Takengon – pilargayonews.com |Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah menggelar Program Safa Magrib (Safari Shalat Magrib) di Masjid Jami’ Saifullah, Kampung Lenga, Kecamatan Bies, Selasa (26/8/2025).
Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program yang diinisiasi oleh Kemenag Aceh Tengah tersebut. Menurutnya, Safa Magrib bukan hanya mengajak masyarakat untuk shalat berjamaah, tetapi juga membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat berbuat kebaikan.
“Jamaah yang hadir malam ini merupakan rahmat. Sementara yang belum hadir, mari kita doakan agar selalu diberi kesehatan dan kesempatan untuk bisa bergabung dalam shalat berjamaah di masjid”, kata Bupati.
Bupati Aceh Tengah juga menegaskan bahwa masjid harus menjadi pusat kegiatan sosial, bukan hanya tempat ibadah. Menurutnya, keberadaan masjid akan lebih bermakna apabila mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu anak-anak yatim.
“Masjid yang peduli terhadap anak yatim akan membawa keberkahan, kesehatan, dan kemudahan rezeki bagi jamaahnya. Doa dari anak-anak yatim menjadi kekuatan besar yang mendatangkan kebaikan”, sambungnya.
Pada kegiatan Safa Magrib tersebut, tampil sebagai penceramah Tgk. Hasan Basri, S.Ag, Kepala KUA Kecamatan Kute Panang. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga shalat berjamaah dan memperkuat ikatan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam acara itu Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, Pj. Sekda, Rektor IAIN Takengon, Kepala Kankemenag Aceh Tengah, para Kepala SKPK, Camat, serta masyarakat setempat. Kehadiran para pejabat daerah menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan memakmurkan masjid.
Program Safa Magrib ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, sekaligus menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat peradaban.