RS Regional Pegasing: Dari Harapan Menjadi Beban, Kini Menanti “Nafas Baru”

- Editor

Senin, 8 September 2025 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Sebuah bangunan megah berdiri di Pegasing, Aceh Tengah. Dulu ia dirancang sebagai rumah sakit rujukan terbesar di wilayah tengah Aceh. Namun kini, yang tampak hanyalah dinding kusam, plafon bolong, lobi runtuh, instalasi rusak, dan halaman yang ditumbuhi semak liar.

Rumah Sakit Regional Pegasing, nama yang sempat dielu-elukan, justru lebih mirip gedung terbengkalai daripada pusat kesehatan. Kondisinya kian memprihatinkan: 12 unit pendingin ruangan (AC central) hilang tak berjejak, kaca pecah, material bangunan berserakan, hingga kabel listrik porak-poranda.

Alih-alih melayani masyarakat, gedung ini kini menyisakan cerita pahit. Ia menjadi saksi bisu kasus korupsi yang menyeret lima orang ke meja hijau. Proyek pembangunan yang bersumber dari APBA 2011 itu meninggalkan kerugian negara sekitar Rp1,17 miliar.

Lebih dari satu dekade berlalu, luka lama itu belum benar-benar sembuh. Pemerintah Aceh kembali dihadapkan pada dilema besar: biaya perbaikan yang mencapai Rp40 miliar, sebagaimana hasil kajian teknis Dinas Perkim Aceh pada 2025. Angka fantastis itu tentu mustahil ditanggung sendiri oleh Pemkab Aceh Tengah yang tengah bergulat dengan defisit anggaran.

Baca Juga:  Dandim 0106/Aceh Tengah Hadiri Peringatan Hardiknas

Besok, Pemerintah Aceh dijadwalkan menyerahkan bangunan ini kepada Pemkab Aceh Tengah melalui mekanisme hibah. Namun, ada catatan penting: operasional rumah sakit baru bisa berjalan setelah Pemprov Aceh membantu menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Artinya, tanggung jawab pemulihan fisik gedung tetap berada di pundak Pemerintah Aceh.

Tanpa perbaikan menyeluruh, RS Regional Pegasing hanya akan jadi bangunan kosong – monumen kerusakan yang tak pernah berfungsi sebagaimana cita-cita awal.

Masyarakat Aceh Tengah tentu berharap, gedung ini tak lagi menjadi “bangunan angker berlapis kasus”, melainkan benar-benar bangkit sebagai pusat pelayanan kesehatan modern. Harapan itu kini menggantung pada komitmen Pemerintah Aceh: apakah berani memberi “nafas baru” bagi rumah sakit yang sudah lama kehilangan fungsinya.

Berita Terkait

Dandim 0106/Aceh Tengah Pimpin Tradisi Penerimaan Warga Baru, Sambut Calon Dandim Letkol Czi Rudy Haryanto
Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Bupati Haili Yoga : Jangan Sampai Warga Dirugikan Karena Data Salah
‎Kodim 0106/Aceh Tengah Sambut Kehadiran Letkol Czi Rudy Haryanto, Perkuat Sinergi dan Pengabdian kepada Masyarakat
Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar
‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Reje Payung Capai Progres 47,67 Persen
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos di Desa Mekar Indah
Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Keakraban Warga Lewat Komsos di Desa Rutih
‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Pererat Silaturahmi dengan Warga melalui Komsos di Pantan Bener
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:04 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Pimpin Tradisi Penerimaan Warga Baru, Sambut Calon Dandim Letkol Czi Rudy Haryanto

Senin, 15 Juni 2026 - 03:32 WIB

Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, Bupati Haili Yoga : Jangan Sampai Warga Dirugikan Karena Data Salah

Senin, 15 Juni 2026 - 02:39 WIB

‎Kodim 0106/Aceh Tengah Sambut Kehadiran Letkol Czi Rudy Haryanto, Perkuat Sinergi dan Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:55 WIB

Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:56 WIB

‎Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Reje Payung Capai Progres 47,67 Persen

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:41 WIB

Babinsa Koramil 08/Silih Nara Perkuat Keakraban Warga Lewat Komsos di Desa Rutih

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:38 WIB

‎Babinsa Koramil 08/Silih Nara Pererat Silaturahmi dengan Warga melalui Komsos di Pantan Bener

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:56 WIB

‎Bobby Wan Prinu Tarigan Terima Penghargaan sebagai Pencetus Car Free Day di Aceh Tengah

Berita Terbaru