Jempol untuk Kejari Aceh Tenggara, Komit Berantas Korupsi Dana Desa

- Editor

Jumat, 10 Oktober 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Komitmen Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara dalam menindak tegas kasus dugaan korupsi dana desa mendapat apresiasi. Ketua DKD LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, menilai langkah aparat penegak hukum menetapkan tersangka dalam kasus penyalahgunaan dana desa patut diapresiasi.

“Siapapun yang bermain-main dengan dana desa, apalagi menggunakannya untuk kepentingan pribadi, wajib ditetapkan sebagai tersangka. Itu sudah bentuk kenakalan yang harus ditindak,” tegasnya dalam keterangan yang diterima media ini, Jumat (10/10/2025).

Namun, Zoel menyoroti peran Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Aceh Tenggara yang dinilainya gagal menjalankan fungsi sebagai payung bagi para kepala desa.

Menurutnya, sejak dipimpin oleh ketua DPC APDESI saat ini, banyak kepala desa yang tersandung kasus hukum. Ia menduga, hal itu karena kurangnya pembinaan maupun arahan dari organisasi.

“Kalau tidak mampu menjadi ketua, jangan dipertahankan. Masak hampir setiap tahun ada saja kepala desa yang jadi tersangka. Itu bukti tidak ada arahan dan pembinaan,” ujarnya.

Baca Juga: 

Zoel juga mengkritik dugaan praktik iuran yang ditarik dari para kepala desa sebesar Rp1,2 juta. Menurutnya, hal itu tidak relevan jika kinerja organisasi belum terbukti mampu memberi perlindungan dan pembinaan.

“APDESI itu payung kepala desa. Buktikan dulu kinerja, baru bisa bicara soal iuran. Jangan sampai hanya dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, hukum tidak pandang bulu. Karena itu, ia mendorong aparat penegak hukum juga memeriksa pengelolaan anggaran desa yang dikelola oleh ketua DPC APDESI sendiri.

“Kalau mau kepala desa paham aturan, kasih pemahaman dan penjelasan tentang cara mengelola dana desa. Jangan sampai pimpinan juga bermasalah,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Pemkab Aceh Tengah Miliki Excavator Mini, Untuk Mendukung Percepatan Penanganan Bencana
Hujan Deras Amblaskan Jembatan Bintang-Serule, Polisi Bergerak Cek Lokasi dan Koordinasikan Perbaikan
Pendamping Desa Apresiasi Inovasi Keramat Mupakat Perkuat Ketahanan Iklim dan Pangan
‎Dr. Rasidah Resmi Ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah
Bupati Haili Yoga Ikut Sensus Ekonomi, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan
Bupati Aceh Tengah Raih Award SMSI atas Gerakan Kebersihan
‎ ‎Bupati Aceh Tengah Terima SMSI Aceh Award 2026, Pengurus SMSI Aceh Tengah Turut Dikukuhkan
Catatan dari Kota Dingin ke Kuta Raja, Rombongan SMSI Aceh Tengah Serap Ilmu AI dan Jurnalisme di Rakerda I
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 06:23 WIB

Pemkab Aceh Tengah Miliki Excavator Mini, Untuk Mendukung Percepatan Penanganan Bencana

Rabu, 9 September 2026 - 05:31 WIB

Polisi Aceh Tengah dan Warga Kompak Gotong Royong, Jembatan Pilar Jaya Dikebut Agar Segera Terhubung

Rabu, 9 September 2026 - 05:29 WIB

Hujan Deras Amblaskan Jembatan Bintang-Serule, Polisi Bergerak Cek Lokasi dan Koordinasikan Perbaikan

Rabu, 9 September 2026 - 05:27 WIB

Pendamping Desa Apresiasi Inovasi Keramat Mupakat Perkuat Ketahanan Iklim dan Pangan

Rabu, 9 September 2026 - 05:19 WIB

Kodim 0106 Tanam 1.000 Pohon, Hijaukan Bintang Sambut HUT ke-81 TNI

Rabu, 9 September 2026 - 04:12 WIB

Bupati Haili Yoga Ikut Sensus Ekonomi, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan

Selasa, 8 September 2026 - 12:35 WIB

Bupati Aceh Tengah Raih Award SMSI atas Gerakan Kebersihan

Selasa, 8 September 2026 - 07:47 WIB

‎ ‎Babinsa Koramil 06/Jagong Hadiri Musyawarah Pembahasan dan Penetapan RKPK 2027 di Desa Paya Dedep

Berita Terbaru