Dinas Pertanian Aceh Tenggara Diduga Jadi Ladang Pungli dan Korupsi Bantuan Petani

- Editor

Senin, 20 Oktober 2025 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – pilargayonews.com|Ketua LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, menyoroti keras dugaan praktik pungutan liar dan penyimpangan bantuan di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara. Ia menilai dinas tersebut telah berubah menjadi “ladang korupsi” yang melibatkan sejumlah pejabat, mulai dari tingkat kepala dinas hingga kepala bidang.

Menurut Zoel, oknum di dinas itu kerap melakukan pungutan dengan dalih Pendapatan Asli Daerah (PAD), padahal hal tersebut bertentangan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. “Apa yang dilakukan oknum pejabat dengan alasan PAD itu jelas melanggar hukum. Bantuan pemerintah seharusnya diberikan gratis kepada petani, bukan dijadikan ladang pungli,” tegasnya, Senin (20/10/2025).

Ia mencontohkan, kasus bantuan alat mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari Dana Insentif Fiskal Tahun 2024. Bantuan tersebut mencakup 152 unit handsprayer dan 53 unit mesin potong rumput, serta 15 unit traktor roda dua yang merupakan aspirasi anggota DPR RI. Namun, menurutnya, penyaluran bantuan itu justru menjadi bahan perbincangan luas di kalangan masyarakat karena disinyalir terjadi pungutan dan praktik jual-beli bantuan antara oknum pejabat dan ketua kelompok tani.

Baca Juga:  ‎Studi Kesuburan Tanah Kebun Kopi Gayo Disosialisasikan, Aceh Tengah Ditemukan Tingkat Kesuburan Rendah

“Bantuan itu bukan hanya dipungut PAD, tapi juga ada yang dijual kepada pihak tertentu. Oknum Kabid bersama ketua kelompok diduga ikut bermain. Ini sudah jadi rahasia umum di Aceh Tenggara,” ungkapnya.

Zoel juga menyoroti soal bibit sere wangi (nilam) yang tak jelas penyalurannya. “Bibit nilam itu entah ke mana. Jangan-jangan sudah ditanam di lahan pribadi pejabat dinas,” sindirnya.

Tak hanya bantuan alsintan dan bibit, Zoel menambahkan bahwa pengerjaan saluran air untuk pertanian pun diduga tidak lepas dari praktik pungutan. Akibatnya, kualitas pekerjaan menjadi buruk dan asal jadi.

“Maka dari itu, saya katakan Dinas Pertanian Aceh Tenggara ini disinyalir sebagai ladang korupsi untuk menyuburkan jenggot para pejabat,” tutup Ketua LSM Kaliber Aceh itu dengan nada tegas.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan tersebut.

 

Berita Terkait

Tekan Inflasi Di Aceh Tengah, Wabup Muchsin Pantau Pelaksanaan 1000 Paket GPM Di Musara Alun
‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Komsos Bersama Warga, Bersihkan Halaman Kantor Desa Ujung Gele
‎Babinsa Koramil 10/Celala Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Kegiatan Komsos di Desa Kuyun Lah
Anies Baswedan Tunaikan Shalat Jumat di Masjid Agung Ruhama Takengon, Disambut Hangat Pengurus BKM dan Jamaah
Bupati Haili Yoga Dorong Penguatan UMKM Pascabencana, Kementerian UMKM Siap Perkuat Kemitraan dan Akses Pembiayaan
Temui Gubernur DKI, Aceh Tengah Usulkan Hibah Kendaraan Operasional dan Penguatan Kerja Sama Pangan
Jejak Herman Sasmita Tak Terlupakan
‎Wabup Muchsin Sampaikan Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi DPRK dalam Rapat Paripurna Pertanggungjawaban APBK 2025
Berita ini 227 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:00 WIB

Tekan Inflasi Di Aceh Tengah, Wabup Muchsin Pantau Pelaksanaan 1000 Paket GPM Di Musara Alun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:19 WIB

‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Komsos Bersama Warga, Bersihkan Halaman Kantor Desa Ujung Gele

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:53 WIB

‎Babinsa Koramil 10/Celala Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Kegiatan Komsos di Desa Kuyun Lah

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:18 WIB

Anies Baswedan Tunaikan Shalat Jumat di Masjid Agung Ruhama Takengon, Disambut Hangat Pengurus BKM dan Jamaah

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:42 WIB

Temui Gubernur DKI, Aceh Tengah Usulkan Hibah Kendaraan Operasional dan Penguatan Kerja Sama Pangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:10 WIB

Jejak Herman Sasmita Tak Terlupakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

‎Wabup Muchsin Sampaikan Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi DPRK dalam Rapat Paripurna Pertanggungjawaban APBK 2025

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:51 WIB

‎Rektor IAIN Takengon Gelar Syukuran dan Tepung Tawar Doktor, Perkuat Komitmen Majukan Pendidikan Aceh Tengah

Berita Terbaru