Bantuan 7 Ton Gabah di Lumbung Gegarang Tinggal 2 Ton, Warga Keluhkan Pengelolaan Tidak Transparan

- Editor

Rabu, 24 September 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews . com | Program lumbung pangan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Ketahanan Pangan di Desa Gegarang, Kecamatan Jagong, Kabupaten Aceh Tengah, menuai sorotan. Dari total bantuan awal 7 ton gabah yang disalurkan pada kelompok tani Sido Makmur, kini hanya tersisa sekitar 2 ton. Warga menilai pengelolaan bantuan tersebut tidak transparan.

Kelompok tani Sido Makmur yang dibentuk pada 2008 dengan 20 anggota awalnya menerima bantuan berupa bangunan lumbung pangan serta 7 ton gabah dari Dinas Ketahanan Pangan Aceh. Bantuan tersebut diajukan melalui proposal resmi berdasarkan kesepakatan kelompok.

Ketua kelompok, Supratno, menjelaskan bahwa sesuai AD/ART, gabah tersebut disimpan dan bisa dipinjamkan untuk anggota maupun masyarakat. Namun, gabah yang terlalu lama tersimpan mengalami kerusakan akibat hama. Sebagian digiling dan dijual Rp10 ribu per kilogram, jauh lebih rendah dari harga pasar.

“Gabah tidak segera disalurkan karena masyarakat enggan meminjam. Mereka harus menggiling ke Takengon yang jaraknya jauh dan butuh biaya tambahan. Akibatnya gabah menumpuk, dimakan hama, dan kualitasnya rusak,” kata Supratno, Sabtu (20/9/2025).

Selain itu, Supratno menyebut masih ada sekitar 20 orang, baik dari anggota maupun masyarakat umum, yang meminjam gabah namun belum mengembalikan hingga saat ini. Jumlah pinjaman bervariasi, dari 200 kilogram hingga 2 kwintal. Kondisi ini memperparah penyusutan stok di lumbung.

Baca Juga:  Jaga Wilayah Tetap Kondusif, Kodim 0106/Aceh Tengah Gelar Patroli Humanis Di Wilayah

Sejumlah warga Desa Gegarang juga menyampaikan keluhan terkait pengelolaan bantuan tersebut. Mereka mempertanyakan hasil penjualan gabah dan pinjaman yang tidak jelas pengembaliannya.

“Kalau gabah dijual, tidak ada yang tahu kemana uangnya. Bahkan gabah yang dipinjam masyarakat sampai sekarang tidak jelas. Kami minta supaya kasus ini ditangani dengan baik, agar bantuan benar-benar bermanfaat,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Kini, stok gabah di lumbung diperkirakan hanya tersisa sekitar 2 ton dari total 7 ton bantuan awal. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas program lumbung pangan yang semestinya menjadi cadangan strategis bagi masyarakat desa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Ketahanan Pangan Aceh maupun Aceh Tengah belum dapat dikonfirmasi terkait pengawasan dan pendampingan program lumbung pangan di Desa Gegarang. Pilargayonews masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak terkait untuk memastikan langkah perbaikan ke depan.

Berita Terkait

‎Fasilitasi Audiensi Konflik Parkir, Ketua DPRK Aceh Tengah Tegaskan Langkah Konkret dan Pengawasan Ketat
Masyarakat Serbu Pasar Murah, Antusiasme Tinggi Warnai Gerakan Pangan Murah di Pegasing
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Amankan Pembersihan Longsor di Jalan Provinsi Takengon–Bintang
Aksi Formasket di DPRK Berjalan Aman dan Kondusif, Polres Aceh Tengah Kedepankan Pengamanan Humanis
‎Bupati Aceh Tengah Pastikan Jalan Alternatif Pondok Balik Segera Diperbaiki
Jembatan Garuda: jadi penghubung dua kec.Darul Hasanah dan Badar Bukti Nyata Pengabdian TNI Kodim 0108 Aceh tenggara untuk Rakyat
Catat Tanggalnya, Pasar Murah Digelar 4 Maret 2026 di Pegasing, Harga Paket Sembako Rp. 162 Ribu
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Amankan Pekerjaan Alat Berat Bersihkan Longsor di Jalan Provinsi Takengon–Bintang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:34 WIB

‎Fasilitasi Audiensi Konflik Parkir, Ketua DPRK Aceh Tengah Tegaskan Langkah Konkret dan Pengawasan Ketat

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:08 WIB

Masyarakat Serbu Pasar Murah, Antusiasme Tinggi Warnai Gerakan Pangan Murah di Pegasing

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:01 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Amankan Pembersihan Longsor di Jalan Provinsi Takengon–Bintang

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:59 WIB

‎Bupati Aceh Tengah Pastikan Jalan Alternatif Pondok Balik Segera Diperbaiki

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:16 WIB

Catat Tanggalnya, Pasar Murah Digelar 4 Maret 2026 di Pegasing, Harga Paket Sembako Rp. 162 Ribu

Senin, 2 Maret 2026 - 09:28 WIB

Hulu Air Dialihkan Sementara, Solusi Cepat Kendalikan Perluasan Sinkhole Pondok Balik Ketol

Senin, 2 Maret 2026 - 08:56 WIB

Safari Ramadan 1447 H, Kapolsek Lut Tawar Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Al Mukmin Pedemun

Senin, 2 Maret 2026 - 08:51 WIB

Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah

Berita Terbaru