Bupati Haili Yoga Tinjau Pengungsian Kampung Umang Linge, Pastikan Bantuan dan Opsi Hunian Bagi Masyarakat Terdampak

- Editor

Jumat, 2 Januari 2026 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si meninjau langsung kondisi masyarakat Kampung Umang, Kecamatan Linge, yang mengungsi di Simpang Gelampang, Kampung Uning, Kamis (01/1012026), akibat bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor.

Sebanyak 97 Kepala Keluarga (KK) dari Kampung Umang terpaksa mengungsi dan membangun hunian sementara secara mandiri dengan kondisi sangat terbatas, beralaskan tikar dan beratapkan terpal berukuran sekitar 3 x 2 meter, serta fasilitas seadanya.

Meski di lokasi sudah tampak tenda-tenda BNPB, sebagian masyarakat masih bertahan di hunian darurat buatan sendiri dan memanfaatkan dapur umum untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam kunjungannya, Bupati Aceh Tengah menyerahkan bantuan ikan segar, beras, mi instan, serta kebutuhan sandang kepada para pengungsi, sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pengungsian.

Bupati Haili Yoga menyampaikan bahwa di balik musibah yang terjadi, terdapat hikmah yang patut disyukuri, salah satunya adalah akses jalan yang kini sudah dapat dilalui kendaraan roda empat, sehingga distribusi bantuan dan pelayanan pemerintah dapat berjalan lebih lancar.

“Di balik bencana ini ada hikmahnya. Alhamdulillah, akses jalan sekarang sudah bisa dilalui roda empat. Ini sangat membantu proses pemulihan”, Ucap Bupati.

Ia menegaskan bahwa saat ini pemerintah telah memasuki tahap pemulihan, khususnya terkait perencanaan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Oleh karena itu, seluruh data dampak bencana wajib didata secara detail dan menyeluruh.

“Semua wajib didata, mulai dari rumah, kebun, pertanian, perkebunan, ternak, sertifikat tanah, administrasi kependudukan, ijazah, dan kebutuhan lainnya. Jika ada KTP hilang, ijazah hilang, atau dokumen penting lainnya, semuanya akan langsung digantikan oleh aparatur terkait”, tegasnya.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian Babinsa melaksanakan kegiatan komsos di desa merodot

Salah satu warga pengungsi, Harman Zulfikar dan Rusminah, menyampaikan bahwa mereka memilih tetap berada di lokasi pengungsian karena kondisi rumah lama sudah tidak layak huni.

“Kami ingin tetap di sini saja, Pak. Rumah kami sudah tidak layak lagi, tanahnya sudah retak, kalau hujan kami masih takut. Harapan kami masih sangat membutuhkan beras dan kami tidak ingin kembali ke tempat lama”, ungkap mereka.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Aceh Tengah memastikan bahwa seluruh kebutuhan dan pilihan masyarakat akan difasilitasi oleh pemerintah, dengan tetap mengutamakan keselamatan warga.
Bupati menjelaskan, terdapat dua opsi yang disiapkan pemerintah bagi masyarakat terdampak.

Opsi pertama, Tinggal di Hunian Sementara (Huntara) yang disediakan pemerintah, dengan ketentuan satu keluarga satu unit rumah, sebelum nantinya dipindahkan secara bertahap ke hunian tetap. Dan Opsi kedua Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi masyarakat yang memilih tinggal bersama keluarga atau kerabat, sebesar Rp600.000 per KK untuk tahap tiga bulan, dengan mekanisme pendaftaran melalui kepala desa.

“Kalau tidak mau tinggal di hunian sementara karena punya keluarga, boleh tinggal di rumah saudara. Tinggal daftar ke kepala desa, dan per hari ini bisa mendapatkan Dana Tunggu Hunian,” jelas Bupati.

Berita Terkait

Lapangan Musara Alun Tampak Bersih, Siap Jadi Lokasi HUT RI ke-81 : Mengembalikan Sejarah ke Tengah Masyarakat Gayo
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Ajak Warga Antisipasi Perubahan Cuaca Saat Musim Tanam Palawija
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Gotong Royong Bersama Warga Persiapan Resepsi Pernikahan
Pawai Budaya HUT ke-81 RI Pecahkan Antusiasme, 9.000 Peserta Siap Meriahkan Takengon
Jumat Berkah Kodim Aceh Tengah Tebar Harapan untuk Warga
‎Babinsa Koramil 06/Jagong Dukung Ketahanan Pangan Bersama Warga Desa Gegarang
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Siapkan Bibit Cabai Merah di Desa Bah
Sambut HUT RI Ke 81, Pemkab Aceh Tengah Gelar Gotong Royong Massal di Lapangan Musara Alun
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Lapangan Musara Alun Tampak Bersih, Siap Jadi Lokasi HUT RI ke-81 : Mengembalikan Sejarah ke Tengah Masyarakat Gayo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:26 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Ajak Warga Antisipasi Perubahan Cuaca Saat Musim Tanam Palawija

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:23 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Gotong Royong Bersama Warga Persiapan Resepsi Pernikahan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:46 WIB

Pawai Budaya HUT ke-81 RI Pecahkan Antusiasme, 9.000 Peserta Siap Meriahkan Takengon

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Jumat Berkah Kodim Aceh Tengah Tebar Harapan untuk Warga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:22 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Siapkan Bibit Cabai Merah di Desa Bah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Sambut HUT RI Ke 81, Pemkab Aceh Tengah Gelar Gotong Royong Massal di Lapangan Musara Alun

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:48 WIB

‎Sambut Wapres Gibran, Haili Yoga: Kehadiran Pemerintah Pusat Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Linge

Berita Terbaru

Aceh Tengah

Jumat Berkah Kodim Aceh Tengah Tebar Harapan untuk Warga

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:30 WIB