Wabup Muchsin Lepas Keberatan Para Maestro Seninan dan Budayawan Gayo

- Editor

Senin, 7 Juli 2025 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – pilargayonews.com | Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, MSP, didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah Drs. Mursyid, M.Si, melepas keberangkatan Seninan dan Budayawan Gayo peserta Panggung Maestro ke VIII, di Pelataran Halaman Setdakab Aceh Tengah, Senin (07/07/2025).

Panggung Maestro ke-8 akan digelar pada 11 hingga12 Juli 2025 mendatang, di Museum Nasional Indonesia, Jakarta dengan mengusung tema “Menjaga Maestro, Melangkah ke depan”.

Sebagai wadah pembinaan kebudayaan. Direktorat Film, Musik, dan Seni, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Bali Purnati, yang didukung oleh Yayasan Taut Seni dan Bumi Purnati Indonesia.

Untuk mengadakan program kebudayaan diantaranya, Atma, Tari, Tutur, Musik, Gerak, dan Rasa. Panggung Maestro yang menyajikan sebuah pergelaran seni dan pengalaman otentik tradisional seni pertunjukan Indonesia yang tahun 2025 ini turut diikuti oleh para Maestro dari dataran tinggi Gayo Kabupaten Aceh Tengah, diantaranya, Nasirudin Harun atau yang lebih dikenal dengan L.K. Ara, Maestro sastra, M. Din, Mahlil, dan Sukri sebagai Maestro Didong, serta Mustafa Rasyid dan Radensyah selaku Maestro Tari Guel.

Dalam arahannya saat melepas langsung keberatan tersebut, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk memberikan semangat dan menampilkan yang terbaik membawa nama baik Daerah pada Pagelaran Panggung Maestro ke-8, Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, MSP, menyampaikan.

Ucapan selamat jalan pada para Maestro yang dipandang telah layak untuk diakui di kancah Nasional, Wabup juga menitipkan harapan agar peserta Panggung Maestro ke – 8 dapat memberikan penampilan terbaiknya dan mengharumkan nama Gayo Aceh Tengah.

Baca Juga:  Janji Politik Satu Juta per RDKK dan Lainnya Tak Juga Terwujud, Masyarakat Diminta Lebih Cerdas

“Ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk menunjukkan kekayaan budaya Gayo terutama Aceh Tengah, kami berharap kepada para Maestro yang akan berangkat ini nantinya dapat menampilkan penampilan yang terbaik dan mengharumkan nama Daerah Gayo terkhusus Kabupaten Aceh Tengah di kancah Nasional”, Ungkapnya.

“Kepada Dinas terkait yang mendampingi juga agar dapat memastikan para Maestro ini mendapat pasilitas yang baik dan nyaman selama mengikuti rangkaian agenda kegiatan Panggung Maestro ke 8 bantinya”, Imbau Wabup Muchsin Hasan.

Untuk diketahui Panggung Maestro adalah inisiatif publik secara kolektif untuk mendukung para Maestro melalui riset mendalam untuk memperkuat keaslian warisan budaya Nusantara.

Untuk memantik inovator muda menggali, melindungi, mengembangkan dan menyebarkan karya bersama para Maestro. Sekaligus menguatkan identitas bangsa dan membangun ekonomi budaya yang berdaya tarik unik, baik secara melokal maupun mendunia.

Panggung Maestro adalah serangkaian agenda pagelaran bagi para Maestro yang telah mendedikasikan hidup mereka menjaga seni dan tradisi, dengan mengangkat tema “Pementasan Menyatupadu Terbatas” kali ini diadakan di Penataran Arca Museum Nasional Indonesia.

Sebuah bentuk pertunjukan yang menampilkan seni tradisi tari, musik, teater dari 3 daerah yaitu Gayo Aceh, Kalimantan Timur, dan Madura dengan menampilkan 6 orang maestro dari Gayo Aceh, 4 orang maestro dari Kalimantan Timur dan 2 orang maestro dari Madura.

Berita Terkait

‎ ‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Bantu Warga Panen Padi di Desa Terang Ulen
‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Gotong Royong Bersama Warga di Desa One-One
Masuk Tahun kedua memimpin, 11 Janji Politik Bupati Aceh Tenggara.Kaliber Aceh beri gelar bupati seremonial
‎ ‎Merasa Dirugikan, Keluarga Korban Desak Dua Reje di Bebesen Buka Suara Soal Dugaan Surat Bermasalah
Dandim 0106/Aceh Tegaskan Komitmennya Untuk Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Reje Payung Kecamatan Linge
Pemkab Aceh Tengah dan Mitra Swasta Mulai Pembangunan Gedung Hemodialisa RSUD Datu Beru, Perluas Akses Layanan Cuci Darah
‎Babinsa Koramil 04/Bintang Laksanakan Komsos Bersama Aparat Desa di LB II
‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Dampingi Warga Rawat Tanaman Cabai di Desa Binaan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 07:58 WIB

‎ ‎Babinsa Koramil 03/Pegasing Bantu Warga Panen Padi di Desa Terang Ulen

Senin, 29 Juni 2026 - 07:55 WIB

‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Gotong Royong Bersama Warga di Desa One-One

Senin, 29 Juni 2026 - 07:25 WIB

Masuk Tahun kedua memimpin, 11 Janji Politik Bupati Aceh Tenggara.Kaliber Aceh beri gelar bupati seremonial

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:58 WIB

‎ ‎Merasa Dirugikan, Keluarga Korban Desak Dua Reje di Bebesen Buka Suara Soal Dugaan Surat Bermasalah

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:56 WIB

Dandim 0106/Aceh Tegaskan Komitmennya Untuk Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Reje Payung Kecamatan Linge

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:05 WIB

‎Babinsa Koramil 04/Bintang Laksanakan Komsos Bersama Aparat Desa di LB II

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:02 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Dampingi Warga Rawat Tanaman Cabai di Desa Binaan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:48 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Dampingi Warga Rawat Tanaman Bawang di Kute Panang

Berita Terbaru