Anak 13 Tahun, Temukan Ibu Bersimbah Darah dan Ayah Tergantung di Rumah

- Editor

Selasa, 8 April 2025 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah, Pilargayonews.com — Warga Desa Kayun, Kecamatan Celala, diguncang peristiwa tragis pada Selasa pagi, 8 April 2025. Sepasang suami istri ditemukan meninggal dunia di rumah mereka dalam kondisi mengenaskan. Yang lebih memilukan, jasad kedua orang tua itu pertama kali ditemukan oleh anak mereka yang masih berusia 13 tahun.

Fahri, putra ketiga dari pasangan Basaruddin (45) dan Maulida (42), terkejut saat menemukan ibunya tergeletak bersimbah darah di dalam rumah. Sementara sang ayah ditemukan tergantung di pintu belakang. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Desa Kuyun, Mawar Teruna, membenarkan insiden tersebut.
“Benar, ada dua warga kami yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya. Informasi awal kami peroleh dari anak mereka yang masih berusia 13 tahun. Dia menemukan ibunya bersimbah darah, dan ayahnya dalam kondisi tergantung,” jelasnya.

Baca Juga:  ‎Empat Kelompok Tani di Mude Nosar Terima Bantuan Pupuk Organik, TMI–PT Bio Energi Rimba Perkuat Ketahanan Pangan

Menurut Mawar, keluarga ini dikenal tertutup namun tidak pernah menimbulkan masalah di lingkungan.
“Mereka jarang bersosialisasi, tapi tak pernah ada laporan keributan. Kami semua terkejut,” katanya.

Saat proses evakuasi, tim menemukan bercak darah di tubuh sang istri, serta bekas jeratan tali di leher sang suami. Kedua jenazah sempat dibawa ke Puskesmas Celala, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Datu Beru Takengon untuk keperluan visum dan autops

Yusra Efendi.

Berita Terkait

Perpisahan Penuh Haru, SMP Negeri 37 Takengon Angkat Kearifan Adat Gayo dalam Pelepasan Siswa
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Jemur Kopi Arabika di Blang Mancung Bawah
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Komsos Bersama Warga dan Guru SD Bahas Perilaku Anak
Gerakan Pangan Murah Dilaksanakan Di Takengon Timur, Wabup Muchsin : Semoga Kegiatan Ini Meringankan Kebutuhan Masyarakat
Sakral dan Penuh Haru, Prosesi Bemunge Menulaken Murid Ari Tengku Guru Ku Urang Tue
Mendagri Penuhi Permohonan Bupati, Salurkan 7 Unit Alat Berat dan 14 Dump Truck untuk Mendukung Pemulihan Bencana di Aceh Tengah
‎RSUD Datu Beru Aceh Tengah Sambut Baik Rencana Pencabutan Pergub JKA, Pasien Tak Mampu Pernah Ditangani dengan Dana Talangan
Sekda BEMNUS Aceh Desak Pemerintah Aceh dan Pusat Jaga Netralitas Pembangunan
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:56 WIB

Perpisahan Penuh Haru, SMP Negeri 37 Takengon Angkat Kearifan Adat Gayo dalam Pelepasan Siswa

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:03 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Jemur Kopi Arabika di Blang Mancung Bawah

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:58 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Komsos Bersama Warga dan Guru SD Bahas Perilaku Anak

Selasa, 19 Mei 2026 - 05:02 WIB

Gerakan Pangan Murah Dilaksanakan Di Takengon Timur, Wabup Muchsin : Semoga Kegiatan Ini Meringankan Kebutuhan Masyarakat

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:59 WIB

Sakral dan Penuh Haru, Prosesi Bemunge Menulaken Murid Ari Tengku Guru Ku Urang Tue

Senin, 18 Mei 2026 - 07:34 WIB

‎RSUD Datu Beru Aceh Tengah Sambut Baik Rencana Pencabutan Pergub JKA, Pasien Tak Mampu Pernah Ditangani dengan Dana Talangan

Senin, 18 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sekda BEMNUS Aceh Desak Pemerintah Aceh dan Pusat Jaga Netralitas Pembangunan

Senin, 18 Mei 2026 - 05:14 WIB

‎Babinsa Rusip Antara dan Warga Atu Singkih Gotong Royong Cor Jalan Usaha Tani

Berita Terbaru