Pansus LKPJ DPRK Aceh Tengah Lakukan Evaluasi Kinerja Dinas Perkim

- Editor

Selasa, 22 April 2025 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon — pilargayonews. com | Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Tengah melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) pada Sabtu, 19 April 2025, sebagai bagian dari agenda pengawasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2024.

Kunjungan yang dipimpin oleh Syukri, serta didampingi oleh Wakil Ketua DPRK, Seven Cebro Kobat, dan sejumlah anggota legislatif lainnya seperti Mukhlis, S.Pd, Ir. Amiruddin, Genap, Saiful MS Amirullah, Ichwan Mulyadi, Fahrijal Kasir, ST, Ilyas Sadikin, dan Fauzan, menandai langkah serius parlemen daerah dalam mengevaluasi efektivitas pelaksanaan program-program strategis pemerintah daerah.

Dalam dialog terbuka yang berlangsung di kantor Dinas Perkim, Tim Pansus menyoroti sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian publik, antara lain akses air bersih, ketersediaan rumah layak huni, dan penanganan sampah yang dinilai semakin memprihatinkan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggaran yang bersumber dari APBK maupun dana pusat benar-benar digunakan secara tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Syukri dalam sambutan pembukaannya.

Anggota legislatif juga mempertanyakan efektivitas pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Air Minum sebesar Rp8,6 miliar serta Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) senilai Rp5,6 miliar, yang dinilai belum memberikan kontribusi signifikan terhadap penyelesaian masalah perumahan rakyat.

“Kami mengingatkan agar realisasi program tidak semata-mata didasarkan pada data sekunder dari lembaga seperti BKKBN, tetapi harus merujuk pada kondisi riil dan kebutuhan faktual di lapangan,” ujar salah satu anggota Pansus.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Tengah Turun Kutip Sampah di Aliran Sungai Peusangan Bersama Komunitas dan Pemuda Gayo

Pansus DPRK juga mendorong Dinas Perkim untuk lebih proaktif dalam pengajuan proposal pembangunan, serta tidak hanya bersifat menunggu, tetapi aktif menjemput peluang pendanaan demi percepatan program strategis.

Dalam aspek pengelolaan sampah, perhatian khusus diberikan terhadap kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mulie Jadi yang dinilai mendesak untuk segera ditangani dengan pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

“Permasalahan sampah bukan sekadar soal estetika atau pencemaran, tetapi juga mencerminkan komitmen moral kita dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap adanya dokumen teknis yang lengkap untuk dibahas dalam forum paripurna,” ujar anggota legislatif lainnya.

Tidak luput dari sorotan, program Detail Engineering Design (DED) yang selama ini dijadikan dasar perencanaan pembangunan juga dievaluasi dari segi capaian dan efisiensi anggaran.

“DED seharusnya menjadi alat pemecahan masalah, bukan sekadar formalitas pembelanjaan. Akurasi dan ketepatan sasaran menjadi keharusan,” tandas Pansus.

Menanggapi masukan tersebut, Kepala Dinas Perkim, Mauiza Uswa, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dialog konstruktif dari DPRK. Ia menegaskan komitmen institusinya untuk membangun sinergi yang lebih erat dengan legislatif, serta memastikan sinkronisasi seluruh data dengan dokumen LKPJ.

“Kami menyambut baik masukan yang diberikan. Seluruh dokumen pendukung akan kami serahkan untuk mendukung evaluasi Pansus secara objektif. Ini merupakan momentum penting bagi perbaikan tata kelola ke depan,” tutur Mauiza.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari penguatan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif dan akuntabel.

Berita Terkait

‎Kapolsek Kota Takengon Gerak Cepat Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Mendale, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif
‎ ‎Ratusan Warga Mendale Datangi Dinas Sosial Aceh Tengah, Tuntut Kejelasan Jadup Korban Bencana
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Monitoring Normalisasi Aliran Sungai di Jembatan PLTA Burni Bius Baru
‎Babinsa Koramil 10/Celala Cek Jembatan Terdampak Bencana, Pastikan Akses Warga ke Kebun dan Sawah Tetap Aman
‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Melalui Komsos Bersama Warga Desa Merah Mege
‎Babinsa Koramil 10/Celala Gelar Karya Bakti Bersama Warga, Perbaiki Sarana Desa di Kuyun Toa
‎30 Persen Hutan Desa Mendale Diduga Telah Dirambah, Tim Gabungan Perkuat Patroli dan Sosialisasi Pelestarian Hutan
‎Polres Aceh Tengah Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Pegasing, Ratusan Karung Material dan Peralatan Tambang Diamankan
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:43 WIB

‎Kapolsek Kota Takengon Gerak Cepat Kawal Penyampaian Aspirasi Warga Mendale, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Senin, 27 Juli 2026 - 10:11 WIB

‎Sambut Hari Sungai Nasional 2026, Dispar Bener Meriah dan FAJI Gelar Fun Rafting di Hulu Sungai Peusangan

Senin, 27 Juli 2026 - 09:01 WIB

‎ ‎Ratusan Warga Mendale Datangi Dinas Sosial Aceh Tengah, Tuntut Kejelasan Jadup Korban Bencana

Senin, 27 Juli 2026 - 08:02 WIB

BUMN Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal pada Proyek Rehabilitasi Pascabencana Aceh

Senin, 27 Juli 2026 - 06:17 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Monitoring Normalisasi Aliran Sungai di Jembatan PLTA Burni Bius Baru

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:10 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:42 WIB

‎Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Pererat Silaturahmi Melalui Komsos Bersama Warga Desa Merah Mege

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:39 WIB

‎Babinsa Koramil 10/Celala Gelar Karya Bakti Bersama Warga, Perbaiki Sarana Desa di Kuyun Toa

Berita Terbaru