‎Bulan Puasa Kian Dekat, GMNI Desak DPRK dan Bupati Aceh Tengah Sewa Hotel untuk Pengungsi Selama Ramadhan

- Editor

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎TAKENGON — Menjelang bulan suci Ramadhan, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Aceh Tengah mendesak DPRK dan Bupati Aceh Tengah agar segera mengambil langkah konkret demi menjamin kelayakan hidup para pengungsi korban bencana hidrometeorologi.

‎Setelah penanganan tanggap darurat berlangsung selama 72 hari, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah secara resmi menetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor 360/22/BPBD/2026 yang ditandatangani langsung oleh Bupati Aceh Tengah.

‎Meski status telah beralih ke tahap pemulihan, GMNI menilai kondisi di lapangan masih jauh dari kata layak. Fakta menunjukkan, hingga kini banyak pengungsi masih bertahan di tenda-tenda darurat. Ketika hujan turun, para pengungsi kembali diliputi rasa trauma, bahkan sebagian di antaranya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan.

‎Sekretaris GMNI Aceh Tengah, Rahmat, menyampaikan bahwa pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak bencana diperkirakan tidak akan rampung sebelum Ramadhan. Berdasarkan pemantauan GMNI, progres pembangunan huntara di sejumlah titik masih berada di kisaran 30 persen.

‎“Artinya, para pengungsi terancam harus menjalankan ibadah puasa di dalam tenda. Ini kondisi yang sangat tidak manusiawi,” ujar Rahmat, Minggu (08/02/2026).

‎Rahmat mendesak Ketua DPRK Aceh Tengah, Bupati Aceh Tengah, serta Kalak BPBD sebagai ujung tombak percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana agar tidak mengabaikan nasib warga yang telah lebih dari dua bulan hidup di pengungsian.

‎GMNI mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah darurat dengan menyewakan hotel bagi para pengungsi selama bulan Ramadhan, melalui skema kerja sama pemerintah dengan pemilik hotel.

‎“Pemerintah bisa menyewa hotel secara bulanan untuk para pengungsi sambil menunggu huntara siap. Dengan begitu, mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik, nyaman, dan aman,” tegas Rahmat.

‎Selain itu, GMNI juga meminta DPRK dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk terus memberikan perhatian serius terhadap kondisi wilayah terdampak. Hingga saat ini, tercatat masih terdapat delapan desa yang belum dapat diakses secara normal akibat dampak bencana.

‎GMNI menegaskan bahwa kebijakan cepat dan berpihak kepada korban sangat dibutuhkan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan, agar pemulihan pascabencana tidak hanya sebatas status administratif, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat terdampak.

‎Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRK Aceh Tengah, Bupati Aceh Tengah, maupun pihak BPBD belum memberikan tanggapan resmi terkait usulan penyewaan hotel bagi pengungsi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi.

Baca Juga:  Polres Aceh Tengah Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah, Door to Door Salurkan Beras SPHP untuk Warga

Berita Terkait

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Tengah Gelar Takbir Keliling Gempita dari Masjid Agung Ruhama
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tengah Bangun Harapan Baru Lewat Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu
Gerakan Pangan Murah Berakhir Di Bebesen, Wabup Muchsin Harap Ringankan Kebutuhan Warga Jelang Idul Adha
Beranikah PLT Inspektorat. Adik kandungnya Bupati. Membongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2025?
‎Babinsa Koramil 06/Jagong Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Melalui Komsos di Wilayah Binaan
Dugaan Mark Up Kontrak Konsultan Hukum Beranggaran Rp13,5 Miliar Dibidik, 3 Pejabat PLN Pusat Diperiksa Kejati DKI
Jembatan Perintis Garuda Tahap III Baru 36,78 Persen, Akses Warga Linge Masih Tertahan
‎Komandan Brigif TP 90/YGD Kolonel Inf Hulisda Melala Ajak Prajurit Perangi Narkoba
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:31 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Tengah Gelar Takbir Keliling Gempita dari Masjid Agung Ruhama

Senin, 25 Mei 2026 - 08:37 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tengah Bangun Harapan Baru Lewat Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

Senin, 25 Mei 2026 - 06:49 WIB

Gerakan Pangan Murah Berakhir Di Bebesen, Wabup Muchsin Harap Ringankan Kebutuhan Warga Jelang Idul Adha

Senin, 25 Mei 2026 - 06:18 WIB

Beranikah PLT Inspektorat. Adik kandungnya Bupati. Membongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2025?

Senin, 25 Mei 2026 - 05:06 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Melalui Komsos di Wilayah Binaan

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:52 WIB

Jembatan Perintis Garuda Tahap III Baru 36,78 Persen, Akses Warga Linge Masih Tertahan

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:24 WIB

‎Komandan Brigif TP 90/YGD Kolonel Inf Hulisda Melala Ajak Prajurit Perangi Narkoba

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:31 WIB

Proyek PLTA Peusangan 1 & 2 Berlarut-larut, KNPI Aceh Tengah Desak Menteri ESDM Turun Tangan

Berita Terbaru