Aceh Tengah – pilargayonews com| Reje Kampung Tanjung, Kecamatan rusip antara , Kabupaten Aceh Tengah, Bukhari, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Reje Rusip Antara , meminta perhatian serius pemerintah daerah untuk menyediakan genset (generator set) di 16 kampung yang hingga kini masih mengalami pemadaman listrik pascabencana.
Bukhari menyampaikan, sejak terjadinya bencana alam pada 26 November 2025 lalu, aliran listrik di wilayah Kecamatan Rusip Antara belum kembali normal hingga Rabu, 24 Desember 2025. Kondisi ini sangat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama untuk fasilitas umum seperti meunasah, pos kesehatan, sekolah, dan penerangan lingkungan.
“Sejak awal bencana sampai hari ini, lampu belum juga hidup. Kami memahami bahwa perbaikan jaringan listrik masih dalam proses, namun masyarakat sangat membutuhkan solusi sementara,” ujar Bukhari.
Ia menjelaskan, sebagian kampung memang memiliki genset, namun kapasitasnya sangat terbatas dan tidak mampu mencukupi kebutuhan fasilitas umum. Bahkan, di beberapa kampung genset yang ada sudah tidak layak pakai.
“Genset di kampung-kampung tidak memadai. Karena itu kami meminta agar pemerintah bisa memberikan genset di setiap desa yang ada di Kecamatan Rusip Antara , minimal untuk menunjang fasilitas umum,” katanya.
Menurut Bukhari, keberadaan genset sangat mendesak, mengingat kondisi gelap pada malam hari berpotensi menimbulkan persoalan keamanan dan menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Atas nama para reje dan masyarakat Rusip Antara , ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah maupun pihak terkait dapat segera mengambil langkah konkret sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.
“Kami tidak menuntut berlebihan, hanya meminta solusi agar aktivitas masyarakat tetap bisa berjalan sambil menunggu listrik kembali normal,” tutupnya.
RF






