TAKENGON – pilargayonews.com |Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah menunjukkan kepedulian dan aksi cepat dalam misi kemanusiaan dengan menangani seorang bayi berusia 4 bulan yang sempat dilaporkan sakit di wilayah terisolir Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah.
Bayi tersebut diketahui merupakan anak dari pasangan Sahri Nova dan Rahmah, warga Kampung Atu Payung, Kecamatan Bintang. Berdasarkan informasi di lapangan, bayi sempat mengalami sakit cacar air dan sebelumnya dirawat secara tradisional oleh orang tuanya menggunakan ramuan herbal dan air sirih, sehingga menyebabkan kemerahan pada kulit.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, SIK, MH langsung memerintahkan jajarannya untuk turun ke lokasi memastikan kondisi kesehatan bayi.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan pemeriksaan langsung oleh Tim Dokkes Polres Aceh Tengah bersama tim medis dari Sat Brimob Polda Aceh, kondisi bayi saat ini sudah sehat dan stabil,” ujar Kapolres Aceh Tengah.
Ia menjelaskan, Kampung Atu Payung dan Kampung Serule merupakan desa terisolir di Kecamatan Bintang yang hanya dapat diakses menggunakan kendaraan roda dua (R2), sehingga membutuhkan perjuangan ekstra bagi personel untuk mencapai lokasi.
“Meski akses cukup sulit, personel tetap kami kerahkan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan dan kesehatan,” tambahnya.
Kapolres juga mengapresiasi sinergi antara personel Polres Aceh Tengah dan tim medis Sat Brimob Polda Aceh yang telah bekerja maksimal memberikan penanganan medis di wilayah terpencil.
Saat ini, bayi tersebut telah mendapatkan penanganan medis yang layak dan dipastikan dalam kondisi sehat.
Polres Aceh Tengah akan terus memantau situasi serta memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil tetap berjalan dengan baik.






