‎Penasehat PWI Aceh Tengah Desak Pemerintah Lebih Terbuka, Tunjuk Satu Juru Bicara dan Kendalikan Harga Sembako

- Editor

Sabtu, 27 Desember 2025 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah – Penasehat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tengah, Jurnalisa, mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah agar lebih terbuka dalam menyampaikan informasi kepada publik pascabencana alam, serta menunjuk satu juru bicara resmi sebagai pusat komunikasi pemerintah kepada media dan masyarakat.

Menurut Jurnalisa, keterbukaan informasi dan komunikasi satu pintu menjadi sangat penting dalam situasi darurat bencana, agar tidak terjadi simpang siur informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Pemerintah harus terbuka dan memiliki satu juru bicara resmi yang menyampaikan informasi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Jangan sampai masyarakat dan media menerima informasi yang berbeda-beda,” tegasnya, Jumat (26/12/2025).

Jurnalisa yang juga wartawan Harian Rakyat Aceh menilai, selama ini jurnalis kerap kesulitan memperoleh informasi yang jelas dari pejabat terkait. Saat media meminta keterangan, tidak jarang kepala dinas maupun pejabat teknis menyampaikan bahwa persoalan tersebut bukan bidangnya.

“Kami butuh informasi yang jelas untuk disampaikan ke masyarakat. Tapi ketika bertanya ke kepala dinas atau ke Kalak BPBD, sering kali jawabannya tidak tahu karena bukan tupoksinya. Ini menunjukkan perlunya satu juru bicara resmi pemerintah,” ujarnya.

Selain persoalan keterbukaan informasi, Jurnalisa juga menyoroti melonjaknya harga kebutuhan pokok di Aceh Tengah pascabencana. Ia meminta dinas terkait segera mengambil langkah pengawasan dan memberikan imbauan tegas kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar.

“Harga sembako mulai melambung tinggi. Pemerintah harus hadir melalui dinas terkait untuk memberikan imbauan dan pengawasan kepada pedagang agar menjual dengan harga yang wajar. Jangan memanfaatkan kondisi bencana untuk mencari keuntungan berlebihan,” katanya.

Tak hanya itu, Jurnalisa juga meminta pemerintah daerah segera mencari solusi konkret atas antrian BBM dan elpiji 3 kilogram yang masih terjadi di sejumlah titik di Aceh Tengah. Menurutnya, kelangkaan dan antrian panjang hanya akan memperparah tekanan psikologis masyarakat.

“Antrian BBM dan gas elpiji 3 kg harus segera dicarikan solusi. Distribusi harus dipastikan lancar dan tepat sasaran, supaya masyarakat tidak semakin terbebani di tengah kondisi pascabencana,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah harus tampil sebagai pihak yang menenangkan, memberikan kepastian, serta menjamin ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat.

“Dalam kondisi seperti ini, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan. Rakyat butuh kejelasan, ketenangan, dan kebijakan yang berpihak,” pungkas Jurnalisa.

Baca Juga:  ‎Babinsa Posramil 08/SN Hadiri Pembagian BLT di Desa Kerawang

Rizkan

Berita Terkait

Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital
‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional
‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang
Pelatihan dan Sertifikasi Jurnalis Hukum C.ILJ Bekal Penting Hindari dan Hadapi Risiko Hukum
Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan: Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam dan Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat
‎PT LMR Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan kepada Generasi Muda Lewat Edukasi dan Aksi Nyata di SMPN 30 Takengon
Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi
Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:39 WIB

Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:18 WIB

‎Bupati Bener Meriah Terima Audiensi Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bener Meriah, Perkuat Sinergi Program Gizi Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:57 WIB

‎Tergerak Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Bersama Warga Swadaya Aspal Jalan Enang-Enang

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17 WIB

Pelatihan dan Sertifikasi Jurnalis Hukum C.ILJ Bekal Penting Hindari dan Hadapi Risiko Hukum

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:28 WIB

Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan: Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam dan Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:54 WIB

Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:38 WIB

Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:27 WIB

Sertijab Lima Pejabat Utama, Kapolres Aceh Tengah Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Berita Terbaru