Tidak Ada Garis Polisi, Keseriusan APH Dipertanyakan

- Editor

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah,PilargayoNews.com  – Garis polisi tidak terpasang di lokasi penggerebekan dugaan pengoplosan minyak di Aceh Tengah, menimbulkan pertanyaan tentang keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani kasus ini.

Aktivis Edi Syahputra Linge menyoroti ketidakprofesionalan aparat penegak hukum (APH) dalam menangani kasus dugaan pengoplosan minyak di Desa Tansaril, Aceh Tengah. Menurut Edi, tidak adanya garis polisi di lokasi penggerebekan menimbulkan pertanyaan tentang keseriusan APH dalam menangani kasus tersebut.

Edi juga menyayangkan kurangnya pengamanan terhadap barang bukti, seperti dugaan gudang tempat pengoplosan, yang dapat membahayakan proses penyelidikan. Publik masih penasaran tentang perkembangan kasus ini, terutama setelah dokumentasi aktivitas kendaraan distribusi tersebar luas di masyarakat.

Baca Juga:  Kodim 0106 dan Dinas Perikanan Aceh Tengah Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan Ramah Lingkungan

Dalam kasus serupa, Dugaan pengungkapan kasus pengoplosan BBM ilegal oleh polisi menunjukkan bahwa tindakan tegas terhadap pelaku sudah dilakukan. Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman hukuman yang berat.

Edi berharap agar APH segera menangkap pelaku dan menindaklanjuti kasus ini untuk menunjukkan keseriusan dan ketegasan dalam menangani kegiatan ilegal. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum dapat terjaga.

“Kasus dugaan pengoplosan minyak di Aceh Tengah menjadi tantangan bagi APH untuk membuktikan keseriusan dan profesionalisme dalam menangani kegiatan ilegal, demi menjaga keamanan dan kepercayaan masyarakat.” Tutup Edi.

(Rel)

Berita Terkait

RSUD Datu Beru Rutin Adakan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Setiap Tahun
Polres Aceh Tengah Tangkap Pria 60 Tahun, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak
‎Babinsa Rusip Antara Imbau Warga Pilar Jaya Waspada Bencana Musim Hujan
Jumat Berkah Polres Aceh Tengah Kembali Bagikan Makanan dan Bubur untuk Masyarakat di Depan Mapolres
Peresmian dan Peusejuk Jembatan Bailey di Bergang Berlangsung Khidmat, Perkuat Akses dan Pemulihan Wilayah
‎Wujud Kepedulian, Babinsa Aktif Komsos Bersama Warga di Celala
Jaksa Menyapa: Sinergi Cegah Narkoba, Selamatkan Remaja dari Ancaman Narkotika
Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah Rampungkan Pemasangan Jembatan Bailey di Ketol
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:15 WIB

RSUD Datu Beru Rutin Adakan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Setiap Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 08:57 WIB

Polres Aceh Tengah Tangkap Pria 60 Tahun, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak

Sabtu, 25 April 2026 - 05:32 WIB

‎Babinsa Rusip Antara Imbau Warga Pilar Jaya Waspada Bencana Musim Hujan

Jumat, 24 April 2026 - 10:16 WIB

Jumat Berkah Polres Aceh Tengah Kembali Bagikan Makanan dan Bubur untuk Masyarakat di Depan Mapolres

Jumat, 24 April 2026 - 06:52 WIB

‎Wujud Kepedulian, Babinsa Aktif Komsos Bersama Warga di Celala

Kamis, 23 April 2026 - 10:41 WIB

Jaksa Menyapa: Sinergi Cegah Narkoba, Selamatkan Remaja dari Ancaman Narkotika

Kamis, 23 April 2026 - 10:17 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah Rampungkan Pemasangan Jembatan Bailey di Ketol

Kamis, 23 April 2026 - 10:09 WIB

Pasca Bencana, Polsek Linge Bantu Penyeberangan Warga dan Semangati Siswa Belajar di Tenda Darurat

Berita Terbaru