Takengon – pilargayonews.com | Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas terkait bersama Majelis Akreditasi Dayah Aceh (MADA) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Akreditasi Dayah se-Kabupaten Aceh Tengah yang digelar di salah satu restauran di Aceh Tengah, Rabu (27/08/2025).
Kegiatan yang diikuti oleh pimpinan dayah, pesantren, dan balai pengajian, sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan agama di dataran tinggi Tanoh Gayo.
Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, yang hadir dalam kesempatan itu menegaskan bahwa kehadiran para ulama di Aceh Tengah adalah sebuah berkah yang patut disyukuri. Menurutnya, keberadaan dayah, pesantren, dan balai pengajian harus terus didukung agar melahirkan generasi yang beriman, cerdas, dan berakhlak mulia.
“Di Aceh Tengah kita dikelilingi ulama. Ini adalah anugerah yang sangat besar. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh program pendidikan dayah, termasuk peningkatan akreditasi agar kualitasnya semakin baik”, ucap Haili Yoga.
Bupati Aceh Tengah juga menyinggung berbagai program keagamaan yang saat ini berjalan di Aceh Tengah, seperti Safa Magrib, Rabu Berkah, dan Safari Jumat. Program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghidupkan syiar Islam di masyarakat.
Namun, Bupati menyampaikan keprihatinannya saat melihat masih minimnya keterlibatan generasi muda di masjid, terutama sebagai imam dan muazin. “Sayang sekali, di beberapa masjid yang saya kunjungi, jarang terlihat anak muda yang berperan sebagai imam maupun muazin. Kita ingin generasi muda hadir, ikhlas beribadah, sekaligus memakmurkan masjid”, ungkapnya dengan rasa prihatin.
Sebagai langkah nyata, Bupati juga menyampaikan kebijakan baru di sekolah, yaitu mewajibkan siswa-siswi membaca Al-Qur’an selama 15 menit sebelum memulai pelajaran. Aturan ini diharapkan dapat membiasakan generasi muda untuk dekat dengan Al-Qur’an sejak dini.
“Insya Allah, dengan membiasakan anak-anak membaca Al-Qur’an sebelum belajar, mereka akan tumbuh dengan akhlak yang baik dan terbiasa menghidupkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari”, bebernya.
Sementara itu, Tgk. Nazaruddin, M.Sos, selaku perwakilan Majelis Akreditasi Dayah Aceh (MADA), menjelaskan bahwa akreditasi menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan standar pendidikan dayah. Dengan akreditasi, setiap lembaga dayah dapat memperbaiki kualitas kurikulum, manajemen, dan layanan pendidikannya.
Kegiatan sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pimpinan dayah dan pesantren akan pentingnya akreditasi, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para ulama dalam mendidik generasi muda.