Belum Genap Setahun ,Gaya Kepemimpinan Bak Sengkuni

- Editor

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

Kutacane  – Sejak awal menjabat sebagai Bupati Kabupaten Aceh Tenggara pihak-pihak yang intens memperhatikan jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinannya merasakan ada something wrong, ada yang salah dengan pola kerjanya.

Tidak heran kalau muncul pertanyaan yang sering terlontar dalam perbincangan publik, mengapa banyak warga masyarakat yang cenderung memiliki persepsi negatif terhadap Pimpinan Daerah saat ini walaupun ia sudah berbuat banyak untuk masyarakat Aceh Tenggara ?

Bisa jadi hal ini disebabkan gaya kepemimpinan dan kebijakan Bupati yang cenderung mengabaikan aspek-aspek prinsipil karena disinyalir banyaknya kepentingan pribadi dan kelompok kecilnya dalam menjalankan sistem pemerintahan

Beberapa permasalahan yang berlangsung selama kepemimpinannya bisa digunakan untuk menemukan benang merah guna menguraikan sinyalamen tersebut agar lebih gamblang

Pertama, kesalahan KSOTK (Kedudukan Susunan Organisasi Tata Kerja) sampai saat ini belum ada pengangkatan dalam suatu jabatan,bahkan temuan di lapangan saat sidak kekantor kantor banyak pejabat yang tidak ada di kantor nya belum juga diberhentikan ,ini m mejadi tanda tanya ada apa kesalahan yang begitu nyata masih dibiarkan

Bahkan dalam hal pengerootan dana Desa untuk program Titipan yang terlibat adalah ketua forum camat namun isu sudah viral belum juga ada tindakan,jadi masyarakat Aceh Tenggara berasumsi kalau kalau ada dapat percikan selaku atasan langsung.

Baca Juga:  Wabup Muchsin Hasan Buka Pacuan Kuda Tradisional Gayo, Tegaskan Event Harus Bersih dari Judi dan Pungutan Liar

Saya rasa Aceh Tenggara memang benar dalam keadaan status quo Kebijakan dalam mendiamkan pungli serta Titipan kegiatan yang lahir tanpa Musdus tersebut dinilai sebagai pembenaran untuk “menghalalkan yang haram”, yaitu permakluman untuk melanggar ketentuan perundang-undangan

Sampai hari ini patut diduga kuat bahwa seluruh pejabat Pemkab Aceh yang ikut andil dalam merusak tata kelola pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara adalah orang orang yang mengerti apa kekurangan pimpinan Daerah ya dengan kata lain atur saja ola ribut sehingga pimpinan pejabat teras takut untuk menggeser soalnya Haus Nafsu sudah diatasi dikeritik sedikit langsung bahasa kasar keluar sepeti yang di terima salah satu Media online Pekak Kadang Ko

Saat ini Kabupaten Aceh Tenggara, seolah-olah di pimpinan oleh dua orang saja eksekutif dan oknum Ketua legislatif,pasalnya setiap ada temuan dilapangan baik proyek titipan mau pun pungli hanya nama oknum Anggota DPRK yang mencuat , sampai sampai supir pribadi ikut dalam lingkaran setan ini terutama di kecamatan Leuser

Kalau mau berbuat seperti Slogan perbaikan , perbaiki dahulu orang orang mu bos q baru Anda Memperbaiki Daerah ini , kalau hanya lomba perut buncit saja tidak perlu turun membuat pencitraan kalau reformasi birokrasi masih amburadul,atau selalu berpesan Bupati adalah saya bukan adik saya bukan begitu .

Berita Terkait

PSSI Aceh Tengah Dorong Nazir Adam Kembali Pimpin PSSI Aceh Periode 2026–2030
‎Lewati Aliran Sungai, Warga Merandeh paya Rela Memikul Hidangan Menyeberangi Aliran Sungai Akibat Jembatan Putus
Polres Bener Meriah Tetapkan Dua Pelajar sebagai Tersangka Kasus Kekerasan terhadap anak
Wabup Muchsin Hasan Buka Pacuan Kuda Tradisional Gayo, Tegaskan Event Harus Bersih dari Judi dan Pungutan Liar
Dandim 0106/Aceh Tengah Menghadiri PORDASI Untuk Memperkuat Sinergi
Polres Bener Meriah Terangkan Perkembangan Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Viral di Media Sosial
Empat Tahun Satupena.co.id: Merawat Kebersamaan, Menjaga Integritas, Menghasilkan Karya
‎Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
Berita ini 226 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:52 WIB

PSSI Aceh Tengah Dorong Nazir Adam Kembali Pimpin PSSI Aceh Periode 2026–2030

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:06 WIB

‎Lewati Aliran Sungai, Warga Merandeh paya Rela Memikul Hidangan Menyeberangi Aliran Sungai Akibat Jembatan Putus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Gotong Royong Bersama Warga Bangun Gardu Pos Ronda

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

‎ ‎Babinsa Koramil 09/Ketol Komsos Bersama Warga, Dukung Pembuatan Gapura Batas Desa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Polres Bener Meriah Tetapkan Dua Pelajar sebagai Tersangka Kasus Kekerasan terhadap anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:47 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Jadi Irup Upacara Bendera Mingguan di SD Negeri 4 Bebesen

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Menghadiri PORDASI Untuk Memperkuat Sinergi

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:37 WIB

Polres Bener Meriah Terangkan Perkembangan Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Viral di Media Sosial

Berita Terbaru