Diduga Demi Syahwat Jabatan, Siltap Perangkat Desa Tertahan: Kaliber Aceh Soroti Pemborosan Anggaran Pemkab Agara

- Editor

Jumat, 13 Juni 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara, Pilargayonews.com — Ketua LSM Kaliber Aceh, Zoel Kenedi, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara (Pemkab Agara) yang diduga dinilai tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Kritik itu terutama ditujukan atas pembelian mobil dinas Bupati senilai Rp 2,6 miliar dan anggaran rehabilitasi Pendopo Bupati serta ruang kerja senilai Rp 2,4 miliar.

Menurut Zoel, kebijakan tersebut mencerminkan pemborosan anggaran daerah di tengah kesulitan ekonomi yang sedang dihadapi masyarakat, terutama aparatur desa yang hingga kini belum menerima pembayaran siltap (penghasilan tetap) selama 4 hingga 5 bulan terakhir.

“Alangkah bijaknya jika anggaran sebesar itu dialihkan untuk kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, dan pemulihan ekonomi. Terutama untuk membayar siltap perangkat desa yang sudah berbulan-bulan tertunggak,” tegas Zoel kepada media, Jumat (13/6/2025).

Ia menyebut bahwa pengadaan kendaraan dinas dengan nilai fantastis tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja aparatur, justru memperlihatkan kecenderungan gaya hidup mewah yang tidak sesuai dengan kondisi riil daerah.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Tengah Bentuk Satgas Pengawasan Pajak dan Retribusi Daerah Untuk Optimalisasi PAD

“Mentalitas seperti ini menunjukkan kerakusan, seolah-olah tidak pernah merasa cukup. Para pemimpin kita ini bukan orang susah, tapi tetap tak mampu menahan syahwat kekuasaan untuk tidak membeli fasilitas mewah,” sambungnya.

Zoel juga mempertanyakan sensitivitas dan empati para pejabat terhadap kondisi rakyat. Ia menilai kebijakan pembelian mobil dinas dan renovasi pendopo Bupati tidak mencerminkan visi dan misi kepala daerah yang pernah disampaikan saat kampanye.

“Wahai para pemimpin Negeri Metuah yang sepakat segenap ini, bukalah mata dan hatimu. Lihatlah bagaimana aparatur desa menjerit karena belum menerima hak mereka. Dana dari dua kegiatan ini seharusnya bisa digunakan untuk membayar siltap yang tertunggak,” tandasnya.

Pernyataan Zoel Kenedi ini pun mendapat perhatian dari berbagai kalangan yang menilai bahwa transparansi dan prioritas dalam penggunaan anggaran daerah perlu dikaji ulang, agar pembangunan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat banyak, bukan semata-mata memenuhi keinginan elite.

Berita Terkait

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan
Bupati Aceh Tengah Temui KKP RI, Bahas Usulan Bantuan Bagi Nelayan Yang Terdampak Bencana Hidrometreologi
‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan
‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah
Kuliah Umum Pengembangan Kopi Gayo, Bupati Aceh Tengah Jalin Kerja Sama Peningkatan SDM dengan PEPI
Bupati Aceh Tengah Temui Ketua BAZNAS RI, Ajukan Bantuan Pemberdayaan Korban Bencana
‎Sekda Aceh Tengah Hadiri Peresmian Tiga Jembatan Gantung oleh Kasad Secara Virtual
Peresmian 3 Titik Jembatan di Aceh Tengah oleh Kasad Secara Vicon, Terpusat di Aceh Utara
Berita ini 564 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:17 WIB

GMNI Desak Bupati Aceh Tengah Buka Data Penanganan Bencana hidrometeorologi Secara Transparan

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:31 WIB

Pembangunan Huntara dan Huntap di Wilayah Koramil 05/Linge Capai Progres Signifikan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:52 WIB

Polres Aceh Tengah Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Perkuat Pelayanan dan Zona Integritas

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:25 WIB

Personel Satgas Gulbencal Laksanakan Pembersihan dan Perluasan Jalan Akibat Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:35 WIB

‎3.000 Sasaran Terima Program MBG di Lut Tawar, SPPG Takengon Timur Salurkan Menu Bergizi ke Sekolah dan Kelompok Rentan

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04 WIB

‎Pasar Murah Digelar di Kecamatan Kebayakan, Warga Antusias Sambut Program Pemkab Aceh Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:50 WIB

Kapolres Aceh Tengah Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Kota Takengon Menjadi Polsek Kebayakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:48 WIB

Kapolres Aceh Tengah Resmikan Perubahan Nomenklatur Polsek Kota Takengon Menjadi Polsek Kebayakan

Berita Terbaru