TAKENGON – pilargayonews.com |Dinamika politik di Kabupaten Aceh Tengah memasuki babak baru. Sosok muda yang dikenal energik dan progresif, Seven Cebro Kobat, resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Aceh Tengah periode terbaru.
Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Kantor DPW PAN Aceh, Lueng Bata, Banda Aceh, Minggu (15/2/2026). Prosesi penetapan turut diikuti secara daring oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, dari Jakarta.
Selain Aceh Tengah, dalam momentum yang sama PAN juga menetapkan kepengurusan DPD di sejumlah kabupaten/kota lain di Aceh sebagai bagian dari penguatan struktur partai di tingkat daerah.
Representasi Generasi Muda
Terpilihnya Seven Cebro Kobat dinilai sebagai representasi bangkitnya generasi muda dalam kancah politik lokal.
Sejumlah kalangan organisasi
kepemudaan dan kemahasiswaan menyambut positif penetapan tersebut, melihat kepemimpinan baru ini sebagai simbol regenerasi dan pembaruan di tubuh partai berlambang matahari terbit itu.
Dengan latar belakang dan pendekatan yang dinilai adaptif terhadap perkembangan zaman, Seven diharapkan mampu membawa PAN Aceh Tengah lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda yang kini semakin aktif dalam ruang partisipasi publik.
“Ini momentum bagi anak muda untuk tampil dan membuktikan kapasitasnya dalam memimpin serta merumuskan gagasan pembangunan yang relevan dengan kebutuhan daerah,” ujar salah satu tokoh pemuda di Takengon.
Konsolidasi dan Agenda Politik Ke Depan
Kepengurusan baru DPD PAN Aceh Tengah diharapkan segera melakukan konsolidasi internal guna memperkuat soliditas partai menjelang berbagai agenda politik mendatang. Selain itu, komunikasi yang konstruktif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, menjadi langkah strategis dalam memperluas basis partisipasi publik.
Penguatan struktur partai di tingkat kabupaten ini juga menjadi bagian dari strategi PAN dalam mempertegas posisi politiknya di Aceh Tengah. Dengan komposisi kepengurusan yang baru, PAN diharapkan mampu menghadirkan gagasan-gagasan segar, inovatif, dan solutif bagi pembangunan daerah.
Kehadiran figur muda di pucuk kepemimpinan partai menjadi sinyal optimisme baru. Publik kini menanti langkah konkret Seven Cebro Kobat dalam merumuskan arah gerak PAN Aceh Tengah—tidak hanya sebagai kekuatan politik, tetapi juga sebagai mitra strategis pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.**








