Mutasi Hanya Dongeng Status Quo Lebih Enak Untuk Membangun Kerajaan Kolusi Yang Berbau Korupsi

- Editor

Jumat, 26 September 2025 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

Kutacane – pilargayonews.com| Dalam konteks sistem pemerintahan dan administrasi negara, mempertahankan status quo adalah sebuah pilihan yang memiliki konsekuensi tersendiri.

Status quo merujuk pada keadaan atau kondisi saat ini. Dalam pemerintahan, ini berarti mempertahankan kebijakan, struktur, dan praktik administrasi yang ada tanpa perubahan signifikan.

Stabilitas: Status quo sering dipertahankan ketika sistem yang ada dianggap stabil dan berfungsi dengan baik. Perubahan yang tidak perlu dapat mengganggu stabilitas dan efisiensi

Pemeintah saat ini dinilai hanya mengutamakan Kepentingan Kelompok Tertentu Kelompok-kelompok yang mendapat manfaat dari sistem yang ada mungkin mendukung status quo untuk mempertahankan keuntungan mereka.
Tapi Kurangnya Konsensus:Ketika tidak ada kesepakatan yang jelas tentang perubahan yang diperlukan, mempertahankan status quo bisa menjadi pilihan sementara untuk menghindari konflik.

Risiko Perubahan Terkadang, risiko yang terkait dengan perubahan dianggap terlalu tinggi, sehingga mempertahankan status quo dianggap lebih aman.Namun tidak jarang mempertahankan itu akan menimbulkan Kolusi serta korupsi merajalela

Baca Juga:  Wujud Kepedulian Babinsa, Sertu Amis Bantu Warga Jemur Kopi di Kecamatan Bintang

Keputusan untuk mempertahankan atau mengubah status quo dalam pemerintahan harus didasarkan pada analisis yang cermat tentang manfaat dan risikonya. Pemerintah harus mempertimbangkan dampaknya terhadap stabilitas, efisiensi, keadilan, dan inovasi. Namun Efesiensi hanya omon omon di Aceh Tenggara buktinya pembelian Mobil Dinas diatas penderitaan Masyarakat.

Terkadang, perubahan diperlukan untuk meningkatkan kinerja administrasi Daerah dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Namun, perubahan juga harus dilakukan dengan hati-hati dan terencana agar tidak menimbulkan gangguan yang tidak perlu. Seperti Ada keritikan lamgsung di balas dengan bermacam cara pengancaman atau apalah namanya.

Jangan menjadi Pemimpin yang Arogan dalam memerintah suatu Daerah ,Karena dengan arogan sistem pemerintahan yang dibangun akan menjadi Ladang para preman ,bulan menciptakan para birokrat yang unggul .

Saat ini pertanyaan Publik kenapa masih mempertahankan pejabat lama apakah karena mereka lebih hebat atau sewa tanah lancar ,atau mungkin mereka lebih memahami bidangnya masing masing

Berita Terkait

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak
Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana
‎ ‎Ketua KALIBER Aceh Bantah Tudingan Masuk Tanpa Izin ke Gudang BPBD Aceh Tenggara ‎
KALIBER Aceh Desak Audit Dana Desa Kuta Tengah Tahun 2022–2023, Diduga Sarat Penyimpangan
‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara
Menteri Pertanian RI Terapkan Skema Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana, Upah Petani Dibayar Pemerintah Pusat
Dana Tunggu Hunian Cair, Di Tengah Pemulihan Bencana Warga Aceh Tengah Mulai Tersenyum
Dana Rp 10,7 Miliyar Jalan Nasional Kutacane -Gayo Lues Oleh PT. Segon Karya Alcantara Jadi tempat Hantu Bermain
Berita ini 338 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:42 WIB

Masyarakat Nasabah Tuntut Evaluasi PT. PNM Mekar, Bupati Haili Lakukan Mediasi Kedua Belah Pihak

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:50 WIB

Polsek Silih Nara dan Brimob Polda Aceh Gotong Royong Bantu Pembersihan dan Perbaikan Tempat Ibadah

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:18 WIB

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:46 WIB

Satgas Gulbencal TNI Bangun Jembatan Darurat Pasca Banjir dan Longsor di Desa Burlah

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:38 WIB

‎Dekna Cake Bersama BFLF Indonesia, Kongsi Kasih dan RIS Studio Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Kampung Tirmiara

Jumat, 16 Januari 2026 - 03:41 WIB

‎ ‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Laksanakan Karya Bhakti TNI di Desa Pendere Saril ‎

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:42 WIB

Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan Logistik Pipa Untuk Air Bersih

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:57 WIB

Menembus Kampung Terpencil, Kapolres Aceh Tengah Hadirkan Senyum bagi Warga Terdampak di Kemukiman Wih Dusun Jamat

Berita Terbaru