Kisruh Keuangan Di Tanoh Alas Metuah Efisiensi Anggaran atau Kegagalan Birokrasi?Andai Nafsu tidak di kedepankan

- Editor

Senin, 14 Juli 2025 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

Kutacane –  Kondisi maupun Situasi keuangan daerah di Kabupaten Aceh Tenggara saat ini semakin memprihatinkan. Efisiensi anggaran yang diharapkan menjadi solusi bagi keuangan daerah justru menjadi momok bagi masyarakat. Perputaran keuangan daerah terhenti, dan dampaknya terasa hingga ke level masyarakat paling bawah.

Belum lagi masalah Siltap Perangkat Desa beberapa bulan tidak cair TPG Guru , semustinya ini segera di Cairkan bukan di bekukan, semakin dibekukan semakin berdampak pada masyarakat.

Harga beras melonjak tinggi dari Rp25.000 per bambu menjadi Rp29.000 dan bahkan Rp30.000 per bambu membuat masyarakat semakin kesusahan. Sementara itu, anak-anak sekolah akan usai liburan dan pada hari ini Senin sudah mulai masuk sekolah kembali seperti biasa membutuhkan perlengkapan alat tulis, masyarakat sangat bergantung pada gaji honor yang tak kunjung cair.

Laporan korupsi yang banyak dalam antrian semakin memperparah situasi.mungkinkah Gedung merah putih akan hadir di Aceh Tenggara juga untuk melakukan pendalaman terhadap Kolusi yang menimbulkan Korupsi yang makin bertumpuk.

Disaat efesiensi Anggaran yang diprogramkan Presiden Prabowo malah di Negeri Alas metuah ini ,pejabat terasnya berlomba lomba membeli menganggarkan biaya pembelian mobil Dinas,andai nafsu syahwat tidak di kedepankan , Agara akan mampu mengatasi kenaikan beras bahkan ekonomi masyarakat juga akan stabil.

Baca Juga:  DBH jadi Sorotan Plus Alsintan Dinas Pertanian Jangan Berselemak Kali dalam Menangani Program Nasional.

Lain lagi program program titipan dan Menggerogoti Dana Desa,seolah belum puas untuk menambah kebutuhan memenuhi Nafsu syahwat.

Kami sudah berkali kali menyuarakan dalam media Masalah tersebut namun sepertinya ada permainan yang tidak fair dalam pengelolaan keuangan daerah, birokrasi pemerintah terlihat lemah dalam menangani masalah ini. “Pegawai negeri sipil lebih memilih bungkam untuk memperjuangkan haknya khusus Guru dan seperti ada rasa ketakutan dalam menyuarakan haknya ,hal ini dikarenakan adanya tekanan dari Dinas terkait dan Pejabat teras yang ada di Agara.

Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi mendalam tentang sistem pengelolaan keuangan daerah. Transparansi dalam penggunaan anggaran . Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat dari anggaran yang efisien dan efektif.

Pemerintah daerah perlu melakukan reformasi birokrasi untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme pegawai negeri sipil dalam mengelola keuangan daerah dan menyelesaikan masalah masyarakat,namun kalau adanya tarik menarik dalam mengambil keputusan untuk melakukan reformasi birokrasi, tentunya ada tanda tanya,sudah banyakkah yang menyetor untuk memenuhi kantong pejabat teras atau pembagian hasil belum pas . coba tanya jawabannya kepada rumput yang bergoyang.

Berita Terkait

GBNN Aceh Tenggara Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi di Ratusan Titik Kini Meningkat AGara
Aceh Tenggara Butuh Proyek Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan
‎Kebakaran Pasar Jagong Jeget Hanguskan 96 Bangunan, 60 KK dan 243 Warga Terdampak
Babinsa Koramil 06/Jagong Sigap Bantu Warga Padamkan Kebakaran Rumah di Hari Libur
‎Kebakaran Hebat Pasar Jagong Jeget, Dua Korban Luka Bakar Dilarikan ke RSUD Datu Beru
Peduli Warga Terdampak Bencana, Bhayangkari Aceh Tengah Hadirkan Bansos Huntara Linge
Lapangan Musara Alun Tampak Bersih, Siap Jadi Lokasi HUT RI ke-81 : Mengembalikan Sejarah ke Tengah Masyarakat Gayo
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Gotong Royong Bersama Warga Persiapan Resepsi Pernikahan
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Aceh Tenggara Butuh Proyek Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:40 WIB

‎Kebakaran Pasar Jagong Jeget Hanguskan 96 Bangunan, 60 KK dan 243 Warga Terdampak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Babinsa Koramil 06/Jagong Sigap Bantu Warga Padamkan Kebakaran Rumah di Hari Libur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:13 WIB

‎Kebakaran Hebat Pasar Jagong Jeget, Dua Korban Luka Bakar Dilarikan ke RSUD Datu Beru

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:27 WIB

‎Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 10/Celala Gelar Komsos Bersama Warga Desa Kuyun Lah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Peduli Warga Terdampak Bencana, Bhayangkari Aceh Tengah Hadirkan Bansos Huntara Linge

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Lapangan Musara Alun Tampak Bersih, Siap Jadi Lokasi HUT RI ke-81 : Mengembalikan Sejarah ke Tengah Masyarakat Gayo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:26 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Ajak Warga Antisipasi Perubahan Cuaca Saat Musim Tanam Palawija

Berita Terbaru