Akses Warga Segera Pulih, Jembatan Bailey Kala Ili Linge dan Bergang Ketol Ditargetkan Selesai 20 Hari

- Editor

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Linge dan Ketol, Pemerintah memastikan pembangunan jembatan darurat tipe Bailey untuk Jembatan Kala Ili yang menghubungakan beberapa desa di Kemukiman Wih Dusun Jamat Kecamatan Linge serta Jembatan Bergang di Kecamatan Ketol segera dilaksanakan.

Sebelumnya, jembatan darurat yang dibangun hanya bersifat sementara dan dinilai tidak cukup kuat. Struktur jembatan tersebut rawan mengalami kerusakan, terutama saat debit air sungai meningkat dan arus menjadi deras ketika hujan turun.

Kepastian pembangunan jembatan Bailey ini diperoleh setelah adanya jadwal mobilisasi material konstruksi. Material jembatan direncanakan mulai diberangkatkan pada Senin, 30 Maret 2026, dan diperkirakan tiba di lokasi pada Selasa atau Rabu.

Seluruh material jembatan Bailey akan dimobilisasi dari Medan, Sumatera Utara, tepatnya melalui Pelabuhan Belawan, menggunakan enam unit truk menuju lokasi pembangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Tengah, Pijas Visara, mengonfirmasi langsung rencana tersebut. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Bailey untuk Kala Ili di Kecamatan Linge akan dikerjakan oleh Zidam Iskandar Muda Aceh bersama Dinas PUPR Aceh Tengah.

Baca Juga:  Sapriadi, Sosok Muda Energik Terpilih Jadi Reje Cibro Periode 2025–2031

“Untuk mobilisasi material, hari Senin besok mereka sudah mulai bergerak dari Belawan menuju Jamat Kala Ili dengan enam truk material”, ujarnya kepada Tim Bagian Prokopim melaui pesan singkat Whatshapp, minggu (29/03/2026).

Pembangunan jembatan Bailey di Kala Ili Jamat, Kecamatan Linge, ditargetkan selesai dalam waktu 20 hari sejak pekerjaan dimulai.

Dengan adanya jembatan Bailey ini, diharapkan akses transportasi masyarakat kembali normal, aman dan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut yang terhambat hampir empat bulan pasca bencana hidrometreologi yang melandan Kabupaten Aceh Tengah beberapa bulan lalu.

Berita Terkait

Babinsa Koramil 06/Jagong Dampingi Warga Ketahanan Pangan di Jeget Ayu
‎Babinsa Koramil 06/Jagong Komsos dengan Warga di Paya Dedep, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan
Polres Aceh Tengah Konsisten Gencarkan Patroli Karhutla dan Sosialisasi Kepada Warga
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Melester Dinding Rumah di Desa Atu Payung
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Gotong Royong Bangun Pagar Meunasah Bersama Warga Genuren
‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Gotong Royong Bersama Warga di Kebayakan
‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Laksanakan Komsos Bersama Aparatur Kampung
‎Peduli Generasi Emas, Bupati Aceh Tengah Salurkan Daging Kurban untuk Ibu Hamil dan Anak Stunting
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:08 WIB

Babinsa Koramil 06/Jagong Dampingi Warga Ketahanan Pangan di Jeget Ayu

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:06 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Komsos dengan Warga di Paya Dedep, Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:01 WIB

Polres Aceh Tengah Konsisten Gencarkan Patroli Karhutla dan Sosialisasi Kepada Warga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:15 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Bantu Warga Melester Dinding Rumah di Desa Atu Payung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:11 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Gotong Royong Bangun Pagar Meunasah Bersama Warga Genuren

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:49 WIB

‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Laksanakan Komsos Bersama Aparatur Kampung

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:11 WIB

‎Peduli Generasi Emas, Bupati Aceh Tengah Salurkan Daging Kurban untuk Ibu Hamil dan Anak Stunting

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:54 WIB

IAIN Takengon Sembelih 20 Hewan Kurban di Momentum Iduladha 1447 H

Berita Terbaru