​MAG Aceh Tengah Perkuat Adat Perkawinan untuk Mewujudkan Keluarga Muadab

- Editor

Kamis, 2 Oktober 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com|Majelis Adat Gayo (MAG) Kabupaten Aceh Tengah hari ini, Kamis (02/05/2025) menyelenggarakan Sosialisasi Adat Istiadat Pembinaan Keluarga Muadab dan Adat Perkawinan untuk memperkuat pemahaman dan pelestarian nilai-nilai adat Gayo dalam kehidupan berumah tangga.

Acara yang dihelat di Hotel Linge Land Takengon ini diikuti oleh 40 pasangan suami istri dari berbagai kecamatan di Aceh Tengah, dan dibuka resmi oleh Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab, Alam Syuhada.

​Dalam sambutan tertulis Bupati Aceh Tengah, Asisten 3 ini menekankan bahwa wujud dari pernikahan adalah keluarga. Dan tata krama (adab) dalam keluarga adalah bernilai ibadah.

Oleh karena itu, bupati melihat pembinaan adat perkawinan ini sangat penting untuk memastikan setiap rumah tangga di Aceh Tengah dibangun di atas fondasi adab dan nilai-nilai luhur Gayo, sehingga menjadi keluarga yang berkah dan beradab (muadab).

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat menjadi duta adat di lingkungan masing-masing, membantu melestarikan tradisi, serta membentuk keluarga yang harmonis dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan adat” demikian penekanan dari Asisten Administrasi Umum Setdakab, Alam Syuhada, saat membacakan sambutan Bupati Aceh Tengah.

Lebih lanjut, Alam Syuhada menyampaikan bahwa untuk mencegah terjadinya sumang (perbuatan terlarang) dan kemali (pantangan/aib) dalam proses perkawinan di Tanah Gayo, dia mengusulkan agar instansi terkait untuk rutin mengadakan sosialisasi tentang peraturan perundang-undangan perkawinan serta hukum, resam (kebiasaan), aturan, dan tata cara proses perkawinan yang relevan dengan zaman namun tidak bertentangan dengan syariat dan adat.

Baca Juga:  Bupati Haili Yoga Terima Kunjungan Tim Ekspedisi Patriot

“Tentu saja tidak lepas dari aturan yang ada berupa Syariat Islam, hukum adat, dan Undang-Undang yang terkait dengan pernikahan tersebut,” ujar Alam Syuhada.

Sementara itu, Kepala Sekretariat MAG Kabupaten Aceh Tengah, Junaidi dalam laporannya menyebutkan tekad pihaknya untuk mengembalikan istilah-istilah adat perkawinan ke bahasa aslinya untuk melestarikan tradisi, seperti mas kawin dikembalikan ke unyuk atau teniron, menjulurkan emas ke turun caram, dan upacara akad nikah ke katip.

Selain itu, dikatakannya bahwa MAG saat ini sedang menelaah untuk menjadikan mata pelajaran adat Gayo termasuk menyangkut perkawinan sebagai mata pelajaran lokal di SLTA atau bahan pengkajian/ diskusi bagi masyarakat.

​”Agar adat perkawinan menjadi lestari, sepatutnya dijadikan mata pelajaran kearifan lokal di tingkat Sekolah Atas (SMA/SMK), Perguruan Tinggi, paguyuban, dan lembaga-lembaga adat di kampung, dan didukung oleh Qanun Daerah,” ujar Junaidi.

Terkait pelaksanaan kegiatan, Junaidi berharap kegiatan sosialisasi ini menjadi sarana informasi penting bagi masyarakat.

​Kegiatan sosialisasi ini diisi oleh 4 (empat) orang pemateri yang ahli di bidangnya, diantaranya ​Nurhayati Simanjorang: Memberikan materi tentang Stunting sebagai dampak kesehatan akibat nikah dini. ​Sabirin: Menyampaikan materi mengenai penerapan nilai adat dan istiadat dalam keluarga. ​Sahra: Membahas materi Utang Opat (empat utang/kewajiban). Serta ​Ketua MAG, Abdullah: Menyampaikan materi penting tentang Sumang (perbuatan terlarang).

Berita Terkait

Tekan Inflasi Di Aceh Tengah, Wabup Muchsin Pantau Pelaksanaan 1000 Paket GPM Di Musara Alun
‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Komsos Bersama Warga, Bersihkan Halaman Kantor Desa Ujung Gele
‎Babinsa Koramil 10/Celala Gotong Royong Timbun Area Parkir Masjid Bersama Warga
‎Babinsa Koramil 10/Celala Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Kegiatan Komsos di Desa Kuyun Lah
Anies Baswedan Tunaikan Shalat Jumat di Masjid Agung Ruhama Takengon, Disambut Hangat Pengurus BKM dan Jamaah
Bupati Haili Yoga Dorong Penguatan UMKM Pascabencana, Kementerian UMKM Siap Perkuat Kemitraan dan Akses Pembiayaan
Temui Gubernur DKI, Aceh Tengah Usulkan Hibah Kendaraan Operasional dan Penguatan Kerja Sama Pangan
Jejak Herman Sasmita Tak Terlupakan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:00 WIB

Tekan Inflasi Di Aceh Tengah, Wabup Muchsin Pantau Pelaksanaan 1000 Paket GPM Di Musara Alun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Komsos Bersama Warga, Bersihkan Halaman Kantor Desa Ujung Gele

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:53 WIB

‎Babinsa Koramil 10/Celala Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Kegiatan Komsos di Desa Kuyun Lah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:18 WIB

Anies Baswedan Tunaikan Shalat Jumat di Masjid Agung Ruhama Takengon, Disambut Hangat Pengurus BKM dan Jamaah

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:42 WIB

Temui Gubernur DKI, Aceh Tengah Usulkan Hibah Kendaraan Operasional dan Penguatan Kerja Sama Pangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:10 WIB

Jejak Herman Sasmita Tak Terlupakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

‎Wabup Muchsin Sampaikan Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi DPRK dalam Rapat Paripurna Pertanggungjawaban APBK 2025

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:51 WIB

‎Rektor IAIN Takengon Gelar Syukuran dan Tepung Tawar Doktor, Perkuat Komitmen Majukan Pendidikan Aceh Tengah

Berita Terbaru