Aliansi Masyarakat Gayo Gedor DPRK Aceh Tengah: “Kami Kehilangan Kepercayaan!”

- Editor

Rabu, 10 September 2025 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Gedung DPRK Aceh Tengah pada Rabu, 10 September 2025, diguncang suara lantang dari Aliansi Masyarakat Gayo (AMG). Massa yang menamakan diri sebagai suara rakyat itu datang dengan satu sikap tegas: mosi tidak percaya terhadap Bupati, Wakil Bupati, dan DPRK Aceh Tengah.

“Kami hadir bukan untuk kepentingan kelompok manapun. Meski jumlah kami tak besar, ini bukti bahwa keresahan rakyat tidak bisa dibungkam,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Sorotan tajam aksi kali ini mengarah pada sederet kegagalan pemerintah daerah dalam mengatasi masalah strategis. AMG menuding pemerintah “buta dan tuli” terhadap berbagai persoalan, salah satunya maraknya pembalakan liar di kawasan Bur Kelieten yang tak kunjung ditangani.

Tak main-main, AMG membawa daftar berisi 40 persoalan besar yang menurut mereka gagal dituntaskan sejak pasangan Bupati–Wakil Bupati menjabat. Spanduk bernada sinis pun dibentangkan: “Memimpin bukan percobaan, kami butuh kerja nyata!”

Baca Juga:  Respon Cepat Laporan Masyarakat, Polres Aceh Tengah Bubarkan Aksi Balap Liar

Menurut AMG, harapan masyarakat yang semula menggantungkan perubahan di bawah kepemimpinan baru justru kandas. “Yang terjadi hanya bertambahnya angka kemiskinan, pelayanan publik yang makin kacau, praktik korupsi yang dibiarkan, dan potensi daerah yang terabaikan,” ucap orator lainnya.

Untuk meluapkan kekecewaan, massa AMG kemudian menyalakan api dan membakar ban bekas di depan gedung DPRK. Asap hitam pekat membumbung tinggi, menjadi simbol kemarahan warga terhadap pemimpin yang mereka nilai gagal. “Ini tanda perlawanan. Selama rakyat ditindas, kami tidak akan berhenti!” seru massa dengan lantang.

Dalam aksi itu, AMG juga menyampaikan lima tuntutan keras kepada Bupati, Wakil Bupati, DPRK, Aparat Penegak Hukum (APH), hingga Menteri Dalam Negeri. Mereka menegaskan, aksi ini bukanlah akhir. “Kami mengajak masyarakat Aceh Tengah untuk bersatu. Perlawanan akan terus digelorakan sampai tuntutan ini dipenuhi,” tegas mereka.

 

Berita Terkait

‎ ‎Bupati Aceh Tengah Terima SMSI Aceh Award 2026, Pengurus SMSI Aceh Tengah Turut Dikukuhkan
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bersama Warga Gotong Royong di Desa Genuren ‎
‎Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 10/Celala Bantu Warga Angkat Material Bangunan
Catatan dari Kota Dingin ke Kuta Raja, Rombongan SMSI Aceh Tengah Serap Ilmu AI dan Jurnalisme di Rakerda I
‎Babinsa Koramil Jagong Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Warga Binaan
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Jemur Kopi di Linung Bulen 1
11 Rumah Warga Gayo Lues Ludes Terbakar, PT Hopson Aceh Industri Turun Tangan Salurkan Bantuan
Jumat Berkah, Koramil 07/Atu Lintang Salurkan Sembako untuk Warga Lansia dan Kurang Mampu
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 06:36 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bersama Warga Gotong Royong di Desa Genuren ‎

Minggu, 6 September 2026 - 06:31 WIB

‎Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 10/Celala Bantu Warga Angkat Material Bangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:41 WIB

‎Babinsa Koramil Jagong Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Warga Binaan

Jumat, 4 September 2026 - 10:47 WIB

Jumat Berkah, Koramil 07/Atu Lintang Salurkan Sembako untuk Warga Lansia dan Kurang Mampu

Jumat, 4 September 2026 - 09:35 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Bongkar Jaringan Narkotika Ekstasi Hingga Pengembangan Di Jermal XV Medan Kampung Sarang Narkoba

Jumat, 4 September 2026 - 06:41 WIB

‎Danramil 05/Linge Jalin Komsos dengan Reje Kampung Kute Rayang

Jumat, 4 September 2026 - 06:38 WIB

‎Babinsa Koramil 05/Linge Cek Harga Barang di Pasar Kute Baru

Jumat, 4 September 2026 - 04:26 WIB

Rombongan SMSI Aceh Tengah Bertolak ke Banda Aceh, Siap Dikukuhkan di Musda I

Berita Terbaru