Aset Rakyat Diduga Berubah Jadi Kendaraan Pribadi, Bupati Aceh Tenggara Diminta Tertibkan Mobil Dinas Berpelat Hitam

- Editor

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas kembali menjadi sorotan di Kabupaten Aceh Tenggara. Sejumlah mobil operasional pemerintah diduga tidak lagi digunakan untuk menunjang pelayanan masyarakat, melainkan dikuasai oleh keluarga maupun oknum pejabat dan terlihat menggunakan pelat nomor hitam layaknya kendaraan pribadi.

Hasil penelusuran di lapangan menemukan salah satu mobil dinas milik Dinas Kesehatan Aceh Tenggara terparkir di kawasan Terminal Terpadu dengan menggunakan pelat hitam. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan aset daerah dan kepatuhan terhadap aturan penggunaan kendaraan dinas.

Apabila benar terjadi, penggunaan pelat hitam pada kendaraan dinas tidak hanya berpotensi melanggar ketentuan administrasi, tetapi juga dapat membuka ruang penyalahgunaan fasilitas negara, termasuk dugaan untuk menghindari kewajiban penggunaan BBM nonsubsidi yang berlaku bagi kendaraan pemerintah.

“Saya sudah lama tidak memakai mobil dinas, karena mobil dinas itu sebelumnya dipakai oleh Polres Aceh Tenggara dari tahun ke tahun. Saat ini kabarnya sudah dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara kata Rosita Astuti ketika dikutip dari kontrasaceh.net pada Selasa 14 Juli 2026.

Ditempat terpisah, Ketua kaliber Aceh ZK Agara , menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap aset milik daerah. Menurutnya, dua unit mobil double cabin milik Dinas Kesehatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) seharusnya digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan, termasuk penanganan stunting dan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga:  Menembus Medan Ekstrem, Personel Polres Aceh Tengah Antar Bantuan Logistik ke Desa Terisolir

Ia menyebut satu unit kendaraan diduga telah digunakan oleh pejabat eselon II di luar Dinas Kesehatan. Jika benar demikian, kata Zk agara, kondisi itu berpotensi menghambat tugas pelayanan kepada masyarakat karena pejabat Dinas Kesehatan terpaksa menggunakan ambulans yang semestinya selalu siaga untuk pelayanan medis.

Zk agara mendesak Bupati Aceh Tenggara tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut. Menurutnya, seluruh kendaraan dinas harus segera didata ulang, diperiksa keberadaannya, serta dipastikan digunakan sesuai peruntukan.

“Jangan sampai kendaraan yang dibeli dari uang rakyat berubah fungsi menjadi kendaraan pribadi. Jika ditemukan adanya penyalahgunaan aset daerah atau pelanggaran terhadap ketentuan registrasi kendaraan, pemerintah wajib bertindak tegas dan menyerahkan prosesnya kepada aparat penegak hukum sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Kaliber Aceh juga meminta Inspektorat, BPKD, serta aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh kendaraan dinas di Aceh Tenggara, termasuk memeriksa siapa yang menguasai kendaraan tersebut, dasar hukumnya, serta memastikan tidak ada aset negara yang digunakan di luar kepentingan pelayanan publik.

“Mobil dinas adalah amanah dari uang rakyat. Aset negara harus kembali untuk melayani rakyat, bukan menjadi simbol fasilitas pribadi,” tutup Zk agara

Berita Terkait

Audiensi dengan DPP GANNAS, DPD Aceh Tengah Paparkan Program Kerja dan Rencana Pencegahan Narkoba
Kapolres Aceh Tengah dan Jajaran Hadiri Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai, Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim Aceh Tengah menghadiri Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai, Gayo Tegaskan Komitmen Damai
‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Komsos Bersama Warga
‎Babinsa Koramil 10/Celala Imbau Warga Tak Membakar Lahan Saat Buka Perkebunan
‎ ‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Laksanakan Kegiatan Hanpangan di Desa Pendere Saril
‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Laksanakan Karya Bhakti Bersama Warga di Desa Pantan Jerik
Pacuan Kuda HUT RI ke-81 Takengon: Seluruh Panitia dan Joki Dijamin BPJS Kesehatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Kapolres Aceh Tengah dan Jajaran Hadiri Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai, Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Dandim Aceh Tengah menghadiri Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai, Gayo Tegaskan Komitmen Damai

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:40 WIB

‎Pererat Silaturahmi, Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Komsos Bersama Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:37 WIB

‎Babinsa Koramil 10/Celala Imbau Warga Tak Membakar Lahan Saat Buka Perkebunan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:16 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Laksanakan Karya Bhakti Bersama Warga di Desa Pantan Jerik

Jumat, 28 Agustus 2026 - 04:50 WIB

Pacuan Kuda HUT RI ke-81 Takengon: Seluruh Panitia dan Joki Dijamin BPJS Kesehatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Bhayangkari Peduli Hadir di Huntara Linge Aceh Tengah, Bantuan Air Bersih dan Sembako Beri Harapan bagi Warga Pascabencana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Dua Koramil,03 Dan,02 Aceh Tengah Kerahkan Personil Padamkan Karhutla di Uring

Berita Terbaru