Bupati Aceh Tengah Masih Bisa Perjuangkan Proyek Strategis Aceh

- Editor

Minggu, 30 Maret 2025 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com | Pemerhati politik, Satria Darmawan, menegaskan bahwa Bupati Aceh Tengah masih memiliki peluang besar untuk memperjuangkan agar daerahnya mendapatkan bagian dari Proyek Strategis Aceh (PSA). Menurutnya, daftar PSA yang beredar saat ini masih bersifat usulan, sehingga kepala daerah masih memiliki kesempatan untuk melakukan lobi politik agar distribusi proyek tersebut lebih merata di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Satria menambahkan bahwa peluang ini semakin terbuka lebar mengingat pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, yang dikutip dari salah satu media. Dalam pernyataannya, Nasir menyebutkan bahwa draft PSA telah dikembalikan untuk dilakukan pembahasan ulang guna menyesuaikan dengan visi dan misi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Teuku Fadhil Rahmi (Dek Fadh).

“Draft tersebut belum final dan masih ada ruang bagi Bupati Aceh Tengah untuk melakukan komunikasi serta lobi politik ke Pemerintah Provinsi Aceh. Hingga saat ini, keputusan terkait daftar final PSA masih berada di tangan Gubernur Aceh,” ujar Satria.

Aceh Tengah sangat membutuhkan masuknya Proyek Strategis Aceh mengingat masih banyak infrastruktur yang belum terselesaikan di daerah tersebut. Salah satu proyek yang mendesak adalah pembangunan Rumah Sakit Regional Takengon yang hingga kini masih mangkrak. Padahal, pembangunan rumah sakit ini telah menghabiskan anggaran yang cukup besar, namun belum dapat difungsikan akibat belum tersedianya fasilitas medis yang memadai.

Baca Juga:  Aceh Tengah Siap Meriahkan HUT RI ke-80, Ini Rangkaian Kegiatannya

Menurut Satria, Rumah Sakit Regional Takengon sebenarnya sudah hampir rampung dan hanya membutuhkan tambahan anggaran dari Pemerintah Provinsi Aceh untuk pengadaan fasilitas di dalamnya. “Sentuhan akhir berupa penyediaan alat kesehatan, tenaga medis, dan infrastruktur pendukung sangat diperlukan agar rumah sakit ini bisa segera beroperasi dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain Rumah Sakit Regional, Aceh Tengah juga membutuhkan dukungan dalam pembangunan sektor infrastruktur lainnya, seperti jalan penghubung antar kecamatan, irigasi untuk mendukung pertanian, serta peningkatan sarana pendidikan. Dengan masuknya Aceh Tengah dalam daftar final PSA, diharapkan percepatan pembangunan di daerah ini bisa terwujud dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Satria mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk lebih proaktif dalam berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi agar kepentingan daerah dapat diperjuangkan dalam penyusunan akhir daftar PSA. “Bupati harus memanfaatkan momentum ini dengan melakukan pendekatan strategis, baik melalui jalur politik maupun teknokratis, agar Aceh Tengah tidak tertinggal dibandingkan daerah lain di Aceh,” pungkasnya.

Dengan adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan sinergi dengan pemangku kepentingan di tingkat provinsi, diharapkan Aceh Tengah dapat memperoleh alokasi PSA yang signifikan guna mendukung kemajuan pembangunan di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Tengah Gelar Takbir Keliling Gempita dari Masjid Agung Ruhama
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tengah Bangun Harapan Baru Lewat Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu
Gerakan Pangan Murah Berakhir Di Bebesen, Wabup Muchsin Harap Ringankan Kebutuhan Warga Jelang Idul Adha
‎Babinsa Koramil 06/Jagong Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Melalui Komsos di Wilayah Binaan
Dugaan Mark Up Kontrak Konsultan Hukum Beranggaran Rp13,5 Miliar Dibidik, 3 Pejabat PLN Pusat Diperiksa Kejati DKI
Jembatan Perintis Garuda Tahap III Baru 36,78 Persen, Akses Warga Linge Masih Tertahan
‎Komandan Brigif TP 90/YGD Kolonel Inf Hulisda Melala Ajak Prajurit Perangi Narkoba
Proyek PLTA Peusangan 1 & 2 Berlarut-larut, KNPI Aceh Tengah Desak Menteri ESDM Turun Tangan
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:31 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemkab Aceh Tengah Gelar Takbir Keliling Gempita dari Masjid Agung Ruhama

Senin, 25 Mei 2026 - 08:37 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tengah Bangun Harapan Baru Lewat Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

Senin, 25 Mei 2026 - 06:49 WIB

Gerakan Pangan Murah Berakhir Di Bebesen, Wabup Muchsin Harap Ringankan Kebutuhan Warga Jelang Idul Adha

Senin, 25 Mei 2026 - 06:18 WIB

Beranikah PLT Inspektorat. Adik kandungnya Bupati. Membongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2025?

Senin, 25 Mei 2026 - 05:06 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Melalui Komsos di Wilayah Binaan

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:52 WIB

Jembatan Perintis Garuda Tahap III Baru 36,78 Persen, Akses Warga Linge Masih Tertahan

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:24 WIB

‎Komandan Brigif TP 90/YGD Kolonel Inf Hulisda Melala Ajak Prajurit Perangi Narkoba

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:31 WIB

Proyek PLTA Peusangan 1 & 2 Berlarut-larut, KNPI Aceh Tengah Desak Menteri ESDM Turun Tangan

Berita Terbaru