Ketua BEM FISIP UGP Desak Pembongkaran Proyek Jembatan Asir-Asir Asia: Pemda Jangan Diam Saja

- Editor

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah – pilargayonews.com | Aktivis daerah kembali menyerukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek pembangunan Jembatan Asir-Asir Asia di Kabupaten Aceh Tengah. Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor HYUNDAI dan didanai oleh PLN ini dinilai sarat dengan persoalan teknis maupun sosial. oleh karena itu, dibutuhkan ketegasan dan perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Tengah.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gajah Putih (UGP), Tuah Bahgie, menyampaikan keprihatinannya atas pelaksanaan proyek yang dianggap tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

“Meski sebagian masyarakat tampak tidak mempermasalahkan, kami sebagai agen perubahan dan kontrol sosial mengecam keras pelaksanaannya kita tidak bisa hanya menilai tidak adanya keluhan dari masyarakat, karena dampak jangka panjangnya sudah sangat jelas,”

Tuah menambahkan bahwa indikasi kerusakan pada struktur jembatan mulai terlihat selain mempersempit aliran sungai yang berpotensi menimbulkan banjir, jembatan tersebut juga terlihat melengkung dan bahkan pernah disangga dengan dongkrak—sebuah kondisi yang menunjukkan bahwa bangunan itu tidak layak digunakan.

“Ini bukan sekadar masalah teknis, tapi menyangkut keselamatan masyarakat. Proyek ini harus dievaluasi, dibongkar, dan dibangun ulang sesuai SOP dan RAB yang berlaku tidak boleh ada kompromi dalam hal keselamatan publik,”

Baca Juga:  Pemkab Agara dalam Keadaan Status Quo oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

Ia juga menyoroti sikap PLN dan HYUNDAI dalam pengerjaan proyek tersebut, yang dinilai kurang serius. Tuah meminta agar kedua pihak tidak menjadikan proyek ini sebagai ladang keuntungan sepihak.

“Jangan jadikan jalan masyarakat untuk mencari nafkah sebagai alat meraup untung. ini menyangkut hak mereka untuk mendapatkan infrastruktur yang aman dan layak,”

Tuah mendesak Pemda Aceh Tengah agar tidak menutup mata. Menurutnya, pemerintah seharusnya membuka ruang dialog terbuka dengan pihak-pihak terkait, terutama PLN, agar persoalan yang timbul dapat diselesaikan dan proyek dikawal secara ketat.

“Pemerintah harus lebih responsif dan inklusif dalam pengawasan. Transparansi dan partisipasi publik adalah kunci keberhasilan proyek ini. Jangan hanya melihat manfaat jangka pendek, tapi juga dampak jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan,”

Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama mahasiswa dan masyarakat akan terus mengawal proyek ini. Tuah juga berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) turut menyelidiki potensi penyimpangan yang terjadi.

“Dengan tegas saya meminta Pemda untuk segera mengambil langkah konkret untuk mengevaluasi dan memperbaiki proyek Jembatan Asir-Asir Asia. Jangan biarkan masyarakat terus dirugikan oleh proyek yang seharusnya membawa manfaat,”.**

Berita Terkait

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Drum Plastik Untuk Bahan Jembatan Apung
Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum
‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule
Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain
‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen
Camat LabuhanHaji Barat Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Uning Mas, Pintu Rime Gayo
Kapolres Aceh Tengah Launching Ruang Pelayanan SKCK Berstandar Ombudsman RI
Dandim Salurkan Bantuan Logistik Melalui Koramil Jajaran Kodim 0106/Aceh Tengah
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:41 WIB

Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:05 WIB

Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:30 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Takengon–Serule, Progres Capai 60 Persen

Senin, 12 Januari 2026 - 08:22 WIB

Sekda Mursyid serahkan Penghargaan pada Lokus Pelayanan Publik Terbaik MENPAN RB Tahun 2025

Senin, 12 Januari 2026 - 03:19 WIB

Sekda Aceh Tengah Tekankan Percepatan Pemulihan Layanan Publik Pasca Bencana

Minggu, 11 Januari 2026 - 05:52 WIB

‎ ‎Koramil 04/Bintang Awasi Pembersihan Longsor Jalan Lintas Takengon–Serule

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:38 WIB

‎Human Initiative Gelar Trauma Healing 6 Hari di SDN 11 Pegasing, Pulihkan Mental Anak Korban Banjir dan Longsor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:36 WIB

‎ ‎Human Initiative Gelar Trauma Healing 6 Hari di SDN 11 Pegasing, Pulihkan Mental Anak Korban Banjir dan Longsor

Berita Terbaru