Oleh ketua KALIBER DKD ACEH Zoel kenedi
Aceh Tenggara – merupakan Daerah yang subur nan indah diapit dua gunung yakni gunung Leuser dan bukit barisan.
Namun dalam menyalurkan bantuan dari pemerintah pusat sungguh berbelit seperti urat kelapa serabut dalam memperoleh bantuan tersebut .
Kenapa sebab kalau tidak ada kolega atau uang untuk membayar PAD maka bantuan itu tidak pernah akan sampai kepada petani petani yang benar benar membutuhkannya ucap Zk Agara
Dari tahun ketahun bantuan tersebut yang merupakan pokir dari Bupati yang saat ini berkuasa tapi yang kita tahu yang dapat adalah kolega keluarga dari pembawa pokir itu sendiri seperti Excavator untuk kelompok perikanan langsung diserahkan oleh dirjen KKP saat ini menjadi milik pribadi anak dari pejabat tersebut.
Hand traktor Roda dua banyak diperjual belikan ,untuk mendapatkan unit tersebut harus di bayar PAD sebesar Rp.5 juta sampai Rp.10 juta tahun ketahun berubah nilainya itu khusus Handtraktor,lain lagi Jonder Roda Empat nilai PAD yang dipungut pasti makin besar jadi percuma para petani di Agara mendapat bantuan berbentuk apapun dalam hal ini kalau dipungut biaya di pungli dengan Alasan PAD.
Kami selaku sosial Kontrol mengharapkan Kementan RI Bapak Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P..agar turun ke Aceh Tenggara guna meninjau melihat bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementan di perjual belikan hingga menjadi milik sendiri
Selain Berbentuk Alsintan ,bantuan jenis Sapi juga pernah ada di bumi sepakat segenep.Sere wangi bahkan Nilam juga namun yang dapat hanya kelurga dekat Pembawa Pokir pada masa itu dengan meminjam kelompok tani dari masyarakat.
Kapada Bapak Aliaen Mus yang pernah memberi bantuan ke bumi alas metuah agar menghentikan bantuan tetsebut berupa apapun kalau hanya jadi ajang bisnis dinas pertanian Aceh Tenggara dan oknum rumah Aspirasi tidak ada gunanya bantuan jika dipungut biaya ,setahu kami bantuan dari pemerintah pusat tidak pernah dipungut biaya untuk mendapatkannya sehingga para Kelompok tani yang mendapatkannya dapat membantu dalam meningkatkan hasil dari pertanian.kata zk Agara






