Masyarakat Aceh Tengah Desak Tutup Dan Tangkap Pelaku Judi Togel

- Editor

Selasa, 6 Mei 2025 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon, Pilargayonews.com – Sejumlah warga Kabupaten Aceh Tengah menyerukan agar Aparat Penegak Hukum segera bertindak tegas terhadap maraknya aktivitas perjudian jenis togel (toto gelap) yang masih bebas beroperasi di wilayah tersebut.

 

Praktik haram ini dinilai meresahkan masyarakat dan mencoreng syariat Islam yang menjadi dasar hukum di Aceh.

 

Salah satu tokoh masyarakat, Multazaem, menyampaikan bahwa terdapat beberapa titik lokasi judi togel yang terpantau aktif dan seolah kebal hukum karena tak tersentuh oleh aparat.

 

“Kami sudah mengemas bukti-bukti lokasi lapak judi togel yang masih beroperasi di Aceh Tengah. Ini sangat memprihatinkan, karena keberadaan mereka justru semakin terang-terangan,” ujarnya.

 

Multazaem juga menegaskan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam jika aparat terus membiarkan aktivitas ilegal ini.

 

“Kami mendesak pihak kepolisian, Satpol PP, dan seluruh aparat penegak hukum untuk segera menutup seluruh lapak judi togel dan menangkap para pelaku.

Baca Juga:  Personel Polres Aceh Tengah dan BKO Brimob Gotong Royong Bersihkan Fasilitas Umum di Dua Kecamatan

 

Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum di daerah ini,” tambahnya.

 

Dari informasi yang dihimpun, aktivitas judi togel tersebut tersebar di sejumlah titik di pusat kota hingga ke daerah pinggiran.

 

Terminal lama 2. Titik, pasar inpres 1 titik, di belakang mall bale atu 1 titik, di pasar bale atu 1 titik, dan di paya ilang 1 titik.

 

Praktik ini diduga melibatkan jaringan terorganisir yang mampu bertahan karena adanya pembiaran dari pihak-pihak tertentu.

 

Kami sebagai masyarakat berharap ada tindakan nyata dan transparan dari pihak berwenang, tidak hanya berupa razia sesaat, tetapi penindakan hukum yang menyeluruh agar Aceh Tengah benar-benar bersih dari praktik perjudian, Ungkap Multazaem

 

 

Editir: Yusra Efendi

Berita Terkait

Taspen Lhokseumawe Berikan Sosialisasi Dana Pensiun Bagi PPPK Kabupaten Aceh Tengah
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Dampingi Penyaluran Bantuan Ketahanan Pangan di Wih Sagi Indah
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos di Desa Tanjung
Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Resmi Ditutup, Lahirkan Atlet Muda Berprestasi dan Pererat Persaudaraan di Bumi Gayo
Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital
‎PT LMR Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan kepada Generasi Muda Lewat Edukasi dan Aksi Nyata di SMPN 30 Takengon
Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi
Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:44 WIB

Taspen Lhokseumawe Berikan Sosialisasi Dana Pensiun Bagi PPPK Kabupaten Aceh Tengah

Senin, 22 Juni 2026 - 11:13 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Dampingi Penyaluran Bantuan Ketahanan Pangan di Wih Sagi Indah

Senin, 22 Juni 2026 - 11:09 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos di Desa Tanjung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:39 WIB

Takengon Jadi Pusat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Melalui Aceh Go Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:56 WIB

‎PT LMR Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan kepada Generasi Muda Lewat Edukasi dan Aksi Nyata di SMPN 30 Takengon

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:54 WIB

Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:38 WIB

Aceh Tengah diproyeksikan menjadi salah satu kabupaten percontohan ekonomi kreatif di Provinsi Aceh.

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:27 WIB

Sertijab Lima Pejabat Utama, Kapolres Aceh Tengah Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Berita Terbaru