Kutacane — Di tengah kelelahan panjang masyarakat Aceh Tenggara menghadapi buruknya pelayanan kesehatan, kini harapan itu mulai menyala. Sosok Dr. Mhd Al Fazri, Sp.B hadir bukan sekadar sebagai direktur rumah sakit, tetapi sebagai “jenderal baru” yang memimpin perubahan di tubuh pelayanan kesehatan Tanoh Alas.
Di bawah komando Dr. Mhd Al Fazri, Sp.B, denyut pelayanan RSUD Aceh Tenggara perlahan menunjukkan arah yang lebih manusiawi. Pelayanan medis hingga rawat inap mulai dirasakan lebih tertib, responsif, dan tidak lagi memandang pasien sebagai beban, melainkan sebagai manusia yang harus ditolong.utamakan keselamatan masyarakat kata sang jendral dokter yg di banggakan masyarakat Agara.
Reaksi positif pun bermunculan dari masyarakat. Banyak keluarga pasien mengaku mulai merasakan perubahan,
terutama pada pola pelayanan dan kedisiplinan tenaga kesehatan. Rumah sakit yang dulu identik dengan keluhan, kini mulai melahirkan harapan.
Ketua KALIBER Aceh, Zoelkenedi, secara terbuka menyampaikan apresiasi atas kinerja Direktur RSUD Aceh Tenggara tersebut. Menurutnya, kepemimpinan Dr. Mhd Al Fazri, Sp.B telah menghadirkan angin segar di sektor yang selama ini paling sensitif: kesehatan rakyat.
“Rumah sakit adalah benteng terakhir rakyat kecil. Ketika pelayanan membaik, maka kepercayaan publik pun tumbuh. Apa yang dilakukan Dr. Mhd Al Fazri hari ini patut diapresiasi dan dijaga konsistensinya,” tegas Zoelkenedi.
Ia menambahkan, KALIBER Aceh akan terus berdiri di posisi rakyat. Apresiasi akan diberikan jika kebijakan berpihak pada masyarakat, namun kritik keras tetap akan disuarakan apabila pelayanan kembali abai terhadap hak pasien.
“Ini bukan soal pujian personal, tapi soal harapan masyarakat Aceh Tenggara agar sektor kesehatan benar-benar dipimpin oleh orang yang punya nyali, integritas, dan nurani,
God luck sang jendral dalam mengemban tugas amanah rakyat.pungkas Zk agara








