Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si menjadi narasumber pada kuliah umum bertema “Pengembangan Kopi Gayo dan Peran Generasi Muda Pertanian di Aceh Tengah” di kampus Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Serpong, Tangerang, Banten. Kegiatan yang berlangsung di gedung perkuliahan PEPI, Jl. Sinarmas Boulevard, Situ Gadung, Kecamatan Pagedangan, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa tingkat I dan II, serta dihadiri secara langsung oleh Bupati Aceh Tengah, jajaran pemerintah daerah, dan civitas akademika.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dengan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda Aceh Tengah dalam mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan, khususnya komoditas kopi.

Direktur Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia, Dr. Ir. Harmanto, M.Eng dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Aceh Tengah dan rombongan. Ia menjelaskan bahwa kuliah umum ini merupakan upaya memperluas wawasan mahasiswa terkait pengembangan komoditas pertanian yang memiliki potensi besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Siapa yang tidak kenal Kopi Gayo. Kopi ini merupakan salah satu kopi unggulan Indonesia yang telah mendunia. Pengembangan komoditas kopi tidak hanya berkaitan dengan budidaya, tetapi juga mencakup pengolahan pasca panen, pemasaran, hingga penguatan kelembagaan pertanian. Di sinilah peran generasi muda sangat penting sebagai agen perubahan”, ujar Harmanto.

Baca Juga:  Sekretaris Komisi D DPRK Aceh Tengah Hadiri Sosialisasi Family Care Unit

Ia juga menjelaskan bahwa kampus tersebut didirikan pada tahun 2019 dengan sistem pendidikan berbasis praktik, di mana sekitar 67 persen proses pembelajaran berupa praktik lapangan. Saat ini PEPI memiliki tiga program studi, yaitu Mekanisasi Pertanian, Tata Air Pertanian, dan Pengolahan Hasil Pertanian dengan jumlah mahasiswa sekitar 400 orang, termasuk mahasiswa asal Aceh.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah dalam kuliah umumnya memaparkan potensi besar daerahnya sebagai salah satu penghasil kopi arabika terbaik di dunia, yaitu Kopi Gayo. Menurutnya, komoditas kopi telah menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di dataran tinggi Gayo.

Bupati juga menjelaskan bahwa sektor perkebunan kopi di Aceh Tengah sempat menghadapi tantangan akibat kerusakan lahan yang dipicu bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. Namun, dengan penguatan sumber daya manusia dan inovasi di bidang pertanian, potensi besar tersebut diyakini dapat kembali berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Melalui kerja sama dengan PEPI, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap generasi muda dapat memperoleh pendidikan dan pengalaman yang lebih luas di bidang pertanian modern, sehingga mampu menghadirkan inovasi dan teknologi baru dalam pengembangan kopi serta komoditas pertanian lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Aceh Tengah Risnawati, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perikanan, Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD), serta Ketua dan Komisioner Baitul Mal Aceh Tengah.

Berita Terkait

‎Personel Satgas Gulbencal Bersama Warga Bersihkan Material Longsor di Takengon – Bintang
Residivis Curanmor Beraksi di Bebesen, Kini Diamankan di Polres Aceh Tengah
Jajaran Polres Aceh Tengah Intensifkan Pengamanan Jelang Berbuka, Pastikan Ramadan Aman dan Nyaman
Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana
Jajaran Polres Aceh Tengah Intensifkan Pengamanan Jelang Berbuka, Pastikan Ramadan Aman dan Nyaman
‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual
Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara
‎Warga Desa Lumut Keluhkan Tidak Menerima Bantuan Kebersihan, Jadup, dan Pemulihan Ekonomi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:47 WIB

Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:12 WIB

‎Personel Satgas Gulbencal Bersama Warga Bersihkan Material Longsor di Takengon – Bintang

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:12 WIB

Residivis Curanmor Beraksi di Bebesen, Kini Diamankan di Polres Aceh Tengah

Senin, 9 Maret 2026 - 13:19 WIB

Jajaran Polres Aceh Tengah Intensifkan Pengamanan Jelang Berbuka, Pastikan Ramadan Aman dan Nyaman

Senin, 9 Maret 2026 - 11:59 WIB

‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual

Senin, 9 Maret 2026 - 11:51 WIB

Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara

Senin, 9 Maret 2026 - 10:23 WIB

‎Warga Desa Lumut Keluhkan Tidak Menerima Bantuan Kebersihan, Jadup, dan Pemulihan Ekonomi

Senin, 9 Maret 2026 - 05:44 WIB

Kapolres Aceh Tengah Cek Inventaris Senpi Organik, Pastikan Tidak Ada Penyalahgunaan

Berita Terbaru