Modus Baru Penipuan, Surat Palsu Catut Nama Pemkab Aceh Tengah Janjikan Bantuan Rp5 Juta

- Editor

Minggu, 5 April 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKENGON – Masyarakat di Kota Takengon kembali diresahkan dengan beredarnya selebaran yang diduga kuat merupakan informasi palsu (hoaks) yang mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (5/4/2026).

Dalam selebaran tersebut, pelaku mencatut nama Bupati Aceh Tengah dengan memodifikasi surat resmi agar tampak meyakinkan. Isi surat menyebutkan adanya bantuan sebesar Rp5 juta untuk masyarakat, dengan pengecualian bagi PNS dan aparatur kampung.

Namun, di balik iming-iming tersebut, masyarakat diminta memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk membayar biaya administrasi sebesar Rp250 ribu untuk proses pendaftaran.

Informasi ini dipastikan tidak benar dan diduga merupakan modus penipuan yang sengaja dibuat untuk memanfaatkan situasi masyarakat.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Aceh Tengah, Rahmat Hidayat, menegaskan bahwa surat tersebut adalah hoaks dan tidak berasal dari pemerintah.

“Jangan ditanggapi. Itu bentuk penipuan yang mengatasnamakan pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh program bantuan dari pemerintah tidak pernah disertai pungutan biaya dalam bentuk apa pun, terutama dalam proses pendataan maupun penyaluran bantuan pascabencana.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih waspada terhadap berbagai informasi yang beredar, khususnya yang berkaitan dengan bantuan sosial.

Rahmat mengimbau warga agar memastikan kebenaran informasi dengan berkoordinasi langsung kepada pihak kampung, khususnya reje setempat.

“Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data resmi dari desa. Jadi, masyarakat sebaiknya menanyakan langsung kepada reje jika ada informasi bantuan,” jelasnya.

Fenomena ini menjadi peringatan bahwa modus penipuan dengan mencatut nama pemerintah masih terus terjadi. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya, apalagi jika disertai permintaan sejumlah uang.

‎Rahmat mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima agar tidak menjadi korban penipuan.

Baca Juga:  25 Personel Polres Aceh Tengah Terima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian dari Negara

Berita Terkait

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Warga Desa Gegarang
Polres Aceh Tengah Amankan Pembukaan Kejuaraan Grasstrack di Ketol, Ratusan Penonton Hadir
‎Akses Rusak Bertahun-tahun, Warga Empat Kampung di Bener Meriah Gotong Royong Perbaiki Jalan Secara Swadaya
Bupati Aceh Tengah Beri Motivasi Dan Hadiah Untuk Siswa Tiga SD di Pegasing
Puluhan Anggota Kodim 0106/Aceh Tengah, Kenaikan Pangkat Satu Tingkat
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Panen Bawang Merah di Desa Kala Ketol
Polres Aceh Tengah Amankan Ibadah Jumat Agung di Gereja Katolik Santo Petrus, Berlangsung Khidmat dan Kondusif
‎DPRK Aceh Tengah Bentuk Pansus Penanganan Bencana Hidrometeorologi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 06:18 WIB

‎Babinsa Koramil 06/Jagong Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Warga Desa Gegarang

Minggu, 5 April 2026 - 06:03 WIB

Modus Baru Penipuan, Surat Palsu Catut Nama Pemkab Aceh Tengah Janjikan Bantuan Rp5 Juta

Minggu, 5 April 2026 - 05:51 WIB

Polres Aceh Tengah Amankan Pembukaan Kejuaraan Grasstrack di Ketol, Ratusan Penonton Hadir

Sabtu, 4 April 2026 - 14:58 WIB

Bupati Aceh Tengah Beri Motivasi Dan Hadiah Untuk Siswa Tiga SD di Pegasing

Sabtu, 4 April 2026 - 07:10 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Panen Bawang Merah di Desa Kala Ketol

Jumat, 3 April 2026 - 10:30 WIB

Polres Aceh Tengah Amankan Ibadah Jumat Agung di Gereja Katolik Santo Petrus, Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Jumat, 3 April 2026 - 08:57 WIB

‎DPRK Aceh Tengah Bentuk Pansus Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Jumat, 3 April 2026 - 08:47 WIB

Kebakaran Satu Unit Rumah Di Kampung Mengaya, Wabup Muchsin Salurkan Bantuan Masa Panik

Berita Terbaru