‎Tinggalkan Tenda Darurat, 17 Sekolah di Zona Merah Aceh Tengah Siap Bangkit Lewat Relokasi

- Editor

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKENGON — Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tengah bergerak cepat mengamankan nasib belasan satuan pendidikan yang berada di zona merah rawan bencana. Berdasarkan pendataan terbaru, sebanyak 17 sekolah di wilayah tersebut harus segera direlokasi akibat mengalami kerusakan struktur yang parah, salah satunya adalah SDN 10 Linge yang sempat viral di media sosial.

‎Pernyataan bersama ini disampaikan langsung oleh Jamjam Muzaki dari Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB), yang didampingi oleh Muhammad Kasman dari Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Muhammad Safran dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, serta Nikmah dari Dinas Pendidikan Aceh Tengah bersama Tim lainnya, setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak.

‎Sebagai langkah darurat untuk menyelamatkan proses belajar-mengajar, aktivitas 93 siswa SDN 10 Linge yang sebelumnya telantar di tenda darurat kini resmi dialihkan ke ruang kelas milik SMPN 26 Takengon. Langkah taktis ini diambil mengingat lokasi kedua sekolah berada persis berdampingan. Selain itu, SMPN 26 Takengon saat ini hanya tercatat memiliki 46 siswa, sehingga terdapat beberapa ruang kelas kosong yang representatif dan aman untuk langsung difungsikan.

‎”Kami mengarahkan agar sisa siswa yang berada di tenda darurat segera dialihkan untuk menumpang di kelas kosong milik SMPN 26 Takengon. Langkah ini penting agar anak-anak tidak perlu lagi belajar di bawah terik tenda dan bisa mendapatkan suasana belajar yang jauh lebih nyaman dan layak, ujar Jamjam Muzaki perwakilan tim gabungan tersebut.Langkah Strategis Jangka Panjang dan Pembebasan Lahan

‎Untuk penanganan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah bersama tim gabungan telah menyepakati penyediaan lahan relokasi permanen seluas ± 1,5 hektare. Lahan siap bangun ini nantinya akan menampung kompleks baru bagi SDN 10 Linge dan SMPN 26 Takengon, dengan jarak sekitar 500 meter dari posisi bangunan lama (*existing*).

‎Guna mempercepat legalitas dan pembebasan lahan, Bupati Aceh Tengah dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada Senin pekan depan untuk menghadap Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Pertemuan tersebut mengonfirmasi agenda penyerahan surat kepada Satgas Penataan Ruang dan Rumah Tangga (PRR) Kemendagri terkait akselerasi pembebasan lahan fasilitas publik sekaligus pemukiman baru bagi warga terdampak.

‎Dari total 17 sekolah yang masuk daftar relokasi, tiga di antaranya dipastikan telah terakomodasi dalam anggaran Rehabilitasi Vital (Revit) Tahap 1 TNI. Sementara sekolah lainnya yang semula direncanakan melalui skema swakelola *in-situ* (perbaikan di tempat), kini dialihkan menjadi proyek relokasi penuh demi menjaga keselamatan jangka panjang peserta didik.



‎Sembari menunggu proses birokrasi dan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) rampung, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan solusi transisi yang cepat. Bermitra dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), pembangunan Ruang Kelas Darurat (RKD) dijadwalkan mulai dibangun besok, Sabtu (6/6/2026).

‎MDMC akan mendirikan 3 lokal RKD untuk SDN 10 Linge dan 2 lokal RKD untuk SMPN 26 Takengon. Lokasi kelas darurat ini sengaja ditempatkan persis di samping area Hunian Sementara (Huntara) warga agar memudahkan aksesibilitas siswa. Targetnya, pada Tahun Ajaran Baru mendatang, para siswa sudah bisa meninggalkan gedung tumpangan dan menempati RKD tersebut.



‎Guna menunjang operasional pada masa transisi ini, Tim Kemendikdasmen menginstruksikan pihak sekolah untuk segera mengoptimalkan penyerapan dana bantuan operasional darurat yang telah dicairkan ke rekening mereka.

‎Saat ini, baik SDN 10 Linge maupun SMPN 26 Takengon telah mengantongi Bantuan Operasional Pembelajaran Darurat masing-masing sebesar Rp25 juta dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) untuk pengadaan mebeler sementara dan perangkat TIK kantor.

‎Khusus SDN 10 Linge, Direktorat Sekolah Dasar mengucurkan dana tambahan berupa Voucher Bantuan Operasional Bencana senilai Rp30 juta. Akumulasi dana stimulus sebesar Rp55 juta ini diarahkan untuk membiayai pembersihan sisa material lumpur yang mengeras di sekolah asal, menata ruang belajar darurat, serta menambah pasokan buku bacaan siswa.



‎Di sisi lain, tim gabungan mengingatkan bahwa momentum pemulihan pascabencana ini harus dibarengi dengan reorientasi pelayanan pendidikan secara makro di Aceh Tengah. Proses relokasi 17 sekolah ini diharapkan tidak sekadar memindahkan bangunan lama, melainkan menjadi momentum pemetaan ulang sebaran siswa.

‎Melalui opsi penggabungan (*regrouping*) atau redistribusi siswa yang proporsional, pembangunan fasilitas pendidikan baru ke depan diharapkan dapat berjalan lebih efisien, tepat sasaran, dan benar-benar mengikuti konsentrasi titik pemukiman baru warga setelah direlokasi dari zona merah.

Baca Juga:  Tingkatkan SDM Bidang Kesehatan, Aceh Tengah Jalin Kerja Sama dengan Kampus STIKes Mitra Husada Medan

Berita Terkait

‎Babinsa Koramil 05/Linge Pererat Silaturahmi dengan Warga Desa Antara Melalui Komsos
‎Babinsa Koramil 05/Linge Jalin Komsos dengan Pegawai PLN di Kute Robel
Polri Hadir di Tengah Musibah, Polsek Kute Panang Bersama Warga Gotong Royong di Rumah Korban Kebakaran
Taman Budaya Negeri Gayo Diresmikan, Jadi Pusat Pelestarian Seni dan Budaya Gayo
Polri Peduli, Polres Aceh Tengah Salurkan Sembako untuk Warga Lelumu Kecamatan Pegasing
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Gotong Royong Bersihkan Meunasah Bersama Warga di Blang Mancung Bawah
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Bangun Kamar Mandi Lewat Karya Bhakti di Pantan Penyo
‎Hari Kedua Berkantor di RSUD Datu Beru, Bupati Haili Yoga Temukan Sampah Puntung Rokok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:03 WIB

‎Babinsa Koramil 05/Linge Pererat Silaturahmi dengan Warga Desa Antara Melalui Komsos

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:52 WIB

‎Babinsa Koramil 05/Linge Jalin Komsos dengan Pegawai PLN di Kute Robel

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:12 WIB

Polri Hadir di Tengah Musibah, Polsek Kute Panang Bersama Warga Gotong Royong di Rumah Korban Kebakaran

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:19 WIB

Taman Budaya Negeri Gayo Diresmikan, Jadi Pusat Pelestarian Seni dan Budaya Gayo

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:25 WIB

Polri Peduli, Polres Aceh Tengah Salurkan Sembako untuk Warga Lelumu Kecamatan Pegasing

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:08 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Bangun Kamar Mandi Lewat Karya Bhakti di Pantan Penyo

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:20 WIB

‎Hari Kedua Berkantor di RSUD Datu Beru, Bupati Haili Yoga Temukan Sampah Puntung Rokok

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:37 WIB

HUT Ke-81 RI di Aceh Tengah Usung Konsep Pesta Rakyat, Masyarakat Diajak dan Ikut Berpartisipasi Aktif

Berita Terbaru