Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama masyarakat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2026 Masehi di Masjid Agung Ruhama Takengon, Jumat malam (16/01/2026). Peringatan berlangsung khidmat dan sarat makna, khususnya dalam konteks ujian dan musibah yang tengah dihadapi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk mengevaluasi diri dan meningkatkan kualitas ibadah, terutama shalat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan seluruh jajaran, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir pada malam yang berbahagia ini. Semoga apa yang kita lakukan tulus ikhlas semata-mata untuk mengimplementasikan makna Isra Mi’raj, khususnya dalam menjaga shalat”, ucap Bupati.
Bupati menekankan pentingnya membiasakan shalat berjamaah dan menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan umat. Menurutnya, shalat adalah penopang utama dalam menghadapi ujian kehidupan, termasuk bencana yang baru saja melanda Aceh Tengah.
“Bagaimana shalat itu lebih sering kita lakukan berjamaah daripada sendiri. Bagaimana kita lebih mengutamakan mendengar pengajian dan nasihat agama. Di situlah Allah SWT akan memegang dan menuntun kita”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik aparatur pemerintah, pedagang, petani, maupun profesi lainnya untuk menjadikan waktu shalat sebagai prioritas utama. Ia berharap setiap aktivitas dapat dihentikan sejenak saat tiba waktu shalat maupun pengajian.
“Apapun aktivitas kita, ketika tiba waktu shalat dan pengajian, hentikan semuanya. Itu pertanda bahwa Islam benar-benar menjadi pilihan dan pegangan hidup kita”, lugas Bupati.
Dalam arahannya, Bupati juga mengaitkan peringatan Isra Mi’raj dengan ujian bencana yang dihadapi masyarakat Aceh Tengah. Ia menyampaikan bahwa setiap ujian dari Allah SWT selalu disertai dengan jawaban dan pertolongan.
“Hari ini kita mulai merasakan ujian yang diberikan Allah. Tapi Allah juga menghadirkan jawaban. Banyak saudara-saudara kita yang datang membantu, bahkan ada dokter spesialis yang hadir untuk melayani masyarakat. Ini bukti bahwa ujian akan menumbuhkan ketakwaan”, tambahnya.
Peringatan Isra Mi’raj ini turut diisi zikir dan doa bersama serta tausiah oleh Drs. Nasri Lisma dengan tema “Ketabahan dalam Bencana”, yang mengajak jamaah untuk menjadikan musibah sebagai sarana introspeksi dan penguatan iman kepada Allah SWT.
Tampak hadir Wakil Bupati, Muchsin Hasan, MSP, Sekda Aceh Tengah, Drs. Mursyid, M.Si, Unsur Forkopimda Aceh Tengah, Kepala SKPK, ASN dilingkungan Pemkab Aceh Tengah, dan Seluruh Jamaah Masjid Agung Ruhama.






