Dilema Tambang di Aceh Tengah, Pemerintah, APH dan Ormas Cari Solusi.

- Editor

Selasa, 25 Maret 2025 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon, Pilargayonews.com – Selasa, 25 Maret 2025 – Aktivitas pertambangan di Kecamatan Lingge, Aceh Tengah, terus menjadi sorotan dan perdebatan di kalangan pemerintah serta aparat penegak hukum (APH). Kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir ini menimbulkan dilema, terutama dalam menentukan sikap terhadap dampak ekonomi, sosial, serta lingkungan yang ditimbulkannya.

Guna mencari solusi terbaik, Bupati Aceh Tengah menginisiasi diskusi dengan mengundang berbagai pihak terkait di ruang Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tengah. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan DPRK Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah, Kejaksaan Negeri Aceh Tengah, Dandim 0106 Aceh Tengah, serta sejumlah LSM, ormas, dan media.

Dalam diskusi tersebut, berbagai pandangan muncul mengenai dampak aktivitas tambang. Sebagian pihak menilai bahwa tambang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan warga. Namun, di sisi lain, kekhawatiran juga muncul mengenai potensi kerusakan lingkungan, risiko hukum, serta dampaknya terhadap keberlanjutan ekosistem daerah.

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya mencari solusi terbaik dengan mengedepankan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, kelestarian lingkungan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian Babinsa Koramil 04/Bintang, Sertu Amris Bantu Warga Bangun Rumah di Desa Linung Bulen 1

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tidak hanya menguntungkan satu pihak, tetapi benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat secara keseluruhan, serta tidak melanggar hukum,” ujar Bupati dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu,AKBP Dody Indra Eka Putra, SIK. Kapolres Aceh Tengah menyampaikan bahwa diskusi ini sangat membantu aparat penegak hukum dalam menentukan langkah dan tindakan ke depan. Ia mengakui bahwa upaya penindakan yang dilakukan sebelumnya belum memberikan hasil yang memuaskan.

“Dalam operasi sebelumnya, kami hanya menemukan bekas-bekas ekskavator, sementara para pelaku sulit dijangkau. Ke depan, kami akan melakukan penindakan secara berkelanjutan dan lebih terarah,” tegas Kapolres.

Ia juga menekankan bahwa dalam setiap tindakan penegakan hukum, tidak akan ada kesalahan prosedural atau salah tangkap. Kepolisian berkomitmen untuk menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.

Diskusi ini menjadi langkah awal bagi pemerintah daerah dan APH dalam mencari solusi yang seimbang dan komprehensif terhadap permasalahan tambang di Aceh Tengah. Keputusan yang diambil nantinya diharapkan dapat menjadi jalan tengah yang mengakomodasi kepentingan masyarakat, hukum, serta kelestarian lingkungan.

Yusra Effendi

Berita Terkait

Aksi Formasket di DPRK Berjalan Aman dan Kondusif, Polres Aceh Tengah Kedepankan Pengamanan Humanis
‎Bupati Aceh Tengah Pastikan Jalan Alternatif Pondok Balik Segera Diperbaiki
Catat Tanggalnya, Pasar Murah Digelar 4 Maret 2026 di Pegasing, Harga Paket Sembako Rp. 162 Ribu
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Amankan Pekerjaan Alat Berat Bersihkan Longsor di Jalan Provinsi Takengon–Bintang
Buka Puasa Bersama, Polres Aceh Tengah Perkuat Sinergi Kamtibmas dengan OKM, Mahasiswa dan Insan Pers
Hulu Air Dialihkan Sementara, Solusi Cepat Kendalikan Perluasan Sinkhole Pondok Balik Ketol
Safari Ramadan 1447 H, Kapolsek Lut Tawar Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Al Mukmin Pedemun
Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:05 WIB

Aksi Formasket di DPRK Berjalan Aman dan Kondusif, Polres Aceh Tengah Kedepankan Pengamanan Humanis

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:59 WIB

‎Bupati Aceh Tengah Pastikan Jalan Alternatif Pondok Balik Segera Diperbaiki

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:16 WIB

Catat Tanggalnya, Pasar Murah Digelar 4 Maret 2026 di Pegasing, Harga Paket Sembako Rp. 162 Ribu

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:34 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Amankan Pekerjaan Alat Berat Bersihkan Longsor di Jalan Provinsi Takengon–Bintang

Senin, 2 Maret 2026 - 09:28 WIB

Hulu Air Dialihkan Sementara, Solusi Cepat Kendalikan Perluasan Sinkhole Pondok Balik Ketol

Senin, 2 Maret 2026 - 08:56 WIB

Safari Ramadan 1447 H, Kapolsek Lut Tawar Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Al Mukmin Pedemun

Senin, 2 Maret 2026 - 08:51 WIB

Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah

Senin, 2 Maret 2026 - 08:39 WIB

Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah

Berita Terbaru