PLTA Manggkir dari tangung jawab, Warga Geram Jembatan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

- Editor

Rabu, 29 Januari 2025 - 04:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

Aceh Tengah Pilargayo.com– Kesabaran masyarakat Desa Asia dan tiga desa tetangga—Desa Bale, Desa Bujang, dan Desa Asir-Asir Atas—mulai habis. Dua jembatan penghubung yang rusak akibat proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) masih belum diperbaiki, meski janji perbaikan telah dilontarkan satu tahun lalu.

Saat itu, perwakilan PLN dan PLTA dalam pertemuan di kantor Camat Lut Tawar menegaskan akan segera membangun kembali jembatan yang rusak. Namun, hingga awal 2025, janji tersebut menguap tanpa kepastian, meninggalkan kekecewaan mendalam di tengah masyarakat yang setiap hari harus menghadapi kesulitan akses.

Rusdi, selaku koordinator pemuda yang di percayakan oleh 4 desa terdampak, dengan tegas menyuarakan kekecewaan warga terhadap dua perusahaan BUMN tersebut.

“Kami mendesak PLN dan PLTA untuk segera menepati janji mereka. Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tapi nadi kehidupan kami. Keterlambatan ini jelas merugikan masyarakat,” tegas Rusdi.

Lebih jauh, ia memberi peringatan keras bahwa masyarakat bisa saja turun ke jalan jika tuntutan ini terus diabaikan.

Baca Juga:  Kawanan Gajah Liar Kembali Teror Permukiman di Aceh Tengah, Warga Tagih Tindakan BKSDA

“Jangan sampai kami mengambil langkah yang di luar dugaan mereka. Kami bisa saja melakukan aksi, tapi sejauh ini kami masih menghormati keputusan dan janji mereka,” tambahnya dengan lantang.

Sementara itu, Direktur PLN Cabang Aceh Tengah, Purkan, ketika dikonfirmasi pada 28 Januari 2025, melempar tanggung jawab kepada PLTA. Menurutnya, anggaran untuk perbaikan jembatan berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PLTA, namun ia mengaku tidak tahu sejauh mana progres pengerjaan tersebut.

“Saya sarankan untuk langsung berkoordinasi dengan pihak PLTA terkait hal ini,” ujar Purkan singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLTA masih bungkam, tanpa ada pernyataan resmi terkait kelanjutan perbaikan jembatan yang mereka janjikan. Sementara itu, di lapangan, kesabaran masyarakat semakin menipis. Jika janji ini terus dikhianati, bukan tidak mungkin aksi protes besar akan terjadi.

 

 

Berita Terkait

Hulu Air Dialihkan Sementara, Solusi Cepat Kendalikan Perluasan Sinkhole Pondok Balik Ketol
Safari Ramadan 1447 H, Kapolsek Lut Tawar Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Al Mukmin Pedemun
Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah
Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah
Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah
Dandim 0106/Aceh Tengah Pimpin Rapat Penentuan Titik Lokasi KDMP
Pembangunan 529 Unit Huntara di Wilayah Kecamatan Linge Terus Berjalan
‎Warga Mendale Datangi Kantor Camat Kebayakan, Tuntut Transparansi Data Bantuan Bencana
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 09:28 WIB

Hulu Air Dialihkan Sementara, Solusi Cepat Kendalikan Perluasan Sinkhole Pondok Balik Ketol

Senin, 2 Maret 2026 - 08:56 WIB

Safari Ramadan 1447 H, Kapolsek Lut Tawar Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Al Mukmin Pedemun

Senin, 2 Maret 2026 - 08:51 WIB

Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah

Senin, 2 Maret 2026 - 08:39 WIB

Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah

Senin, 2 Maret 2026 - 08:25 WIB

Dapur SPPG Bebesen Simpang IV, Didistribusikan ke 27 Sekolah di Aceh Tengah

Senin, 2 Maret 2026 - 04:54 WIB

Pembangunan 529 Unit Huntara di Wilayah Kecamatan Linge Terus Berjalan

Senin, 2 Maret 2026 - 04:03 WIB

‎Warga Mendale Datangi Kantor Camat Kebayakan, Tuntut Transparansi Data Bantuan Bencana

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:58 WIB

Safari Ramadhan Hari Ke-6, Wabup Muchsin : Sungai Kampung Rawe Segera Kita Instruksikan untuk Dinormalisasi

Berita Terbaru