Takengon – pilargayonews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Aceh Tengah menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X di Hotel Gayo Petro, Takengon, Senin (06/07/2026).
Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., bersama Wakil Bupati Muchsin Hasan, MSP, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab ke-X sebagai bentuk konsistensi PPP dalam menjaga demokrasi dan memperkuat organisasi politik di Aceh Tengah.
Ia berharap proses musyawarah berjalan dengan baik serta menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa PPP semakin maju. Menurutnya, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin DPC PPP Aceh Tengah harus mampu merangkul seluruh kader dan membangun organisasi dengan semangat kebersamaan.
“Siapa pun yang terpilih sebagai ketua dan pengurus nantinya harus didukung bersama. Bangun organisasi dengan kolaborasi dan kekompakan, saling melengkapi serta saling menutupi kelemahan demi kemajuan bersama”, ucap Haili Yoga.
Selain itu, Haili Yoga mengajak PPP sebagai partai yang berlandaskan nilai-nilai Islam untuk terus menjadi pelopor terciptanya suasana politik yang sejuk serta mendukung berbagai program pembangunan daerah, di antaranya pemberian penghargaan bagi masjid dengan pengelolaan terbaik, jumlah jamaah salat Subuh terbanyak, imam terbaik, hingga rencana pembangunan Masjid Apung di kawasan pintu masuk Kampung Mendale.
Bupati Haili Yoga juga mengingatkan seluruh kader dan masyarakat agar turut menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung Aceh Tengah sebagai daerah tujuan wisata unggulan.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Aceh, H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan di Aceh Tengah. Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir berbagai perubahan positif mulai terlihat, baik dari sisi pembangunan daerah maupun pertumbuhan usaha masyarakat.
Ia menegaskan PPP akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan serta menjaga komunikasi politik yang mengedepankan musyawarah dan mufakat.
Amiruddin juga menjelaskan bahwa sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP, Muscab tidak memilih ketua secara langsung, melainkan membentuk tim formatur yang terdiri dari unsur DPP, DPW, dan perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Tim formatur tersebut diberikan waktu selama 20 hari untuk menyusun kepengurusan baru DPC PPP Aceh Tengah sebelum diusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) guna memperoleh pengesahan. Selanjutnya, kepengurusan DPC yang telah terbentuk diberi waktu satu bulan untuk membentuk kepengurusan PAC di 14 kecamatan.
Usai pembukaan, Muscab dilanjutkan dengan rapat pleno yang berlangsung sepanjang hari. Agenda sidang meliputi pembentukan komisi-komisi, pembahasan program kerja dan rekomendasi organisasi, pengesahan hasil sidang komisi, serta penetapan tim formatur yang akan menyusun kepengurusan harian DPC PPP Kabupaten Aceh Tengah periode mendatang.






