Taman Budaya Negeri Gayo Diresmikan, Jadi Pusat Pelestarian Seni dan Budaya Gayo

- Editor

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi meresmikan Taman Budaya Negeri Gayo di halaman Gedung Olah Seni Takengon, Jumat (10/7/2026). Peresmian dilakukan oleh Menteri Kebudayaan RI yang diwakili Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Agus Mulyana, M.Hum.

Dalam sambutannya, Agus Mulyana menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam menghadirkan ruang khusus bagi pelestarian dan pengembangan budaya Gayo. Menurutnya, sepanjang menghadiri berbagai kegiatan kebudayaan di kabupaten, kota, dan provinsi di Indonesia, baru kali ini ia menghadiri peresmian sebuah taman budaya di tingkat kabupaten.

“Ini menjadi sebuah kebanggaan. Aceh Tengah memiliki sejarah dan kebudayaan yang sangat kuat sehingga perlu terus dijaga sebagai identitas masyarakat”, ujarnya.

Ia mengatakan, di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, generasi muda dihadapkan pada berbagai pengaruh budaya luar. Karena itu, keberadaan Taman Budaya Negeri Gayo diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat jati diri masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap lestari.

Menurut Agus Mulyana, Indonesia merupakan negara dengan kekayaan budaya yang luar biasa atau mega diversity. Oleh karena itu, sesuai amanat Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan, budaya tidak hanya harus dilestarikan, tetapi juga dimanfaatkan dan dikembangkan agar memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Polsek Silih Nara Matangkan 10 Hektar Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan Kuartal III

“Hadirnya Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian tersendiri menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memajukan kebudayaan nasional. Budaya harus menjadi identitas sekaligus mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi melalui industri budaya”, katanya.

Ia juga mengungkapkan telah meninjau museum di Aceh Tengah sebelum menghadiri peresmian. Menurutnya, usulan revitalisasi museum masih dalam tahap pembahasan di Kementerian Kebudayaan dan diharapkan dapat memperoleh dukungan anggaran pada tahun ini.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Kebudayaan atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kebudayaan di Negeri Gayo.

Bupati menjelaskan, Aceh Tengah merupakan daerah yang terbuka terhadap keberagaman adat dan budaya. Aktivitas kesenian masyarakat juga tumbuh dengan baik, terlihat dari berbagai pertunjukan musik serta tradisi masyarakat yang menjadikan seni sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan pesta adat dan pernikahan.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi Aceh Tengah yang sebelumnya terdampak banjir dan longsor kini mulai berangsur pulih. Aktivitas masyarakat dan kunjungan ke daerah tersebut mulai meningkat kembali.

“Kami berharap budaya Gayo terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Kehadiran Taman Budaya Negeri Gayo menjadi langkah penting untuk melestarikan, mengembangkan, sekaligus mempromosikan seni dan budaya daerah kepada generasi mendatang”, ungkapnya.

Berita Terkait

Polres Bener Meriah Tetapkan Dua Pelajar sebagai Tersangka Kasus Kekerasan terhadap anak
Wabup Muchsin Hasan Buka Pacuan Kuda Tradisional Gayo, Tegaskan Event Harus Bersih dari Judi dan Pungutan Liar
‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Jadi Irup Upacara Bendera Mingguan di SD Negeri 4 Bebesen
Dandim 0106/Aceh Tengah Menghadiri PORDASI Untuk Memperkuat Sinergi
Polres Bener Meriah Terangkan Perkembangan Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Viral di Media Sosial
‎Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Laksanakan Karya Bhakti Bersama Warga Desa Pedemun One-One
‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan Desa Bergang
‎Gunakan Hak Pengawasan, Ketua DPRK Tegur Pelaksana dan Dinas Terkait Isu Tarif Lapak Pacuan Kuda
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Polres Bener Meriah Tetapkan Dua Pelajar sebagai Tersangka Kasus Kekerasan terhadap anak

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Wabup Muchsin Hasan Buka Pacuan Kuda Tradisional Gayo, Tegaskan Event Harus Bersih dari Judi dan Pungutan Liar

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:47 WIB

‎Babinsa Koramil 02/Bebesen Jadi Irup Upacara Bendera Mingguan di SD Negeri 4 Bebesen

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Menghadiri PORDASI Untuk Memperkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:10 WIB

‎Babinsa Koramil 09/Ketol Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan Desa Bergang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:10 WIB

‎Gunakan Hak Pengawasan, Ketua DPRK Tegur Pelaksana dan Dinas Terkait Isu Tarif Lapak Pacuan Kuda

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Empat Tahun Satupena.co.id: Merawat Kebersamaan, Menjaga Integritas, Menghasilkan Karya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:27 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Rangkul Tokoh Agama, Masyarakat dan Pemuda Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru