DD 2025 ACEH TENGGARA BAU BUSUK, RAKYAT SEDANG DIBODOHI.!

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:02 WIB

Ketua KALIBER Aceh: Kepemimpinan SAH Bangkrut, Rapor Merah Total untuk Salim Fakhry–Heri Alhilal.Perbaikan Hanya Selogan saja

Senin, 2 Februari 2026 - 09:02 WIB

Ketua KALIBER Aceh Apresiasi Kinerja Sahebun, Dinilai Sebagai Kontraktor Profesional dan Berintegritas di Aceh Tenggara

Senin, 2 Februari 2026 - 03:22 WIB

Uang Rutin Dinas PUPR Aceh Tenggara 2025 Diduga Direkayasa, Kegiatan Fiktif Menguat di Kecamatan Lauser

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:01 WIB

Surat Pengunduran Diri Kades Terutung Payung Hulu Sejak 10 November 2025, Namun Masih Berkuasa: Ada Apa dengan Pemkab Aceh Tenggara?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:52 WIB

Mutasi Guru di Aceh Tenggara: Bau Pungli, Cacat Hukum, Dinasti Keluarga Bupati Bermain?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 04:20 WIB

Kaliber Aceh soroti. penanganan kinerja senilai Rp10,7 miliar di perbatasan Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara kini berada di bawah bayang-bayang

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:06 WIB

Program Titipan Dana Desa 2025, Nama Oknum ketua DPRK terseret. Kaliber Aceh minta kajagung turunkan time inteligen

Berita Terbaru

Aceh Tengah

‎Anggota Koramil 09/Ketol Awasi Pembersihan Longsor di Jalan

Selasa, 10 Feb 2026 - 07:32 WIB