Cegah Stunting Sejak Dini, Bupati Aceh Tengah Luncurkan Program Dashat di Kampung Pantan Reduk

- Editor

Selasa, 29 April 2025 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com | Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus menunjukkan keseriusannya dalam menurunkan angka stunting. Terbaru, Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si secara resmi meluncurkan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) Kampung Berkualitas di Kampung Pantan Reduk, Kecamatan Ketol, pada Selasa (29/4/2025).

Program ini merupakan langkah strategis Pemkab Aceh Tengah dalam memastikan ibu hamil dan balita mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa stunting bukan sekadar urusan kesehatan, tapi juga masa depan generasi daerah.

“Seorang ibu harus tahu pentingnya gizi, tahu kapan harus melahirkan, dan suami juga wajib hadir secara emosional dan spiritual dalam proses ini. Ini soal tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas tenaga medis,” tegas Haili Yoga di hadapan warga dan undangan yang hadir.

Acara ini turut dihadiri oleh Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Tengah Mualida Mursyid, Camat Ketol Iwan Sejahtera, M.Si, Kepala Dinas KBP3A, Kepala Dinas Kesehatan, unsur Baitul Mal, para bidan desa, serta kader posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat kampung.

Kampung Pantan Reduk yang memiliki 370 kepala keluarga saat ini mencatatkan 31 balita, dengan 4 di antaranya teridentifikasi mengalami stunting. Ini menjadi fokus utama program Dashat di wilayah tersebut. Pemerintah bertekad menurunkan angka tersebut dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan.

Baca Juga:  Peringati HUT Satpam ke-45, Polres Aceh Tengah Bersama Satpam Gelar Bakti Sosial untuk Korban Banjir dan Longsor

“Empat balita kita masih kekurangan tinggi dan berat badan, tapi dengan intervensi gizi yang baik, insyaallah tujuh sampai delapan bulan ke depan kita bisa lihat perubahan positif. Kita ingin anak-anak kita tumbuh sehat dan kuat,” ujar Bupati optimis.

Langkah nyata yang langsung dirasakan masyarakat dalam kegiatan ini adalah layanan cek kesehatan gratis bagi ibu hamil dan balita, yang dilakukan oleh tenaga medis dari Puskesmas, bidan desa, dan kader posyandu.

Tidak hanya fokus pada gizi, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga lingkungan yang bersih. “Stunting itu suka lingkungan kotor. Jadi kalau kita rajin bersih-bersih, buang sampah pada tempatnya, insyaallah stunting ikut pergi,” ujarnya sambil mengajak warga untuk terus bergotong royong menjaga kebersihan kampung.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Aceh Tengah melalui Dinas Kesehatan turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada keluarga dengan balita stunting. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dan mendukung pemenuhan gizi anak.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasinya kepada para kader posyandu dan bidan desa yang ia sebut sebagai “pahlawan kesehatan akar rumput.” Menurutnya, keberhasilan program Dashat sangat bergantung pada kerja keras dan dedikasi mereka.

Program Dashat ini diharapkan bukan hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi bagian dari gerakan besar untuk mencetak generasi Aceh Tengah yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

 

Berita Terkait

‎Helmia Apresiasi Perjuangan Rijaluddin Perkuat BPJS Kesehatan 2026, ‎Ketua Komisi V DPRA Dianggap Bukti Nyata Keberpihakan pada Rakyat Kecil
‎Babinsa Koramil 06/Jagong Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Warga Desa Gegarang
Modus Baru Penipuan, Surat Palsu Catut Nama Pemkab Aceh Tengah Janjikan Bantuan Rp5 Juta
Polres Aceh Tengah Amankan Pembukaan Kejuaraan Grasstrack di Ketol, Ratusan Penonton Hadir
Bupati Aceh Tengah Beri Motivasi Dan Hadiah Untuk Siswa Tiga SD di Pegasing
Puluhan Anggota Kodim 0106/Aceh Tengah, Kenaikan Pangkat Satu Tingkat
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Panen Bawang Merah di Desa Kala Ketol
Polres Aceh Tengah Amankan Ibadah Jumat Agung di Gereja Katolik Santo Petrus, Berlangsung Khidmat dan Kondusif
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 13:44 WIB

‎Helmia Apresiasi Perjuangan Rijaluddin Perkuat BPJS Kesehatan 2026, ‎Ketua Komisi V DPRA Dianggap Bukti Nyata Keberpihakan pada Rakyat Kecil

Minggu, 5 April 2026 - 06:18 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Warga Desa Gegarang

Minggu, 5 April 2026 - 06:03 WIB

Modus Baru Penipuan, Surat Palsu Catut Nama Pemkab Aceh Tengah Janjikan Bantuan Rp5 Juta

Minggu, 5 April 2026 - 05:51 WIB

Polres Aceh Tengah Amankan Pembukaan Kejuaraan Grasstrack di Ketol, Ratusan Penonton Hadir

Minggu, 5 April 2026 - 05:43 WIB

‎Akses Rusak Bertahun-tahun, Warga Empat Kampung di Bener Meriah Gotong Royong Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Sabtu, 4 April 2026 - 11:00 WIB

Puluhan Anggota Kodim 0106/Aceh Tengah, Kenaikan Pangkat Satu Tingkat

Sabtu, 4 April 2026 - 07:10 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Panen Bawang Merah di Desa Kala Ketol

Jumat, 3 April 2026 - 10:30 WIB

Polres Aceh Tengah Amankan Ibadah Jumat Agung di Gereja Katolik Santo Petrus, Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Berita Terbaru