Masyarakat Ketambe kecewa, Sekda Dinilai Gagal Kendalikan OPD — Kadinsos dan Kalaksa BPBD Diminta Dicopot

- Editor

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Kemarahan masyarakat korban banjir Kecamatan Ketambe akhirnya meledak di depan kantor Bupati Aceh Tenggara. Ratusan warga turun langsung menuntut pertanggungjawaban pemerintah daerah yang dinilai gagal total menangani penderitaan rakyat pasca banjir.

Aksi tersebut bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan bentuk akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap buruknya kinerja Pemda Aceh Tenggara yang dianggap lamban, tidak tanggap, dan minim empati terhadap korban bencana.

Dalam sorotan tajam masyarakat, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tenggara dinilai lemah dalam melakukan pengawasan terhadap OPD yang seharusnya bergerak cepat membantu rakyat.

Buruknya koordinasi antar dinas disebut menjadi bukti bahwa roda pemerintahan tidak berjalan maksimal saat masyarakat membutuhkan pertolongan.

“Kalau Sekda tidak mampu mengendalikan OPD saat rakyat tertimpa bencana, lalu di mana fungsi pengawasan pemerintah?” teriak salah satu peserta aksi.

Kemarahan warga juga mengarah keras kepada Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara yang dianggap gagal menjalankan fungsi sosial di tengah kondisi darurat masyarakat.

Bahkan desakan pencopotan mulai bergema karena Kadinsos dinilai tidak layak dipertahankan apabila hanya diam saat rakyat menderita.

Menurut warga, bantuan dan perhatian terhadap korban banjir berjalan lambat, sementara masyarakat harus bertahan sendiri menghadapi dampak bencana.

Baca Juga:  LSM Kaliber Soroti Dugaan Permainan Elit Politik di Proyek Jalan Tani Kecamatan Leuser

Tidak hanya Dinas Sosial, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara juga menjadi sasaran kritik keras masyarakat. Kalaksa BPBD dinilai kurang aktif dan gagal menunjukkan kepemimpinan dalam situasi darurat bencana.

Padahal BPBD seharusnya menjadi ujung tombak penanganan bencana, bukan sekadar lembaga yang sibuk dengan laporan administrasi tanpa kehadiran nyata di tengah masyarakat terdampak.

“Masyarakat tenggelam dalam banjir, tapi pejabat justru tenggelam dalam rapat dan alasan,” ujar massa dengan nada kecewa.

Ketua KALIBER ACEH yang ikut memantau aksi tersebut menilai kondisi ini sebagai tamparan keras bagi pemerintahan Aceh Tenggara. Ia menegaskan,

penderitaan masyarakat tidak boleh dijadikan panggung pencitraan ataupun formalitas birokrasi semata.

Menurutnya, apabila pejabat terkait tidak mampu bekerja cepat, aktif, dan berpihak kepada rakyat saat bencana terjadi, maka Bupati harus segera melakukan evaluasi total hingga pencopotan terhadap pejabat yang dianggap gagal menjalankan amanah.

Aksi masyarakat Ketambe menjadi pesan keras bahwa rakyat mulai kehilangan kesabaran terhadap pemerintah daerah yang dinilai lamban hadir ketika masyarakat membutuhkan perlindungan dan kepastian bantuan.

Berita Terkait

‎Satgas Galapana DPR RI Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Permanen Jalan dan Jembatan Enang-Enang
‎Inovasi Reje Kampung Keramat Mupakat Raih Apresiasi di Universitas Indonesia, Tertibkan Pendatang dan Rumah Kontrakan
‎Ketua APDESI Aceh Tengah Harapkan Seluruh Reje Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus Gelombang II
‎Reporter Kemendagri Liput Reje Kampung Keramat Mupakat dalam Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia
Hari Peringatan Bahayangkara Ke-80, Wabup Muchsin : Semoga Polri Terus Hadir Menjadi Pelayan Di Tengah Masyarakat
‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Perkuat Sinergi dengan Aparatur Kampung Melalui Komsos di Arul Latong
‎Progres Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Reje Payung Capai 57,68 Persen, Kodim 0106/Aceh Tengah Terus Kebut Pekerjaan
Buka Kegiatan Peningkatan Kualitas Dakwah Dan Penyemarakan Syariat Islam, Wabup Muchsin Wujudkan Visi Misi Aceh Tengah Islami
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:17 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:15 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Gotong Royong Bersama Aparatur Desa Bersihkan Jalan di Alur Kumer Barat

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Kodim Aceh Tengah Percepat Pembangunan Jembatan Garuda

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:18 WIB

Kecamatan Kebayakan Dinobatkan Sebagai Juara Umum Ajang Dakwah dan Syariat Islam Tingkat Kabupaten

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:45 WIB

‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Jenguk Warga Penderita Stroke Ringan di Desa Lelumu

Kamis, 2 Juli 2026 - 04:14 WIB

Polres Aceh Tengah Pastikan Tidak Ada Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Kampung Kekuyang

Kamis, 2 Juli 2026 - 03:36 WIB

‎Satgas Galapana DPR RI Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan Permanen Jalan dan Jembatan Enang-Enang

Kamis, 2 Juli 2026 - 02:10 WIB

‎Inovasi Reje Kampung Keramat Mupakat Raih Apresiasi di Universitas Indonesia, Tertibkan Pendatang dan Rumah Kontrakan

Berita Terbaru

Aceh Tengah

Kodim Aceh Tengah Percepat Pembangunan Jembatan Garuda

Kamis, 2 Jul 2026 - 13:08 WIB