Aceh Tengah – pilargayonewas.com |Human Initiative (HI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemulihan pascabencana dengan menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir dan longsor di SD Negeri 11 Pegasing. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, sejak 5 hingga 10 Januari 2026, dan resmi ditutup pada Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari aksi kemanusiaan HI yang sebelumnya telah dilakukan pada 20 Desember 2025 lalu. Kali ini, fokus utama diarahkan pada pemulihan psikososial anak-anak sekolah dasar yang terdampak bencana, khususnya di bidang pendidikan.
Relawan Human Initiative yang tergabung dalam kolaborasi Peduli Pendidikan, di antaranya Educare Indonesia, Alfatih Mengajar, Pramuka Digital, serta Yayasan Peradaban Cahaya Ilmu, mengangkat tema “Generasi Tangguh Bencana, Siaga Sejak Dini, Pulih Lebih Cepat.”
Para relawan hadir memberikan dukungan psikososial melalui berbagai permainan edukatif dan aktivitas menyenangkan, guna membantu anak-anak memulihkan kondisi emosional pascabencana agar kembali ceria, optimis, dan bersemangat menjalani proses belajar.
Koordinator Umum Human Initiative Wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah, Diana Seprika, M.Pd, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen HI bersama relawan kolaborasi peduli pendidikan dalam mendukung pemulihan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana.
“Alhamdulillah, realisasi kegiatan awal kluster pendidikan di SDN 11 Pegasing telah selesai kami lakukan di titik pertama. Selama enam hari, para relawan dengan gigih memberikan kontribusi aktif dalam memulihkan trauma siswa-siswi beserta dewan guru di lingkungan SDN 11 Pegasing, yang sekolahnya hancur dan harus direlokasi total,” ujar Diana.
Ia menambahkan, setelah menyelesaikan kegiatan di SDN 11 Pegasing, tim relawan HI akan melanjutkan misi kemanusiaan ke sekolah-sekolah lain yang terdampak bencana, baik di Aceh Tengah maupun Bener Meriah.
“InsyaAllah setelah SDN 11 Pegasing, tim relawan akan bergerak ke sekolah lain. Bahkan untuk wilayah tertentu, relawan akan menginap dan tinggal langsung di lokasi pemulihan. Untuk target awal, satu lembaga hadir selama enam hari di masing-masing wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 11 Pegasing, Yusrizal, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi para relawan Human Initiative.
“Saya telah melihat langsung kegigihan dan keseriusan tim Relawan HI yang tergabung dalam relawan kolaborasi peduli pendidikan. Sejak awal musibah ini terjadi, Human Initiative sudah hadir dan menunjukkan kontribusi aktifnya dalam membantu pemulihan di bidang pendidikan,” ungkap Yusrizal.
Ia berharap kehadiran relawan tidak berhenti sampai di sini.
“Kami berharap tidak ada kata perpisahan. Tetaplah hadir membantu generasi SDN 11 Pegasing kapan pun para relawan berkenan. Kami, masyarakat sekolah, sudah merasakan manfaat besar dari kegiatan ini,” tutupnya.
Selain fokus pada kluster pendidikan, Human Initiative sebelumnya juga telah berkontribusi dalam kluster sembako untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah.






